SPOILER ALERT!!!
4 Kesalahan yang Dilakukan Peter Parker di Spider-Man Brand New Day

- Peter menunda menghubungi MJ dan Ned selama empat tahun, sehingga MJ telah melanjutkan hidupnya.
- Kepercayaan Peter kepada Damage Control membuat Jean diserahkan kepada organisasi yang tidak bisa dipercaya.
- Inhibitor chip dan kurangnya pemahaman Peter terhadap Jean memunculkan masalah baru dalam konflik yang dihadapinya.
Kalau seorang protagonis selalu melakukan hal yang benar, cerita biasanya justru kehilangan konflik.
Dan di Spider-Man: Brand New Day, beberapa masalah besar ternyata muncul karena Peter Parker sendiri mengambil keputusan yang kurang tepat.
Bukan berarti Peter bertindak bodoh. Sebagian besar keputusannya punya alasan yang bisa dipahami.
Namun tetap saja, keputusan-keputusan tersebut akhirnya menimbulkan masalah.
Apa saja?
Table of Content
1. Terlalu lama mengungkap identitasnya kepada MJ

Peter sebenarnya sudah menyiapkan surat untuk MJ dan berniat mengungkap bahwa dirinya adalah Peter Parker.
Namun ia pada akhirnya tak sempat melakukannya.
Ketika MJ akhirnya menemukan dan membaca surat tersebut, dia mengaku tidak merasakan apa pun terhadap Peter.
Memang, sihir Doctor Strange adalah alasan utama semua orang melupakan Peter. Namun keputusan Peter untuk sama sekali tidak mencoba menghubungi MJ dan Ned selama bertahun-tahun juga punya konsekuensi.
Selama empat tahun itu, MJ sudah lulus kuliah, melanjutkan hidup, bahkan memiliki pacar baru.
Yang lebih pahit, Peter melakukan semua itu karena merasa sedang melindungi MJ dan Ned.
Namun MJ kemudian menyorot sisi lain dari keputusan tersebut: Peter tidak memberi mereka kesempatan untuk menentukan sendiri apakah mereka ingin kembali mengenalnya atau tidak.
Peter ingin melindungi orang yang ia sayangi, tetapi caranya justru menghilangkan agensi mereka.
2. Terlalu mudah percaya kepada Damage Control

Peter juga terlalu cepat mempercayai Department of Damage Control.
Padahal ia sudah melihat Bill Metzger mempekerjakan The Hand dan seharusnya mulai mempertanyakan apa sebenarnya yang dilakukan organisasi tersebut.
Namun Peter tetap menyerahkan Jean kepada Damage Control.
Keputusan itu akhirnya menjadi salah satu pemicu konflik terbesar di babak akhir.
Peter memang berniat melakukan hal yang benar: menyerahkan seorang mutan berbahaya kepada pihak yang dianggap berwenang.
Masalahnya... pihak berwenang tersebut ternyata tidak bisa dipercaya.
3. Menciptakan inhibitor chip tanpa memikirkan konsekuensi jangka panjang

Peter sebenarnya punya alasan kuat untuk membuat inhibitor chip.
Kekuatan laba-labanya sendiri sedang mengalami perubahan dan semakin sulit dikendalikan, sementara ia juga harus menghadapi Jean Grey.
Jadi masuk akal jika Peter ingin menciptakan teknologi yang bisa menekan atau menonaktifkan kekuatan super ketika keadaan menjadi tidak terkendali.
Masalahnya adalah siapa yang akhirnya memiliki teknologi tersebut.
Chip yang digunakan Peter untuk menghadapi Jean tampaknya jatuh ke tangan Damage Control.
Dan masalahnya belum selesai.
Bill Metzger masih hidup dan keberadaannya belum jelas, sementara pengetahuan tentang teknologi yang mampu menghambat kekuatan super bisa menjadi sangat berbahaya jika jatuh ke tangan orang yang salah.
Apalagi sekarang MCU mulai memperkenalkan semakin banyak mutan.
Peter mungkin menciptakan teknologi itu untuk menyelesaikan satu masalah. Namun tanpa sengaja, ia juga mungkin menciptakan alat yang bisa menjadi masalah besar di masa depan.
4. Gagal memahami Jean sebelum menyerahkannya kepada Damage Control

Yang ini sebenarnya juga merupakan kesalahan Jean.
Sejak awal, Jean memang membuat dirinya sulit dipercaya. Ia mengincar MJ, membajak tubuh orang lain, dan bahkan menggunakan kekuatannya untuk menyerang Peter.
Namun Peter juga tidak benar-benar menggali lebih dalam soal alasan Jean melakukan semua itu.
Kalau Peter mencari tahu sejak awal, ia mungkin bisa mengetahui bahwa Jean sebenarnya sedang mencari kakaknya, Sara Grey.
Dan di sinilah ironi terbesar keputusan Peter muncul.
Peter menyerahkan seorang gadis yang sedang mencari kakaknya kepada organisasi yang ternyata telah menangkap dan bereksperimen terhadap kakaknya.
Jean memang melakukan banyak kesalahan dan tindakannya membahayakan orang lain.
Tetapi Peter juga tidak memiliki informasi lengkap ketika mengambil keputusan.
Dan itu menjadi salah satu tragedi terbesar Brand New Day.




















