Setelah kemunculan monster yang mengecewakan, ritme film yang berdurasi 160 menit ini menjadi sangat lambat dan bertele-tele. Fokus cerita bergeser ke detail karakter-karakter penduduk desa yang kurang menarik.
Bahkan kehadiran aktor kelas dunia seperti Michael Fassbender dan Alicia Vikander terasa disia-siakan. Mereka seakan dipaksakan masuk hanya demi membangun fondasi untuk sebuah franchise baru, tanpa memberikan kedalaman cerita yang membuat penonton peduli pada nasib mereka.
Bisa dibilang, setelah bencana CGI rasa PS1, kita disodori lagi sebuah film dengan pacing yang sangat berantakan. Saking berantakannya, film ini seperti menyediakan sebuah cerita yang disusun dengan pacing roler coaster yang tidak enak untuk diikuti dan menyebabkan kantuk yang luar biasa saat momen utamanya hilang.