- Security AI
- Housekeeping
- Encryption
Peran 6 AI di VisionQuest! Ada JARVIS, FRIDAY, hingga Ultron

Enam AI di kepala White Vision memiliki fungsi berbeda, mulai dari keamanan, sosialisasi, persenjataan, hingga pemeliharaan sistem.
JARVIS, FRIDAY, EDITH, DUM-E, dan U berperan sebagai pendukung operasional dengan spesialisasi masing-masing.
Ultron ditempatkan berbeda karena dikurung di ruangan khusus
Dua episode pertama VisionQuest sudah dirilis!
Salah satu hal menarik dari serial ini adalah bagaimana White Vision berinteraksi dengan berbagai AI yang bermukim di dalam kepalanya. Bukan sekadar hadir sebagai suara yang membantunya, setiap AI diperkenalkan dengan fungsi dan perannya masing-masing.
Mulai dari urusan keamanan hingga persenjataan, masing-masing punya spesialisasi tersendiri.
Tapi, ada satu AI yang deskripsinya terasa sangat berbeda dari yang lain.
Jadi, apa saja peran enam AI di VisionQuest? Mari kita simak!
Table of Content
1. JARVIS

wujud manusia JARVIS di serial VisionQuest (dok. Disney+) Tugas
Untuk JARVIS, saya merasa cukup lucu bahwa Housekeeping masuk ke dalam daftar kapabilitasnya.
Di dalam kepala White Vision, JARVIS terasa seperti kepala pelayan yang mengurus berbagai kebutuhan tuannya. Cocok juga mengingat nama JARVIS sendiri berasal dari Edwin Jarvis, pelayan keluarga Stark.
Selain mengurus keamanan dan enkripsi, JARVIS tampaknya juga bertugas memastikan segala sesuatunya berjalan dengan rapi.
Singkatnya, kalau kepala Vision adalah sebuah rumah, JARVIS adalah kepala pelayan yang memastikan rumah tersebut tetap aman dan terurus.
2. F.R.I.D.A.Y.

wujud manusia FRIDAY di serial VisionQuest (dok. Disney+) Tugas
- Socialization AI
- Humor
- Tactical Ops
Yep, FRIDAY, AI yang terakhir kita dengar dalam Avengers: Endgame, kini menjadi salah satu penghuni kepala White Vision.
Yang menarik adalah bagaimana perannya diperkenalkan.
FRIDAY memiliki spesialisasi dalam sosialisasi dan humor. Kedua fungsi ini terasa relevan untuk membantu White Vision, yang sedang berusaha memahami identitasnya dan berinteraksi lebih baik dengan manusia.
Namun, jangan salah. FRIDAY bukan sekadar teman mengobrol untuk Vision.
Ia juga memiliki kemampuan Tactical Ops, yang berarti dirinya dapat membantu dalam urusan taktis.
Jadi, kalau Vision membutuhkan seseorang untuk membantunya memahami interaksi sosial sekaligus menyusun strategi, FRIDAY bisa mengambil peran tersebut.
Menarik juga bahwa AI yang dahulu membantu Tony Stark kini ikut mendampingi sosok yang mewarisi sebagian besar ingatan Vision.
3. E.D.I.T.H.

Wujud manusia AI EDITH. (Dok. Marvel Studio/VisionQuest) Tugas
- Recreational AI
- Game Theory
- Weapons
EDITH, AI yang sebelumnya digunakan Peter Parker dalam Spider-Man: Far From Home, ternyata juga menjadi bagian dari sistem White Vision.
Menariknya, EDITH diperkenalkan sebagai sosok perempuan yang ceria dan menyukai kegiatan menantang. Salah satu contohnya adalah aktivitas terjun payung di dalam kepala Vision.
Ini terasa cocok dengan label Recreational AI yang disematkan kepadanya.
Namun, di balik kepribadiannya yang ceria, EDITH juga menangani Game Theory dan persenjataan.
Jadi, jangan tertipu oleh penampilannya yang seolah hanya ingin bersenang-senang. AI ini juga punya spesialisasi yang bisa sangat berguna ketika situasi berubah menjadi serius.
Mungkin ini juga menjelaskan mengapa EDITH dahulu begitu berbahaya ketika berada di tangan Peter Parker yang belum sepenuhnya memahami tanggung jawab atas teknologi tersebut.
4. DUM-E

