Emma Frost versi January Jones di X-Men: First Class sebenarnya sudah punya beberapa elemen visual yang sangat ikonik.
Penampilannya terasa seperti Emma Frost.
Kemampuan berubah menjadi bentuk berlian juga sudah ada.
Namun film tersebut tidak terlalu mengeksplorasi kompleksitas Emma sebagai karakter—perempuan yang tajam, dominan, sangat percaya diri, manipulatif ketika diperlukan, tetapi juga punya sisi rentan dan sejarah yang jauh lebih rumit.
Jadi ada kesan: "Penampilannya Emma Frost, tetapi kita belum benar-benar mendapatkan Emma Frost sepenuhnya."
Kalau Samara Weaving benar-benar menjadi Emma Frost MCU, Marvel punya kesempatan untuk menggali sisi-sisi tersebut lebih dalam.
Terutama kalau Emma ditempatkan dekat Jean Grey.
Karena kalau Jean adalah telepath muda dengan kekuatan besar yang masih belajar memahami dirinya sendiri, Emma bisa menjadi sosok yang sudah jauh lebih menguasai kekuatan mentalnya sekaligus sangat piawai menggunakan persona sosialnya.
Dan kalau mereka akhirnya menjadi rival sekaligus sekutu?
Itu bisa jadi salah satu hubungan paling menarik dalam X-Men MCU.