Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Install

10 Fakta King Ghidorah, Alien Musuh Bebuyutan Godzilla!

10 Fakta King Ghidorah, Alien Musuh Bebuyutan Godzilla!
Godzilla Heisei King Ghidorah
  • King Ghidorah debut pada 1964 sebagai monster alien penghancur planet, memaksa Godzilla, Rodan, dan Mothra bekerja sama. Ia kemudian dikenal sebagai musuh bebuyutan Godzilla.
  • Kaiju anggota “Big Five” Toho ini identik dengan tiga kepala dan Gravity Beams, tetapi asal-usul serta perannya berubah antarrera, termasuk pernah menjadi Guardian Monster pelindung Bumi.
  • Ghidorah hampir tampil dalam film Amerika TriStar 1990-an dan sempat direncanakan mendapat film solo, namun batal. Pada 2022, namanya dipakai untuk spesies cacing laut Ramisyllis kingghidorahi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

King Ghidorah merupakan salah satu monster paling ikonik dalam sejarah Godzilla. Dengan tiga kepala, dua ekor, sayap raksasa, serta kemampuan menembakkan Gravity Beams, sosok naga emas ini sudah berkali-kali menjadi lawan Godzilla.

Ghidorah bahkan sering dianggap sebagai musuh bebuyutan Godzilla. Popularitasnya membuat karakter ini terus kembali dalam berbagai era, mulai dari era Showa, Heisei, Millennium, sampai MonsterVerse. Ia juga mendapatkan berbagai versi dengan asal-usul yang berbeda-beda.

Namun, di balik statusnya sebagai salah satu kaiju paling populer, ternyata ada banyak fakta menarik mengenai King Ghidorah yang mungkin belum diketahui penggemar.

Berikut 10 fakta King Ghidorah yang menarik untuk diketahui.

  1. 1. King Ghidorah pertama kali muncul pada 1964

    King Ghidorah Showa.jpg
    Godzilla Showa King Ghidorah

    King Ghidorah melakukan debutnya dalam film Ghidorah, the Three-Headed Monster yang dirilis pada 1964.

    Dalam film tersebut, Ghidorah digambarkan sebagai monster luar angkasa yang datang ke Bumi menggunakan meteor. Ia memiliki reputasi sebagai penghancur planet dan sebelumnya telah memusnahkan peradaban di Venus ribuan tahun sebelum kedatangannya ke Bumi.

    Kemunculan Ghidorah bahkan memaksa Godzilla, Rodan, dan Mothra untuk bekerja sama menghadapinya. Ini menjadikan debut Ghidorah sebagai salah satu pertarungan monster paling penting dalam sejarah franchise Godzilla.

  2. 2. Ghidorah adalah monster alien pertama yang melawan Godzilla

    Showa Godzilla dan Mothra vs King Ghidorah.jpg
    Showa Godzilla dan Mothra vs King Ghidorah

    Sebelum Ghidorah muncul, Godzilla sudah menghadapi sejumlah kaiju seperti Anguirus, Mothra, Rodan, dan King Kong. Namun, King Ghidorah menjadi monster alien pertama yang secara langsung berhadapan dengan Godzilla.

    Asal-usulnya sebagai makhluk luar angkasa juga menjadi bagian penting dari identitas Ghidorah selama era Showa. Ia bukan sekadar monster raksasa yang kebetulan tinggal di Bumi, melainkan ancaman dari luar planet yang datang untuk menghancurkan peradaban.

    Menariknya, konsep monster alien ini terus melekat pada Ghidorah dalam banyak versi, meskipun beberapa era kemudian memberikan asal-usul yang sangat berbeda.

  3. 3. Ghidorah dikenal sebagai musuh bebuyutan Godzilla

    King Ghidorah (dok. Legendary Pictures/Godzilla: King of Monsters)
    King Ghidorah (dok. Legendary Pictures/Godzilla: King of Monsters)

    King Ghidorah secara luas dianggap sebagai archenemy Godzilla.

    Status tersebut bukan hanya karena keduanya sering dipertemukan. Ghidorah juga memiliki tingkat popularitas yang sangat tinggi di antara monster Godzilla. Ia sudah kembali berkali-kali dalam sejarah franchise dan menjadi salah satu lawan yang paling mudah diasosiasikan dengan Godzilla.

