8 Perkembangan Donquixote Rosinante sang Corazon di One Piece

- Rosinante lahir sebagai Tenryubito dari keluarga Donquixote
- Kehilangan status bangsawan dan awal mula trauma hidupnya
- Memakan Buah Iblis Nagi Nagi no Mi dan pengorbanan terakhir Rosinante demi Law
Donquixote Rosinante atau Corazon adalah contoh karakter yang berkembang melalui penderitaan dan pilihan moral karena trauma dan kejadian masa lalu yang ia alami, bukan melalui kekuatan.
Ia hadir sebagai kontras langsung dari kakaknya, Doflamingo, dan menjadi salah satu figur paling berpengaruh dalam hidup Trafalgar Law. Berikut delapan tahap penting perkembangan karakter Rosinante alias Corazon di One Piece!
1. Lahir sebagai Tenryubito dari keluarga Donquixote

Rosinante lahir sebagai bagian dari keluarga Donquixote, mantan Tenryuubito yang hidup di puncak hirarki dunia di Mary Geoise.
Sejak kecil, ia mengenal dunia sebagai tempat di mana keluarganya dihormati tanpa syarat. Namun posisinya sebagai adik membuatnya lebih banyak mengamati daripada bertindak. Di fase ini, Rosinante masih polos dan belum memahami makna kekuasaan, tetapi ia sudah menunjukkan sifat lebih lembut dibandingkan Doflamingo yang agresif dan dominan.
2. kehilangan status bangsawan dan awal mula trauma hidupnya

Keputusan ayah mereka untuk meninggalkan status Tenryuubito mengubah hidup Rosinante secara drastis.
Ia menyaksikan langsung bagaimana kebencian masyarakat meledak menjadi kekerasan, menyebabkan keluarganya hidup dalam penderitaan dan kehilangan ibu mereka karena sakit-sakitan. Trauma ini membekas kuat pada Rosinante, bukan sebagai kemarahan, melainkan sebagai rasa takut dan empati.
Berbeda dengan Doflamingo yang memupuk dendam, Rosinante justru semakin menolak kekerasan.
3. Tumbuh sebagai pribadi yang pendiam dan tertutup

Seiring bertambahnya usia, Rosinante berkembang menjadi sosok yang tertutup dan cenderung kikuk, tetapi sangat peka terhadap penderitaan orang lain. Ia tidak memiliki ambisi kekuasaan dan tidak menikmati hidup sebagai kriminal.
Terutama setelah dia melihat kakaknya membunuh ayah mereka sendiri menggunakan senapan dari Trebol, dia semakin melihat kalau kekerasan bukanlah jalan keluar dari masalah yang ia hadapi.
Sifat inilah yang nanti membuatnya merasa terasing di dalam Donquixote Family, bajak laut yang dibentuk Doflamingo, namun sekaligus menjadi fondasi moral yang membedakannya dari kakaknya.
4. Ditemukan Sengoku dan menjadi Angkatan Laut

Setelah Doflamingo kembali ke Mary Geoise membawa kepala ayah mereka, Rosinante memilih jalan hidup yang berbeda, dia berkelana sendirian tanpa arah sampai akhirnya ditemukan oleh Sengoku.
Rosinante memilih jalan yang berlawanan dengan keluarganya dengan bergabung ke Angkatan Laut dan bekerja sebagai agen rahasia di bawah Sengoku. Keputusan ini bukan didorong oleh ambisi, melainkan rasa tanggung jawab untuk mencegah Doflamingo menyebarkan kehancuran lebih luas.
Ia rela hidup dalam kebohongan dan menyamar sebagai anggota Donquixote Family demi menghentikan kakaknya dari dalam.
5. Memakan Buah Iblis Nagi Nagi no Mi

Setelah menjadi Angkatan Laut dan mata-mata yang menyusup ke bajak laut Donquixote Family, Rosinante yang jadi Corazon itu memakan Buah Iblis Nagi Nagi no Mi.
Buah Iblis Nagi Nagi no Mi memberi Rosinante kemampuan menciptakan area tanpa suara, kekuatan yang sangat jarang digunakan secara ofensif. Kemampuan ini mencerminkan kepribadiannya yang tidak suka menonjol dan lebih memilih melindungi daripada menyerang.
Dalam banyak situasi, kekuatan ini digunakan Rosinante untuk menyembunyikan, menyelamatkan, dan mencegah kekerasan, bukan menciptakannya.
6. Pertemuan dan ikatannya dengan Trafalgar Law

Pertemuannya dengan Trafalgar Law menjadi titik balik emosional Rosinante. Melihat Law kecil yang menderita penyakit Amber Lead, Rosinante melihat cerminan dirinya sendiri, korban dunia yang kejam.
Hubungan mereka berkembang dari pelindung dan anak asuh menjadi ikatan emosional mendalam, di mana Rosinante berperan sebagai figur ayah yang sudah lama tak dimiliki Law.
Corazon juga sangat ingin menyembuhkan penyakit Law, dia membawa Law ke berbagai rumah sakit dan bahkan akan sangat marah ketika dokter di sana tidak mau menolong Law, sampai melakukan tindakan ekstrem dengan membakar rumah sakitnya.
7. Ope Ope no Mi jadi cara Corazon menolong Law

Harapan muncul ketika Donquixote Doflamingo mengabarkan keberadaan Ope Ope no Mi. Meski mengetahui niat asli Doflamingo adalah memanfaatkan Buah Iblis itu demi keabadian, Rosinante justru melihatnya sebagai satu-satunya jalan menyelamatkan Law.
Ia pun merencanakan pengkhianatan total, mencuri Ope Ope no Mi lebih dulu, menjauh dari Donquixote Family, dan menyelamatkan Law. Demi itu, ia kembali menghubungi Sengoku, membocorkan rencana Doflamingo, dan menjalankan aksi berbahaya sendirian.
Rosinante berhasil mencuri Ope Ope no Mi di Minion Island meski terluka parah. Dalam kondisi sekarat, ia memaksa Law memakan Buah Iblis tersebut demi memastikan kesembuhannya. Ia menyadari nyawanya tak akan tertolong, namun tetap tersenyum karena rencananya berhasil dan Law memiliki masa depan.
8. Pengorbanan terakhir Rosinante demi Law

Menyadari kematiannya tak terelakkan, Rosinante fokus pada satu hal terakhir, memastikan Law selamat. Ia menyembunyikan Law di dalam peti harta, menciptakan area senyap agar keberadaannya tak terdeteksi, lalu dengan sengaja menyerahkan diri sebagai pengalih perhatian.
Saat berhadapan langsung dengan Doflamingo, Rosinante mengakui pengkhianatannya dan memastikan kakaknya tahu bahwa Law telah memakan Ope Ope no Mi dan tidak akan pernah tunduk padanya.
Rosinante akhirnya ditembak mati oleh Doflamingo, namun ia bertahan cukup lama untuk memastikan Law benar-benar lolos. Ia meninggal dengan senyum, yakin bahwa anak yang ia selamatkan kini bebas dari penyakit, dari Doflamingo, dan dari takdir yang seharusnya menghancurkannya.
Pengorbanan Rosinante sangat membekas bagi Law, karena itu Law ingin membalas dendam ke Doflamingo yang nantinya sukses. Nah itu perkembangan Rosinante, bagaimana menurutmu?


















