Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Install

8 Hal Keren yang Bisa Dilakukan Godzilla dengan Atomic Breath

8 min read
8 Hal Keren yang Bisa Dilakukan Godzilla dengan Atomic Breath
Minus Zero (dok. Toho/Godzilla Minus Zero)

  • Atomic breath Godzilla digambarkan sebagai energi radioaktif atau panas atom yang fungsi dan kekuatannya berbeda di tiap versi film.
  • Kemampuan ini dipakai secara kreatif, termasuk untuk terbang mengejar Hedorah, menyerang MUTO dari jarak dekat, serta mengisi ulang kapak Kong melawan Mechagodzilla.
  • Versi terkuatnya mencakup Spiral Heat Ray, sinar dari punggung dan ekor Shin Godzilla, lubang menuju Hollow Earth, hingga ledakan mirip bom nuklir di Ginza.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Hal keren yang bisa dilakukan Godzilla dengan atomic breath jauh lebih beragam daripada sekadar menembakkan energi untuk menghancurkan musuh. Sepanjang sejarah filmnya, sang Raja Monster ini pernah menggunakan kemampuan tersebut untuk terbang, membuat lubang menuju dunia bawah tanah, hingga menciptakan ledakan yang menyerupai bom nuklir.

Nah, bertepatan dengan penayangan Godzilla Minus Zero di bioskop Indonesia pada 4 November 2026, kemampuan paling ikonik Godzilla ini kembali menarik untuk dibahas. Perlu diketahui, atomic breath bukan semburan api biasa. Kemampuan ini digambarkan sebagai pancaran energi radioaktif atau panas atom yang memiliki karakteristik berbeda pada setiap versi Godzilla.

Nyatanya, sejumlah film memperlihatkan bahwa atomic breath juga bisa digunakan secara kreatif. Bahkan, ada kalanya Godzilla memanfaatkannya untuk membantu monster lain.

Penasaran seperti apa? Berikut 8 momen paling keren yang memperlihatkan betapa serbagunanya kemampuan tersebut.

  1. 8. Godzilla bisa terbang menggunakan Atomic Breath – Godzilla vs. Hedorah (1971)

    Hal keren yang bisa dilakukan Godzilla dengan atomic breath
    Godzilla terbang (dok. TOHO/Godzilla vs. Hedorah.)

    Pernah membayangkan monster raksasa seberat ribuan ton bisa terbang tanpa sayap? Kedengarannya absurd, tetapi Godzilla benar-benar pernah melakukannya!

    Momen tersebut muncul dalam Godzilla vs. Hedorah (1971), ketika Godzilla menghadapi monster polusi bernama Hedorah. Setelah mengalami kesulitan mengalahkan musuhnya, Godzilla berhasil membuat Hedorah melemah menggunakan bantuan perangkat listrik yang dibangun manusia.

    Namun, ketika Hedorah mencoba melarikan diri dengan terbang, Godzilla justru melakukan sesuatu yang tidak terduga. Ia membaringkan tubuhnya secara horizontal, lalu menembakkan atomic breath ke arah berlawanan dengan tujuan memanfaatkan dorongan energinya. Hasilnya, tubuh Godzilla terangkat dari tanah dan melesat mengejar Hedorah!

    Menariknya, kemampuan tersebut menyerupai prinsip kerja mesin roket yang menghasilkan dorongan melalui semburan energi. Meski terlihat konyol dibandingkan penggambaran Godzilla modern, adegan ini menjadi salah satu momen paling unik sepanjang sejarah franchise-nya. Apalagi, Godzilla biasanya mengandalkan ukuran tubuh dan kekuatan fisik, bukan kemampuan terbang seperti kaiju lainnya.

  2. 7. Menghabisi MUTO dengan Atomic Breath dari dalam mulut – Godzilla (2014)

    Hal keren yang bisa dilakukan Godzilla dengan atomic breath
    Kiss of Death terhadap Muto (dok. Warner Bros/Legendary Pictures)

    Kalau biasanya Godzilla menyerang menggunakan atomic breath dari jarak jauh, film Godzilla (2014) justru memperlihatkan cara yang jauh lebih brutal. Dalam pertarungan terakhir melawan MUTO betina di San Francisco, Godzilla sudah berada dalam kondisi kelelahan setelah menghadapi dua monster sekaligus.