    Bahkan ketika Toho memasuki era baru, Ghidorah berkali-kali menjadi salah satu pilihan utama untuk kembali menghadapi sang King of the Monsters. Karakter ini juga sudah muncul dalam berbagai bentuk di empat era film Godzilla Jepang serta MonsterVerse.

  4. 4. Kekuatan khasnya adalah Gravity Beams

    Scene Ghidorah di film Godzilla king Of The Monster.(dok.Legendary Pictures/Godzilla King Of The Monster)
    Scene Ghidorah di film Godzilla king Of The Monster.(dok.Legendary Pictures/Godzilla King Of The Monster)

    Salah satu senjata paling terkenal milik King Ghidorah adalah Gravity Beams yang ditembakkan dari ketiga kepalanya.

    Serangan tersebut divisualisasikan seperti petir atau energi gravitasi berwarna kuning dan menjadi salah satu ciri khas Ghidorah. Dalam debutnya, serangan tersebut mampu menghancurkan bangunan dan membuat Ghidorah menjadi ancaman yang bahkan sulit dihadapi oleh monster lain secara individual.

    Kemampuan berbasis gravitasi ini juga terus muncul dalam berbagai versi Ghidorah, meskipun nama, bentuk, dan detail kekuatannya dapat berubah. Itulah sebabnya ketika ada fenomena gravitasi atau energi misterius yang muncul dalam cerita Godzilla, penggemar sering langsung menghubungkannya dengan Ghidorah.

  5. 5. Ghidorah adalah bagian dari "Big Five" Toho

    Toho Big 5 Godzilla.jpg
    Godzilla Toho Big 5

    King Ghidorah termasuk dalam kelompok yang sering disebut sebagai "Big Five" monster Toho. Kelompok tersebut terdiri dari Godzilla, Mothra, Rodan, Mechagodzilla, dan King Ghidorah.

    Keistimewaan kelompok ini adalah kelima monster tersebut sudah muncul dalam berbagai seri besar Godzilla, termasuk seluruh era utama film Jepang dan kemudian MonsterVerse. Dengan kata lain, Ghidorah bukan hanya populer sebagai karakter individual. Ia juga merupakan bagian dari kelompok monster yang dianggap paling penting dalam sejarah franchise Godzilla.

  6. 6. Asal-usul Ghidorah tidak selalu sama

    Heisei King Ghidorah.jpg
    Godzilla Heisei King Ghidorah

    Walaupun secara tradisional Ghidorah dikenal sebagai monster luar angkasa, asal-usulnya berubah berkali-kali.

    Contoh paling ekstrem datang dari Godzilla vs. King Ghidorah pada 1991. Dalam film tersebut, Ghidorah bukan monster alien biasa. Ia merupakan hasil mutasi dari tiga makhluk bernama Dorat yang dibawa ke Pulau Lagos dan kemudian terpapar radiasi.

    Versi ini dibuat karena sutradara Kazuki Omori tidak ingin kembali menjadikan Ghidorah sebagai monster luar angkasa.

    Namun, novelisasi film tersebut memberikan tambahan cerita yang lebih rumit. DNA Dorat disebut berasal dari bangkai King Ghidorah alien yang ditemukan di Venus. Jadi, versi Heisei pada dasarnya tetap memiliki hubungan dengan konsep Ghidorah luar angkasa, meskipun hal tersebut tidak menjadi bagian dari filmnya.

    Di Godzilla, Mothra and King Ghidorah: Giant Monsters All-Out Attack, asal-usulnya bahkan kembali berubah total. Ghidorah menjadi salah satu Guardian Monsters dan bukan makhluk luar angkasa.

  7. 7. Ghidorah pernah menjadi pahlawan

    Godzilla GMK King Ghidorah.jpg
    Godzilla GMK King Ghidorah

    Biasanya King Ghidorah dikenal sebagai salah satu musuh terbesar Godzilla. Namun, ada satu film yang membalik status tersebut. Dalam Godzilla, Mothra and King Ghidorah: Giant Monsters All-Out Attack, Ghidorah justru menjadi salah satu Guardian Monsters yang berusaha menghentikan Godzilla.

