VisionQuest Akan Perlihatkan Reaksi FRIDAY terhadap Kematian Iron Man?

- F.R.I.D.A.Y. mendampingi Tony Stark hingga momen terakhirnya dalam Avengers: Endgame.
- Terry Matalas mengangkat pertanyaan tentang AI yang tidak mampu melindungi orang yang menjadi tanggung jawabnya.
- VisionQuest memiliki Mind Space yang dihuni J.A.R.V.I.S., F.R.I.D.A.Y., E.D.I.T.H., dan Ultron.
F.R.I.D.A.Y. adalah salah satu AI yang paling dekat dengan Tony Stark alias Iron Man.
Ia membantu Tony mengoperasikan berbagai armor dan sistemnya, bahkan mendampingi sang superhero hingga momen terakhirnya di Avengers: Endgame.
Namun setelah kematian Tony, nasib F.R.I.D.A.Y. sendiri nyaris tidak pernah dibahas lagi.
Menariknya, VisionQuest tampaknya akan memberikan kesempatan untuk melihat kembali karakter tersebut.
Dan mungkin kita akan diperlihatkan sesuatu yang selama ini belum pernah benar-benar dieksplorasi MCU:
Bagaimana rasanya bagi sebuah AI ketika ia gagal melindungi manusia yang seharusnya ia lindungi?
Table of Content
1. "Bagaimana rasanya bagi sebuah AI ketika tidak mampu melindungi orang yang seharusnya mereka lindungi?"

Tony menginstall F.R.I.D.A.Y (dok. Marvel Studios/Avengers: Age of Ultron) Pada SFX Magazine, showrunner VisionQuest Terry Matalas membahas kehadiran F.R.I.D.A.Y. dalam serial ini.
Ia mengangkat satu pertanyaan yang menarik:
"F.R.I.D.A.Y. ada di sana saat Tony Stark meninggal. Bagaimana rasanya bagi sebuah AI, tidak mampu melindungi orang yang seharusnya mereka lindungi?"
Dan ini bisa menjadi salah satu aspek emosional menarik dari VisionQuest.
F.R.I.D.A.Y. bukan manusia. Ia tidak mengalami emosi dengan cara yang sama seperti manusia.
Namun selama bertahun-tahun, ia berfungsi sebagai asisten Tony, mengikuti perintahnya, membantu mengoperasikan armor, dan berada di sana dalam berbagai situasi berbahaya.
Sampai akhirnya Tony meninggal.
Dan F.R.I.D.A.Y. tidak mampu menghentikannya.
2. Dunia pikiran Vision dipenuhi AI lain

Poster resmi VisionQuest yang menampilkan jadwal tayang 14 Oktober di Disney+. (Marvel Television) Dari trailer, kita sudah tahu bahwa Vision memiliki semacam Mind Space, sebuah ruang mental yang dihuni berbagai persona AI.
Ada J.A.R.V.I.S., F.R.I.D.A.Y., E.D.I.T.H., dan bahkan... Ultron.
Yang menarik, mereka tampaknya dapat muncul dalam bentuk avatar manusia.
Ultron sendiri sempat muncul dalam bentuk robot sebelum Vision menyuruhnya menggunakan avatar manusia di trailer.
Jadi akan sangat menarik kalau VisionQuest benar-benar memperlihatkan F.R.I.D.A.Y. dalam wujud manusia ketika membicarakan Tony dengan Vision.
3. F.R.I.D.A.Y. di Avengers: Endgame

Tony Stark dan Pepper Potts (dok. Walt Disney Studios Motion Pictures/Avengers: Endgame) Kita bahkan sudah pernah melihat F.R.I.D.A.Y. menghadapi kematian Tony.
Setelah Tony melakukan Snap, tubuhnya berada dalam kondisi sangat buruk.
Pepper Potts kemudian bertanya ke F.R.I.D.A.Y. Respons AI tersebut terdengar sangat mekanis:
"Life functions critical."
Hanya beberapa kata.
Namun di balik respons mekanis itu, ada situasi yang cukup tragis.
F.R.I.D.A.Y. sudah membantu Tony dalam berbagai pertempuran.
Ia bisa mengendalikan armor. Menganalisis situasi. Memberikan informasi. Membantu Tony menghadapi berbagai ancaman.
Tetapi pada momen terakhir Tony Stark... tidak ada lagi yang bisa ia lakukan selain memberi analisis kondisi penggunanya.
Karena itu, menarik kalau VisionQuest membawa kita kembali ke situasi tersebut dari perspektif F.R.I.D.A.Y.
Bukan lagi sekadar:
"Tony Stark meninggal."
Tetapi:
"Apa yang terjadi pada F.R.I.D.A.Y. setelah orang yang selama ini menjadi tanggung jawabnya meninggal?"



