    Namun, ketika MUTO betina hendak menyerang Ford Brody, Godzilla tiba-tiba muncul dari belakang dan mencengkeram kepala lawannya. Alih-alih langsung menembakkan energi dari kejauhan, Godzilla membuka paksa rahang MUTO sebelum menyemburkan atomic breath langsung ke dalam mulutnya.

    Serangan tersebut menghancurkan bagian dalam tubuh MUTO hingga kepalanya terlepas. Akhirnya, adegan ini kemudian dikenal para fans dengan sebutan Kiss of Death.

    Kemenangan tersebut menunjukkan bahwa Godzilla tidak selalu mengandalkan besarnya daya ledak. Ia juga mampu menentukan bagian tubuh musuh yang paling rentan, kemudian menyerangnya dari jarak sangat dekat. Bahkan, penggunaan atomic breath yang bisa dibilang terbatas sepanjang film membuat serangan terakhir tersebut terasa semakin mengesankan.

  3. 6. Mengisi energi kapak Kong untuk mengalahkan Mechagodzilla – Godzilla vs. Kong (2021)

    Hal keren yang bisa dilakukan Godzilla dengan atomic breath
    Godzilla mengisi energi kapak Kong (dok. Warner Bros./Legendary Pictures)

    Siapa bilang atomic breath hanya bisa digunakan untuk menghancurkan sesuatu? Dalam Godzilla vs. Kong (2021), kemampuan tersebut justru menjadi penentu kemenangan ketika Godzilla dan Kong bekerja sama.

    Momen ini terjadi ketika kedua Titan menghadapi Mechagodzilla, robot raksasa buatan Apex Cybernetics yang menggunakan teknologi canggih dan energi Hollow Earth. Awalnya, Godzilla dan Kong sama-sama kewalahan menghadapi kekuatan Mechagodzilla. Bahkan, kapak milik Kong tidak mampu memberikan damage yang berarti karena energi yang tersimpan di dalam senjata tersebut telah melemah.

    Menariknya, Godzilla kemudian menembakkan atomic breath ke arah kapak Kong, membuat senjata itu kembali menyerap energi dan bersinar biru. Dengan kapak yang sudah terisi energi, Kong berhasil memotong anggota tubuh Mechagodzilla sebelum menghabisinya.

    Perlu diketahui, bagian tajam kapak Kong berasal dari lempeng punggung makhluk sejenis Godzilla. Material tersebut memiliki kemampuan menyerap energi atom yang menjadi sumber kekuatan utama sang Raja Monster.

    Jadi, dalam adegan ini, atomic breath berfungsi sebagai sumber energi tambahan bagi senjata sekutu, bukan serangan langsung kepada musuh. Cukup unik, mengingat sebelumnya Godzilla dan Kong saling bertarung untuk menentukan siapa Titan yang terkuat, akhirnya malah bekerja sama.

  4. 5. Meningkatkan Atomic Breath menjadi Spiral Heat Ray – Godzilla vs. Mechagodzilla II (1993)

    Hal keren yang bisa dilakukan Godzilla dengan atomic breath
    Red Spiral Heart Ray (dok. TOHO/Godzilla vs. Mechagodzilla II)

    Salah satu perubahan paling menarik dari atomic breath Godzilla terjadi dalam Godzilla vs. Mechagodzilla II yang dirilis pada 1993. Pada awal pertarungan, Godzilla mengalami kesulitan menghadapi Super Mechagodzilla karena robot tersebut memiliki persenjataan canggih serta lapisan pertahanan yang mampu menyerap serangan energinya. Bahkan, Godzilla sempat dilumpuhkan melalui serangan listrik yang merusak bagian titik vitalnya.

    Namun, situasinya berubah ketika Fire Rodan yang terluka parah mengorbankan dirinya untuk menyalurkan energi kepada Godzilla. Pengorbanan tersebut tidak hanya memulihkan kondisi Godzilla, tetapi juga memberikannya peningkatan kekuatan yang sangat besar.

    Setelah bangkit, Godzilla mampu menggunakan Red Spiral Heat Ray, versi atomic breath berwarna merah dengan pola energi spiral yang jauh lebih kuat. Serangan tersebut mampu mengatasi pertahanan Super Mechagodzilla hingga akhirnya menghancurkan robot raksasa itu.

