Ini Alasan dan Tujuan Doctor Doom di Avengers Doomsday, Motivasinya!

- Doctor Doom diposisikan sebagai pusat konflik Avengers: Doomsday, dengan petunjuk bahwa ia meyakini tindakannya bertujuan menyelamatkan multiverse dari kehancuran akibat Incursion.
- Tragedi kehilangan orang-orang terdekat diduga membentuk motivasi Victor; ia mungkin rela mengorbankan sebagian realitas atau individu demi mencegah kehancuran yang lebih besar.
- Dialog tentang “kehidupan curian” mengarah pada kemungkinan Doom menilai perubahan waktu dan multiverse sebagai masalah, lalu ingin menghapus tatanan lama untuk membangun realitas baru.
Doctor Doom akan menjadi pusat konflik di Avengers: Doomsday, tetapi motivasi sebenarnya masih menjadi misteri. Dari petunjuk yang sudah diberikan Marvel, Doom tampaknya tidak sekadar ingin menghancurkan dunia atau mengalahkan para Avengers. Ada kemungkinan ia justru percaya bahwa dirinya sedang melakukan sesuatu yang benar untuk menyelamatkan multiverse.
Kemungkinan tersebut menarik karena Kevin Feige pernah menggambarkan Doom sebagai sosok yang percaya dirinya adalah seorang pahlawan.
Sementara itu, Special Look Avengers: Doomsday memperlihatkan sedikit gambaran tentang masa lalu Victor yang kehilangan orang-orang penting dalam hidupnya. Dari sini, muncul tiga kemungkinan mengenai apa yang sebenarnya ingin dicapai Doom.
Table of Content
1. Menyelamatkan Multiverse dengan Caranya Sendiri

Doctor Doom di Avengers: Doomsday (dok. Marvel Studios/Avengers: Doomsday) Tujuan pertama Doom kemungkinan adalah menghentikan kehancuran multiverse akibat Incursion. Ia mungkin menyadari bahwa berbagai realitas semakin tidak stabil dan percaya dirinya memiliki solusi yang tidak mampu dilakukan para Avengers.
Masalahnya, Doom kemungkinan tidak memiliki pendekatan yang sama dengan para pahlawan. Kalau ada realitas yang harus dikorbankan agar realitas lain bisa bertahan, ia mungkin tidak akan ragu mengambil keputusan tersebut. Inilah yang bisa membuatnya terlihat seperti villain meskipun merasa sedang menyelamatkan semua orang.
Kemungkinan ini juga memiliki dasar dari komik Secret Wars. Doom pernah berusaha menghadapi kehancuran multiverse dan kemudian menciptakan Battleworld dari sisa realitas yang ada. Jika MCU mengambil inspirasi serupa, tujuan Doom di Doomsday bisa menjadi lebih kompleks daripada sekadar mencari kekuasaan.
2. Doom Menganggap Kehidupan Para Pahlawan Adalah "Curian"

Doctor Doom di Avengers: Doomsday (dok. Marvel Studios/Avengers: Doomsday) Ini mungkin menjadi petunjuk terbesar dari Special Look. Doom mengatakan, “All of you have lived stolen lives. Now you must give them back.” Marvel belum menjelaskan secara resmi apa yang dimaksud dengan kehidupan yang dicuri tersebut, tetapi pilihan adegan di sekitar dialog itu membuat teorinya semakin menarik.
Beberapa karakter yang terlihat dalam materi tersebut memiliki kehidupan atau keluarga yang berkaitan dengan perubahan besar dalam timeline dan multiverse. Ada Steve Rogers bersama anaknya, Thor bersama Love, serta keluarga Fantastic Four. Karena itu, ada kemungkinan Doom melihat kehidupan yang sekarang mereka jalani sebagai sesuatu yang seharusnya tidak pernah mereka miliki.
Salah satu teori yang berkembang adalah Doom menganggap campur tangan terhadap waktu dan realitas telah menciptakan kehidupan yang “dipinjam”. Avengers: Endgame sendiri memperlihatkan Avengers melakukan perjalanan waktu untuk mengembalikan korban Snap. Dari sudut pandang para pahlawan, mereka menyelamatkan miliaran orang. Namun, Doom mungkin melihat tindakan tersebut sebagai bagian dari masalah yang membuat multiverse sekarang tidak stabil.
3. Doom Ingin Menghapus Realitas Lama dan Membangun Dunia Baru

Doctor Doom di Avengers: Doomsday (dok. Marvel Studios/Avengers: Doomsday) Kalau Doom benar-benar percaya bahwa kehidupan yang sekarang adalah “stolen lives”, tujuan akhirnya mungkin bukan sekadar menghentikan Incursion. Ia bisa saja ingin mengakhiri tatanan multiverse yang ada dan menciptakan realitas baru berdasarkan versinya sendiri.
Inilah bagian yang paling mengingatkan pada Secret Wars. Dalam komik, Doom berhasil mengambil sisa-sisa multiverse dan membangun Battleworld, kemudian menempatkan dirinya sebagai penguasa realitas tersebut. Jika MCU mengambil konsep dasarnya, Doom mungkin merasa bahwa dunia lama sudah terlalu rusak untuk diselamatkan sehingga satu-satunya solusi adalah membangun ulang semuanya.
Dengan begitu, tujuan Doom mungkin sebenarnya cukup sederhana, menyelamatkan realitas dengan menghancurkan tatanan yang sekarang.
Ia tidak melihat dirinya sebagai orang yang menghancurkan dunia, melainkan seseorang yang berani melakukan hal yang tidak sanggup dilakukan pahlawan lain. Dan justru karena Doom percaya dirinya adalah pahlawan, Avengers mungkin akan kesulitan meyakinkannya bahwa dirinya sedang melakukan kesalahan.


















