Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Install

3 Keputusan Menarik Yelena Belova Sebagai Pemimpin New Avengers

3 Keputusan Menarik Yelena Belova Sebagai Pemimpin New Avengers
Yelena Belova (dok. Walt Disney Studios Motion Pictures/Thunderbolts*)
Intinya Sih
  • Yelena menerima identitas New Avengers saat Valentina terpojok, lalu menegaskan kendali tim atas Val melalui bisikan "We own you now", meski tidak memaafkan tindakannya.

  • Dia punya dua langkah menarik di Spider-Man: Brand New Day yang masih spoiler.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

SPOILER ALERT!

Di akhir Thunderbolts, Yelena Belova dan rekan-rekannya secara mengejutkan diumumkan sebagai New Avengers. Nama yang sebelumnya sempat dilontarkan secara asal oleh Red Guardian itu akhirnya benar-benar menjadi identitas resmi tim mereka.

Menariknya, sejak menjadi pemimpin New Avengers, Yelena sudah mengambil beberapa keputusan yang menunjukkan gaya kepemimpinannya sendiri.

Apa saja?

1. Membalik keadaan dengan satu bisikan kepada Val

Yelena Belova (dok. Marvel Studios/Thunderbolts*)
Yelena Belova (dok. Marvel Studios/Thunderbolts*)

Keputusan pertama Yelena terjadi di akhir Thunderbolts, ketika New Avengers diumumkan.

Saat Valentina Allegra de Fontaine terpojok, ia mencoba menyelamatkan dirinya dengan mengumumkan Thunderbolts sebagai New Avengers.

Sebenarnya Yelena bisa saja menolak.

Soalnya proyek Sentry yang akhirnya melahirkan Void di film tersebut berakar dari tindakan Val. Val juga yang mengincar nyawa mereka semua.

Namun Yelena justru menerima kesempatan itu.

Bukan berarti ia memaafkan Val.

Ia kemudian membisikkan kalimat yang sangat menarik: "We own you now."

Kalimat singkat itu seolah menegaskan bahwa New Avengers bersedia menerima posisi tersebut, tetapi mereka juga memegang kendali atas Val karena mengetahui semua rahasia dan dosa yang pernah ia lakukan.

Sejauh ini, New Avengers pun terasa beroperasi tanpa berada di bawah kendali Val, meski Sam Wilson masih memandang mereka dengan penuh kecurigaan.

2. Langkah di Spider-Man: Brand New Day #1

Still cut resmi film Spider-Man: Brand New Day dari Marvel Studios yang digunakan sebagai materi promosi film.
still cut film Spider-Man: Brand New Day (dok. Marvel Studios)

Di Spider-Man: Brand New Day, Yelena sempat mengatakan kepada Spider-Man bahwa kasus yang sedang ia hadapi hanyalah "kentang kecil", sementara New Avengers sedang menangani "kentang besar."

Meski begitu, Yelena tetap membagikan informasi yang ia miliki mengenai sosok misterius yang menyerang Damage Control.

Keputusan ini menarik.

Ia sebenarnya bisa saja berkata, "Itu bukan urusan kami."

Namun ia tetap membantu, meski hanya dengan memberikan intel yang mungkin berguna bagi Spider-Man.

Lucunya, setidaknya dari yang diperlihatkan sejauh ini, New Avengers justru terasa lebih terbuka membantu hero lain dalam kasus seperti ini dibanding Avengers yang dipimpin Sam Wilson.

3. Langkah di Spider-Man: Brand New Day #2

Kemungkinan William Metzger di Spider-Man Brand New Day.jpg
Kemungkinan William Metzger di Spider-Man Brand New Day

Di Brand New Day terungkap bahwa Department of Damage Control (DODC) melakukan eksperimen mengerikan terhadap Sara Grey maupun Jean Grey.

Berbagai data mengenai eksperimen tersebut kemudian berusaha dihapus.

Namun Yelena memilih membantu Jean DeWolff menyelidiki DODC.

Keputusan ini menunjukkan bahwa meski New Avengers sering beroperasi di wilayah abu-abu, mereka tetap mau bekerja sama dengan penegak hukum ketika hal tersebut dapat membantu mengungkap kejahatan dan memberikan keadilan bagi para korban.

New Avengers justru mulai terasa seperti S.H.I.E.L.D.

Logo SHIELD milik Dinas Tata Ruang Kota Semarang yang dianggap mirip Marvel. (Twitter/@F_Nusaputra)
Logo SHIELD milik Dinas Tata Ruang Kota Semarang yang dianggap mirip Marvel. (Twitter/@F_Nusaputra)

Yang paling menarik dari kepemimpinan Yelena adalah arah timnya.

New Avengers sejauh ini tidak hanya bertarung melawan ancaman besar.

Mereka juga mengumpulkan, menganalisis, dan membagikan informasi penting kepada pihak yang membutuhkan.

Peran seperti ini justru mengingatkan pada S.H.I.E.L.D. di era Nick Fury.

Mereka memiliki jaringan intelijen, mengetahui berbagai peristiwa yang terjadi di balik layar, lalu memutuskan kepada siapa informasi tersebut harus diberikan.

Pendekatan ini juga terasa sangat cocok untuk Yelena sendiri.

Bagaimanapun, ia adalah mantan Black Widow, seorang agen yang sejak awal hidupnya dibentuk untuk mengumpulkan informasi dan menjalankan operasi rahasia.

Yang lucu, kondisi ini membuat New Avengers tidak benar-benar menjadi "Avengers versi kedua."

Sebaliknya, mereka mulai mengisi peran yang berbeda.

Kalau Avengers yang dipimpin Sam Wilson nantinya lebih difokuskan menghadapi ancaman berskala global atau kosmis, New Avengers justru berpotensi menjadi tim yang bergerak di balik layar: mengumpulkan intel, membantu penyelidikan, dan memberikan dukungan kepada hero lain ketika diperlukan.

Dengan pembagian seperti itu, kedua tim bisa eksis berdampingan tanpa terasa saling tumpang tindih. Justru mereka dapat saling melengkapi, meski memakai nama "Avengers" yang sama.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More