    Pada akhrinya, momen tersebut membuktikan bahwa atomic breath Godzilla dapat mengalami peningkatan kekuatan melalui sumber energi tambahan. Jadi, perubahan warna dari biru menjadi merah dalam film ini bukan sekadar efek visual, melainkan menandakan transformasi kekuatan yang diperoleh Godzilla melalui pengorbanan Rodan.

  5. 4. Melempar Keizer Ghidorah hingga luar angkasa – Godzilla: Final Wars (2004)

    Hal keren yang bisa dilakukan Godzilla dengan atomic breath
    Godzilla Menghancurkan Keizer Ghidorah (dok. TOHO/Godzilla: Final Wars)

    Setelah mengalahkan berbagai kaiju sepanjang film, Godzilla akhirnya menghadapi Keizer Ghidorah, monster berkepala tiga yang memiliki kekuatan gravitasi luar biasa.

    Awalnya, Keizer Ghidorah berhasil mendominasi pertarungan dan menyerap energi Godzilla. Namun, keadaan berubah setelah Shinichi Ozaki menyalurkan energi Keizer kepada Godzilla melalui kapal Gotengo.

    Dengan kekuatan tambahan tersebut, Godzilla berhasil membalikkan keadaan. Ia menghancurkan salah satu kepala Keizer Ghidorah dan membuat monster itu kehilangan kendali. Puncaknya, Godzilla melempar Keizer Ghidorah ke udara sebelum menembakkan Red Spiral Heat Ray yang mendorong tubuh monster tersebut semakin jauh menuju luar angkasa. Serangan itu akhirnya membuat Keizer Ghidorah meledak.

    Benar-benar gak masuk akal, Godzilla menggunakan satu tembakan untuk mendorong monster raksasa keluar dari atmosfer hingga menghancurkannya. Momen ini memperlihatkan jangkauan dan daya dorong atomic breath dalam skala yang sangat ekstrem, terutama ketika Godzilla mendapatkan peningkatan energi tambahan

  6. 3. Menembus permukaan bumi hingga Hollow Earth – Godzilla vs. Kong (2021)

    Hal keren yang bisa dilakukan Godzilla dengan atomic breath
    Membuat Lubang Menuju Hollow Earth (dok. Warner Bros/Legendary Pictures)

    Seberapa dalam atomic breath Godzilla mampu menembus permukaan tanah? Pertanyaan tersebut mendapatkan gambaran yang cukup mengerikan dalam Godzilla vs. Kong (2021), ketika Godzilla menghancurkan sebagian besar wilayah Hong Kong menggunakan serangan energinya.

    Di sini, Godzilla tidak sekadar membidik bangunan atau musuh di permukaan. Ia justru mengarahkan atomic breath langsung ke tanah hingga menciptakan lubang raksasa yang terhubung dengan Hollow Earth.

    Pada saat itu, Kong sedang berada di wilayah bawah tanah yang menyimpan sumber energi penting bagi para Titan. Serangan Godzilla akhirnya membuka jalur langsung antara permukaan Bumi dan dunia bawah tanah tersebut, memungkinkan Kong kembali menuju Hong Kong.

    Adegan ini terasa luar biasa karena memperlihatkan kemampuan atomic breath menembus lapisan batuan dalam skala yang sangat besar. Namun, perlu diingat bahwa Hollow Earth dalam Monsterverse merupakan dunia fiksi dengan struktur geologi dan gravitasi berbeda dari Bumi sebenarnya.

    Karena itu, adegan tersebut lebih tepat dipahami sebagai pencapaian penghancuran Godzilla dalam aturan dunia Monsterverse, bukan ukuran realistis kemampuan sinar radioaktif di dunia nyata. Tetap saja, membayangkan satu tembakan mampu menciptakan jalur menuju dunia bawah tanah sudah cukup menunjukkan betapa mengerikannya senjata tersebut.

