4 Fakta Soal Claire Temple Dipotong dari Spider-Man Brand New Day

- Rosario Dawson serta penulis Chris McKenna dan Erik Sommers mengonfirmasi adegan Claire Temple telah dibuat, tetapi tidak masuk versi final.
- Adegan Claire ditempatkan setelah pertarungan Spider-Man melawan Scorpion, saat Peter pergi ke rumah sakit sebelum menemui Bruce Banner.
- Adegan dipotong karena keterbatasan durasi, bukan karena dianggap buruk, sementara Rosario Dawson berharap dapat kembali menjadi Claire Temple.
Claire Temple adalah salah satu karakter menarik dari era Marvel Netflix.
Ia menjadi semacam benang merah di antara para hero jalanan. Claire bisa berinteraksi dengan Daredevil, Luke Cage, Jessica Jones, Iron Fist, hingga Punisher, sehingga kehadirannya terasa seperti penghubung di antara berbagai cerita street-level Marvel.
Ternyata Claire hampir kembali muncul di Spider-Man: Brand New Day.
Namun adegannya akhirnya dipotong.
Apa saja yang terungkap?
Table of Content
1. Adegannya memang benar-benar ada

Rosario Dawson sebagai Claire Temple. (Dok. Marvel, Netflix/Luke Cage) Ini bukan sekadar gosip atau spekulasi.
Rosario Dawson, pemeran Claire Temple, maupun duo penulis Spider-Man: Brand New Day, Chris McKenna dan Erik Sommers, sama-sama mengonfirmasi bahwa adegan Claire memang sudah dibuat tetapi akhirnya tidak masuk versi final film.
Jadi kita memang hampir mendapatkan pertemuan langsung antara Spider-Man dan Night Nurse.
2. Adegannya terjadi setelah Spider-Man melawan Scorpion

Scorpion dalam Spider-Man: Brand New Day (dok. Marvel Studios/Spider-Man: Brand New Day) Dilansir TheWrap, McKenna dan Sommers menjelaskan bahwa adegan Claire sebenarnya ditempatkan setelah pertarungan Spider-Man melawan Scorpion.
Peter kemudian pergi ke rumah sakit dan berinteraksi dengan Claire.
Jadi urutannya seharusnya kurang lebih:
Spider-Man vs Scorpion, rumah sakit dan Claire, Peter menemui Bruce Banner.
Ini juga berarti adegan tersebut bukan bagian dari adegan di akhir film ketika Peter berada di rumah sakit dan dibawa oleh Punisher, seperti yang sempat diduga sebagian penggemar.
3. Adegan dipotong bukan karena dianggap buruk

Rosario Dawson sebagai Claire Temple. (Dok. Marvel, Netflix/Daredevil) Nah, ini yang menarik.
Adegan tersebut ternyata bukan dipotong karena dianggap jelek atau tidak bekerja.
Sommers justru mengatakan bahwa adegannya bagus.
Alasannya lebih sederhana: keterbatasan waktu.
Dengan durasi dan begitu banyak karakter serta adegan penting yang sudah ada, adegan Claire akhirnya harus dikorbankan demi waktu.
Jadi ini lebih merupakan kasus "adegan bagus, tetapi filmnya harus dipangkas" daripada adegan yang dianggap gagal.
4. Rosario Dawson bahkan sudah menyiapkan konten BTS (Behind-the-Scene)
Ini bagian yang agak pahit.
Ketika berbicara dalam panel GalaxyCon Raleigh 2026, Rosario Dawson menceritakan bahwa ia sebenarnya sudah menyiapkan konten behind the scenes dari filmnya, dimana cucunya sudah memakai berbagai aksesori Spider-Man karena dia memang penggemar Spider-Man.
Namun Rosario mendapat email yang memberitahukan bahwa adegannya dipotong.
Rosario tetap mengatakan bahwa ia senang karena Claire masih berada di semesta yang sama dengan Spider-Man.
Dan yang paling menarik, ia menyampaikan harapan semoga suatu saat nanti ia bisa kembali menjadi Claire Temple.











![[QUIZ] Dari Villain Spider-Man yang Paling Ditakuti, Kami Tebak Kelemahanmu](https://image.idntimes.com/post/20251107/maxresdefault_21d720bd-9ad4-44a3-9653-dcb990763fdb.jpg)





![[QUIZ] Dari Superhero Marvel, Kami Tebak Kepribadianmu Alpha, Beta, atau Omega](https://image.idntimes.com/post/20260729/picture5_f808b9a8-3cc7-4f6c-903e-a1d704344050.png)