6 Fakta Keluarga Kuncoro Janur Ireng, Penyembah Bokolono?

- Keluarga Kuncoro merupakan bagian dari Trah Pitu dengan pengakuan gaib, namun banyak pihak menyimpan kebencian terhadap mereka.
- Keluarga Kuncoro dipimpin oleh Arjo Kuncoro dan memiliki dua kekuatan utama, Canguksono dan Ranum, yang membuat mereka tak bisa dilawan secara sembarangan dalam perang gaib.
- Selain menyembah setan, keluarga Kuncoro juga kerap melakukan praktik pernikahan sedarah dan memakai media kambing hitam saat melakukan ritual.
Keluarga Kuncoro merupakan salah satu fokus cerita penting dalam film Janur Ireng yang tayang sejak tanggal 24 Desember 2025. Di balik kemewahan dan keharmonisan kehidupan rumah tangga, tersimpan beberapa sisi yang sangat menjijikan dan juga begitu gelap.
Apa saja fakta menarik keluarga satu ini? Berikut pembahasannya!
Table of Content
1. Salah satu anggota Trah Pitu

Keluarga Kuncoro bukan keluarga sembarangan.
Mereka sendiri adalah salah satu keluarga yang mengikat perjanjian dengan makhluk gaib sehingga diakui sebagai bagian dari Trah Pitu.
Namun, pengakuan itu tidak serta-merta membuat keluarga Kuncoro dihormati. Dalam filmnya, meskipun Kuncoro termasuk Trah Pitu, banyak pihak justru menyimpan kebencian mendalam terhadap mereka. Akar masalahnya satu: Arjo Kuncoro. Prio dikenal sebagai sosok ambisius, bahkan oleh kalangan Trah Pitu sendiri dianggap melampaui batas.
2. Dipimpin Arjo Kuncoro

Keluarga Kuncoro sendiri terdiri dari empat anggota keluarga.
Yang pertama Arjo Kuncoro (Tora Sudiro) yang menjabat sebagai kepala keluarga. Ia sendiri memiliki istri bernama Lasmini (Masayu Anastasia). Mereka sendiri belum dikaruniani keturunan.
Arjo sendiri diketahui punya adik lelaki yang ternyata adalah ayah dari Sabdo dan Intan. Namun semenjak lelaki itu meninggal dunia, Arjo langsung membawa para keponakannya itu ke kediamannya.
3. Memiliki Canguksono dan Ranum sebagai kekuatan utama

Keluarga Kuncoro sendiri memiliki dua keistimewaan yang membuat mereka tak bisa dilawan secara sembarangan dalam perang gaib.
Mereka memiliki Canguksono, pria yang terpilih sebagai pengendali Bokolono, makhluk gaib humanoid berkepala kambing. Makhluk ini terkenal sangat keji karena kerap mencabut organ tubuh korban yang ditargetkan keluarga Kuncoro. Bisa dibilang, Canguksono adalah pedang dari keluarga Kuncoro.
Yang satu lagi adalah Ranum yang diistilahkan sebagai perisai keluarga Kuncoro. Ranum sendiri adalah perempuan yang ditugaskan untuk memuaskan nafsu Bokolono agar keluarga Kuncoro selalu terlindungi dari setiap serangan balasan dari keluarga lain.
4. Kerap melakukan praktik pernikahan sedarah

Selain menyembah setan, keluarga Kuncoro juga punya sisi yang tak kalah menjijikan.
Yah, rupanya keluarga Kuncoro kerap melakukan praktek incest alias pernikahan sedarah. Hal itu dilakukan secara turun-temurun bahkan sampai ke generasi orang tua Sabdo dan Intan.
Bahkan diketahui kalau Arjo dan Lasmini masih terhitung kakak-adik. Yang lebih gilanya lagi, Arjo berencana menyetubuhi Intan agar bisa melahirkan Canguksono yang baru.
Praktek gila itu yang membuat ayah Sabdo dan Intan memilih pergi dari keluarganya sendiri dan lebih suka hidup sederhana ketimbang menyaksikan saudara-saudaranya justru menjalin hubungan terlarang dan menyembah setan hanya untuk kemewahan dunia.
5. Biasanya memakai media kambing hitam saat melakukan ritual

Dalam menjalankan ritual, entah itu santet balasan atau perlindungan, keluarga Kuncoro selalu memakai kambing hitam.
Hewan ini akan disembelih oleh Canguksono sampai darahnya menyembur keluar. Yang aneh, kambing tersebut akan hidup lagi setelah mengalami proses penyembelihan.
Setelah hal itu selesai dilaksanakan, biasanya korban akan langsung mendapat serangan Bokolono dan organnya sampai direnggut hingga ia tewas.
6. Kecuali Sabdo, semua anggota keluarganya sudah terbantai oleh santet Janur Ireng

Karena Arjo Kuncoro dinilai sudah berlebihan dan bahkan ditakutkan akan membantai para anggota Trah Pitu lain, Karsa dan lainnya sampai berencana melepaskan santet keji yang cuma bisa dipakai sekali seumur hidup, Janur Ireng.
Rencana mereka sendiri akhirnya berhasil setelah Sugik meminta darah milik Sabdo. Akibatnya, satu per satu tubuh anggota keluarga Kuncoro dan para pengikut setianya mulai menghitam layaknya warna janur yang baru ditetesi darah Sabdo. Mereka seolah kehilangan kendali dan berakhir menyakiti diri sendiri dengan berbagai tindakan ekstrem seperti mencabut mata sendiri sampai terjun dari lantai dua. Intan yang awalnya ingin diselamatkan Sabdo pun tak luput dari santet keji tersebut.
Alhasil, seluruh keluarga Kuncoro pun tewas kecuali Sabdo yang akhirnya dihabisi sendiri oleh Karsa. Untungnya, ia sempat diselamatkan keluarga Gayatri.
Itulah fakta-fakta unik keluarga Kuncoro dari film Janur Ireng.
Bagaimana pendapat kalian?
Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:
Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku

