  7. 2. Menembakkan sinar atom dari punggung dan ekor – Shin Godzilla (2016)

    Hal keren yang bisa dilakukan Godzilla dengan atomic breath
    Sinar Atom dari Lempeng Punggung (dok. TOHO/Shin Godzilla)

    Kalau sebagian besar versi Godzilla menembakkan energi melalui mulut, Shin Godzilla (2016) justru memperlihatkan evolusi kemampuan yang jauh lebih mengerikan. Dalam salah satu adegan paling ikonik, Godzilla mulai mengeluarkan asap hitam dan semburan api yang membakar kawasan Tokyo.

    Namun, serangannya tidak berhenti di situ. Semburan tersebut perlahan berubah menjadi sinar atom berwarna ungu yang sangat terkonsentrasi.

    Godzilla kemudian mengarahkan serangannya untuk menghancurkan bangunan dan berbagai pesawat yang mencoba menyerangnya. Hal yang bikin gak masuk akal, Shin Godzilla juga mampu melepaskan sinar energi dari sela-sela lempeng punggungnya. Bahkan, ujung ekornya dapat menembakkan sinar serupa sehingga Godzilla mampu menyerang target dari arah yang berbeda.

    Kemampuan tersebut membuat Shin Godzilla tidak harus selalu menghadap ke arah musuh untuk memberikan serangan mematikan. Inilah yang membuat Shin Godzilla terasa berbeda dari versi lainnya.

    Energi atom tidak hanya menjadi senjata utama, tetapi juga bagian dari mekanisme pertahanan tubuhnya yang mampu merespon ancaman dari berbagai arah. Namun, kemampuan tersebut tetap membutuhkan energi sangat besar.

    Setelah mengeluarkan serangan dahsyat, Shin Godzilla mengalami fase tidak aktif untuk memulihkan energinya. Jadi, kekuatan yang terlihat hampir tidak terbendung itu ternyata tetap memiliki keterbatasan.

  8. 1. Menciptakan ledakan menyerupai bom nuklir – Godzilla Minus One (2023)

    Hal keren yang bisa dilakukan Godzilla dengan atomic breath
    Ledakan Atom Menghancurkan Ginza (dok. TOHO/Godzilla Minus One)

    Dari berbagai kemampuan atomic breath Godzilla, tidak ada yang lebih mengerikan secara visual dan emosional daripada adegan penghancuran Ginza dalam Godzilla Minus One (2023). Pasalnya, film yang disutradarai Takashi Yamazaki ini memperlihatkan Godzilla sebagai ancaman besar bagi masyarakat Jepang yang masih berjuang memulihkan kehidupan setelah Perang Dunia II.

    Ketika pasukan militer mencoba menghentikan Godzilla menggunakan tank, monster tersebut mulai mempersiapkan serangan andalannya. Menariknya, proses pengisian energi kali ini terlihat berbeda.

    Lempeng-lempeng pada punggung Godzilla mulai terangkat dan bersinar biru secara berurutan, sebelum akhirnya kembali menekan ke dalam tubuhnya. Sesaat kemudian, Godzilla melepaskan satu tembakan atomic breath ke arah pasukan militer.

    Hasilnya benar-benar mengerikan! Serangan tersebut menciptakan ledakan besar yang menyerupai detonasi bom nuklir, lengkap dengan gelombang kejut yang menghancurkan kawasan sekitar serta awan jamur yang menjulang tinggi. Bahkan, Noriko harus mendorong Koichi Shikishima menjauh agar tidak terkena dampak ledakan tersebut.

    Berbeda dari banyak film Godzilla yang menampilkan atomic breath sebagai pancaran energi berkelanjutan, Godzilla Minus One memberikan penekanan pada dampak ledakan setelah tembakan mengenai target. Inilah yang membuat adegannya terasa begitu menakutkan.

    Godzilla bukan hanya monster yang dapat menghancurkan kota. Melainkan juga pengingat terhadap trauma kehancuran akibat senjata nuklir.

    Akhrinya, kisah Godzilla versi Takashi Yamazaki kini berlanjut melalui Godzilla Minus Zero yang tayang di bioskop Indonesia pada 4 November 2026. Nah, dari delapan kemampuan tersebut, mana yang menurutmu paling keren?

    Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime dan manga, film, game, serta gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:

    Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku

    Tele: https://t.me/WargaDuniaku

    WA Channel: https://bit.ly/WAChannelDuniaku

Related Articles

See More