    Versi ini juga memiliki asal-usul sebagai monster yang berasal dari Bumi, bukan makhluk luar angkasa.

    Yang menarik, keputusan memasukkan Ghidorah sebenarnya bukan ide awal sutradara Shusuke Kaneko. Konsep awal film tersebut menggunakan Varan, Baragon, dan Anguirus sebagai tiga monster utama. Toho kemudian mendorong Kaneko untuk menggunakan Mothra dan King Ghidorah karena keduanya dianggap memiliki nilai jual yang lebih tinggi.

    Hasilnya adalah salah satu versi Ghidorah yang paling tidak biasa, karena untuk pertama kalinya ia benar-benar berperan sebagai pahlawan.

  8. 8. Ghidorah hampir menjadi musuh Godzilla di film Amerika 1990-an

    Zilla (dok. TriStar Pictures/Godzilla)
    Zilla (dok. TriStar Pictures/Godzilla)

    King Ghidorah juga hampir masuk ke film Godzilla produksi TriStar pada era 1990-an. Dalam rancangan awal film Godzilla yang ditulis Ted Elliott dan Terry Rossio, Ghidorah direncanakan menjadi salah satu monster yang dihadapi Godzilla.

    Namun, masalah lisensi membuat rencana tersebut tidak berjalan. TriStar harus mendapatkan hak penggunaan King Ghidorah secara terpisah dari Toho. Sebagai gantinya, konsep monster alien tersebut diubah menjadi karakter baru bernama Gryphon.

    Artinya, salah satu film Godzilla Amerika pertama sebenarnya hampir menghadirkan pertarungan Godzilla melawan Ghidorah sebelum akhirnya konsep tersebut dibuang.

  9. 9. Ghidorah dan Mechagodzilla sama-sama tak punya film solo

    Mecha King Ghidorah (dok. Toho/Godzilla vs. King Ghidorah)
    Mecha King Ghidorah (dok. Toho/Godzilla vs. King Ghidorah)

    Dari Toho Big 5, hanya Ghidorah dan Mechagodzilla yang tak punya film solo. Meski demikian, Toho pernah berencana membuat film yang berfokus pada King Ghidorah.

    Setelah Godzilla vs. King Ghidorah sukses, Toho sempat mengembangkan proyek berjudul The Return of King Ghidorah. Film tersebut direncanakan menghadirkan kembali Ghidorah sebagai monster alien dan menjadi sekuel langsung dari film 1991.

    Namun, proyek tersebut tidak pernah dibuat. Toho akhirnya memilih Mothra sebagai fokus film berikutnya dan menghasilkan Godzilla vs. Mothra.

    Menariknya, rencana film Ghidorah belum benar-benar mati. Menurut wawancara dengan sutradara efek khusus Koichi Kawakita pada 1995, Toho sempat merencanakan sebuah film King Ghidorah untuk dirilis pada 1999. Film tersebut juga akhirnya tidak pernah terwujud karena Ghidorah kemudian dimasukkan ke dalam Rebirth of Mothra 3 yang dirilis pada 1998.

  10. 10. Nama King Ghidorah dipakai untuk nama spesies cacing

    Cacing King Ghidorah.jpg
    Cacing Ramisyllis kingghidorahi King Ghidorah

    Pada 2022, King Ghidorah bahkan mendapatkan penghormatan dari dunia ilmu pengetahuan. Para peneliti menemukan spesies cacing laut bercabang baru di perairan Jepang dan memberinya nama Ramisyllis kingghidorahi.

    Nama tersebut dipilih karena tubuh cacing ini memiliki satu bagian kepala yang kemudian bercabang menjadi banyak bagian belakang. Bentuk bercabang tersebut mengingatkan para peneliti pada tubuh King Ghidorah yang memiliki tiga kepala dan dua ekor. Cacing tersebut juga memiliki kemampuan regenerasi pada bagian tubuhnya yang hilang.

    Jadi, King Ghidorah bukan hanya menjadi bagian dari sejarah perfilman Jepang. Namanya juga secara resmi digunakan dalam taksonomi untuk sebuah spesies hewan laut nyata. Itulah yang membuat King Ghidorah tetap menjadi salah satu musuh paling ikonik dalam sejarah Godzilla.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More