Pengisi Suara Korra Menangis Lihat Korra Jadi Monster di Seven Havens

Avatar: Seven Havens, berlatar 225 tahun setelah The Legend of Korra, menggambarkan Korra sebagai sosok yang dituduh bertanggung jawab atas bencana besar dunia.
Janet Varney, pengisi suara Korra, mengaku menangis dan terpukul saat menyaksikan episode perdana, terutama ketika anak-anak menyebut Korra sebagai monster.
Varney meminta penggemar tetap percaya pada Korra karena kebenaran bencana masih menjadi misteri; perjalanan Avatar baru Pavi turut mengungkap tuduhan terhadapnya.
Bagi penggemar The Legend of Korra, melihat sang Avatar kembali dikenang setelah ratusan tahun seharusnya menjadi momen yang menarik. Namun, Avatar: Seven Havens justru memperlihatkan sisi tragis dari warisan Korra. Di era baru yang berlangsung 225 tahun setelah serial sebelumnya, Korra dianggap sebagai sosok yang bertanggung jawab atas bencana besar yang menghancurkan dunia.
Penggambaran tersebut ternyata memberikan dampak emosional bagi Janet Varney, pengisi suara Korra dalam serial sebelumnya. Dalam podcast resmi Avatar: Braving the Elements, Varney mengungkapkan bahwa dirinya sampai menangis setelah menyaksikan episode perdana Seven Havens. Ia merasa terpukul melihat karakter yang selama ini ia suarakan diperlakukan seperti monster.
Table of Content
1. Janet Varney Mengaku Menangis Setelah Menonton Episode Perdana

Avatar Korra Menangis Setelah Kehilangan Kekuatannya Janet Varney mengungkapkan bahwa episode perdana Avatar: Seven Havens menjadi tontonan yang sangat berat baginya. Ia bahkan mengaku menangis sepanjang episode tersebut dan merasa benar-benar hancur secara emosional.
Dalam Avatar: Braving the Elements, Varney menceritakan bahwa setelah menyelesaikan episode itu, pasangannya sempat bertanya bagaimana pendapatnya. Namun, Varney mengaku sampai tidak mampu menjelaskan apa yang baru saja ia tonton karena masih terlalu sedih.
“Saya menangis sepanjang episode perdana ini. Saya benar-benar hancur secara emosional. Saya tidak bisa cukup menekankan betapa terpukulnya saya,” ujar Varney.
Ia juga mengaku langsung mengkhawatirkan para penggemar yang selama ini menyayangi Korra dan kerap membela karakter tersebut. Bagi Varney, melihat Korra diposisikan sebagai sosok yang membawa kehancuran bukanlah pengalaman yang mudah, terutama karena ia memahami arti karakter itu bagi banyak orang.
2. Melihat Anak-anak Menganggap Korra Monster Membuatnya Terpukul

Avatar Korra dan Avatar Pavi Salah satu bagian yang paling membekas bagi Varney adalah ketika ia melihat anak-anak dalam Seven Havens membicarakan Korra seolah-olah dirinya merupakan monster. Dalam serial tersebut, masyarakat era baru memang menganggap Avatar sebagai sosok yang bertanggung jawab atas bencana yang menghancurkan dunia mereka.
Gambaran itu terasa menyakitkan bagi Varney karena Korra yang dikenal penonton melalui The Legend of Korra merupakan sosok yang berjuang menghadapi berbagai ancaman demi menjaga keseimbangan dunia. Kini, ratusan tahun setelah masa hidupnya, namanya justru dikaitkan dengan kehancuran dan ketakutan.
Varney mengatakan bahwa ia harus kembali menonton episode tersebut setelah melewati kesedihan awalnya, kali ini dengan sudut pandang yang lebih segar. Ia menyadari bahwa cerita Seven Havens masih panjang dan penonton belum mengetahui seluruh kebenaran tentang apa yang terjadi pada Korra.
Meski begitu, ia mengakui bahwa menyaksikan anak-anak menyebut Korra seperti monster terasa sangat menyakitkan. Varney menegaskan bahwa dirinya bukan Korra, tetapi ia tahu betapa berartinya karakter tersebut bagi sebagian penggemar.
3. Janet Varney Meminta Penggemar Tetap Percaya pada Kisah Korra

(Dok. Nickelodeon/Avatar: The Legend of Korra) Meski merasa terpukul, Varney tidak lantas menyimpulkan bahwa Korra benar-benar menjadi penyebab kehancuran dunia. Ia mengingatkan bahwa penonton belum mengetahui bagaimana kisah tersebut akan berkembang dan masih ada banyak misteri yang harus dijawab oleh Avatar: Seven Havens.
Dalam pernyataannya, Varney berharap para penggemar tetap mempertahankan kepercayaan mereka terhadap Korra, meskipun ia sendiri mengakui belum mengetahui bagaimana cerita ini akan berakhir.
Sikap tersebut cukup beralasan karena serial ini memang dibangun di atas misteri besar mengenai bencana yang terjadi pada era Korra. Sampai sekarang, masyarakat dalam cerita menyalahkan sang Avatar, tetapi hal itu belum dengan sendirinya membuktikan bahwa seluruh tuduhan tersebut benar.
Perjalanan Pavi sebagai Avatar baru pun menjadi bagian penting dari misteri tersebut. Ia harus menghadapi dunia yang membenci gelar Avatar, sementara penonton masih menunggu jawaban mengenai apa yang sebenarnya dilakukan Korra.
Pada akhirnya, apakah Korra benar-benar bersalah atau justru ada kebenaran yang belum terungkap? Jawabannya masih harus menunggu perkembangan cerita Avatar: Seven Havens. Namun, bagi Janet Varney, melihat karakter yang begitu berarti bagi banyak orang diperlakukan seperti monster sudah cukup untuk membuat episode perdananya menjadi pengalaman yang sangat emosional.
