Wujud manusia DUM-E (dilingkari) bersama Ultron dan U. (Dok. Marvel Studio/VisionQuest) Tugas
- General Maintenance AI
- Limb Servo Control
- Fire Suppression
Kalau kamu lupa, DUM-E adalah lengan robot hidraulis yang menjadi asisten Tony Stark di bengkel sekaligus laboratoriumnya.
Di VisionQuest, DUM-E lebih berfungsi sebagai AI pemeliharaan. Penampilannya pun mendukung peran tersebut, lengkap dengan pakaian pekerja.
Fungsinya mencakup pemeliharaan umum, pengendalian mekanisme lengan robot, hingga penanganan kebakaran.
Dengan kata lain, DUM-E adalah anggota tim yang memastikan sistem dan fasilitas tetap berfungsi sebagaimana mestinya.
Dan mengingat sejarah DUM-E yang kadang bertingkah konyol dalam film-film Iron Man, rasanya menyenangkan melihat robot ini kembali mendapat tempat di MCU.
5. U

wujud manusia U di serial VisionQuest (dok. Disney+) Tugas
- General Maintenance AI
- Defragger
- Video Analyzer
Partner kerja DUMM-E di dalam kepala White Vision adalah U.
Seperti DUM-E, U berfokus pada pemeliharaan umum. Namun, ia juga memiliki kemampuan Defragger dan Video Analyzer.
Fungsi-fungsi tersebut menunjukkan bahwa U dapat membantu menjaga sistem tetap terorganisasi sekaligus menangani analisis video.
Sejauh ini, U juga terlihat berada di latar belakang bersama DUM-E, menjalankan tugas-tugas pemeliharaan.
Kalau DUM-E dan U terus bekerja bersama, mereka bisa menjadi semacam tim teknisi internal White Vision.
6. Ultron

wujud manusia Ultron di serial VisionQuest (dok. Disney+) Tugas
- Asshole
Yep. Itu bukan karangan saya.
Ada komedi yang luar biasa dari cara VisionQuest memperkenalkan para AI tersebut. Hampir semuanya mendapat deskripsi yang menjelaskan fungsi teknis mereka.
JARVIS mengurus keamanan dan pemeliharaan. FRIDAY membantu sosialisasi dan operasi taktis. EDITH menangani rekreasi, teori permainan, dan persenjataan.
Lalu ada Ultron. Asshole.
Satu kata. Tidak ada spesialisasi teknis. Tidak ada penjelasan tentang kemampuan komputasinya. Hanya sebuah komentar kasar.
Seolah-olah White Vision sudah punya daftar lengkap mengenai kemampuan para penghuni kepalanya, tetapi ketika sampai pada Ultron, ia merasa tidak perlu menjelaskan lebih dalam.
Kita semua sudah tahu masalahnya.
Dari dua episode pertama, Ultron sendiri tampak ditempatkan dalam posisi yang berbeda dari AI lainnya. Ia dikurung di ruangan khusus di dalam kepala White Vision, bukan bebas beraktivitas seperti JARVIS, FRIDAY, EDITH, DUM-E, dan U.
Jadi, kalau AI lain berfungsi sebagai asisten, teknisi, atau pendukung operasional, Ultron untuk sementara lebih tepat disebut sebagai tahanan.
Dan tahanan yang satu ini bukan sembarang program. Ia adalah kecerdasan buatan yang pernah mencoba memusnahkan umat manusia!
Kita tentu belum tahu apa agenda Ultron sebenarnya di VisionQuest. Namun, dengan James Spader kembali mengisi suaranya, rasanya sulit untuk tidak menantikan setiap interaksi antara dirinya dan White Vision.


















