Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
For
You

6 Kemiripan Luffy dengan Joy Boy di One Piece! Topi Jerami?

Joy Boy berbicara dengan Emet.
Joy Boy berbicara dengan Emet. (dok. Toei Animation/One Piece)
Intinya sih...
  • Pengisi suara Joy Boy adalah Urara Takano, pengisi suara Luffy di OVA One Piece: Defeat Him! The Pirate Ganzack.
  • Sama-sama pakai topi jerami: simbol yang diwariskan lintas generasi, membawa kebebasan, tawa, dan perubahan besar di dunia.
  • Hito Hito no Mi, Model: Nika: Joy Boy pemakan buah Nika sebelumnya, mampu mencapai Awakening Nika; paralel dengan Luffy yang memakan buah tersebut.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Hubungan antara Monkey D. Luffy dan Joy Boy terasa semakin sulit diabaikan.

Kita memang belum pernah melihat penampilan penuh Joy Boy karena dia masih diselimuti bayangan. Namun dari potongan-potongan informasi yang Oda taburkan, terutama di Egghead arc, satu hal jadi semakin jelas: Luffy bukan sekadar pewaris kekuatan Joy Boy, tapi cerminan dari dirinya.

Bukan hanya lewat Buah Iblis Nika, tapi juga lewat cara mereka mempengaruhi dunia, musuh, dan orang-orang di sekitarnya.

Apa saja kemiripan Luffy dan Joy Boy yang sudah bisa kita lihat sejauh ini?

Mari kita bedah satu per satu.

1. Pengisi suara yang bukan kebetulan

Joy Boy dan Emet 1.jpg
Joy Boy dan Emet One Piece

Joy Boy memang tidak disuarakan oleh Mayumi Tanaka, pengisi suara Luffy di serial TV.

Namun pilihannya sama sekali bukan acak.

Pengisi suara Joy Boy adalah Urara Takano, sosok yang pertama kali menyuarakan Luffy di OVA One Piece: Defeat Him! The Pirate Ganzack, sebelum serial TV One Piece resmi tayang.

Artinya, suara Joy Boy diisi oleh “Luffy versi paling awal” dalam sejarah One Piece.

Ini terasa seperti keputusan simbolis tim Toei Animation: Joy Boy bukan hanya leluhur kekuatan Luffy, tapi juga akar eksistensi Luffy itu sendiri, bahkan sampai ke level meta produksi. Jadi cocok juga memberi dia suara Proto-Luffy, Luffy versi sebelum tayang di TV.

Sebuah detail kecil, tapi sulit dianggap kebetulan.

2. Sama-sama pakai topi jerami

joy boy.jpg
Joy Boy One Piece

Ini salah satu kemiripan paling mencolok.

Dalam kilas balik Emet sang Robot Raksasa, siluet Joy Boy diperlihatkan dengan jelas mengenakan topi jerami, bentuknya sederhana, tapi langsung ikonik.

Topi jerami itu mirip dengan yang kini dikenakan Monkey D. Luffy.

Artinya, topi jerami bukan sekadar aksesori kebetulan atau barang sentimental milik Roger dan kemudian Shanks. Ia terasa sebagai simbol yang diwariskan lintas generasi.

Baik Joy Boy di masa lalu maupun Luffy di era sekarang, keduanya muncul sebagai figur pembawa kebebasan, tawa, dan perubahan besar di dunia... yang juga sama-sama memakai topi jerami. Unik.

3. Hito Hito no Mi, Model: Nika

Gear 5 Luffy Baseball. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda, Toei Animation/One Piece)
Gear 5 Luffy Baseball. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda, Toei Animation/One Piece)

“Joy Boy kembali!!” itu ucapan Zunesha ketika Luffy yang tadinya sudah dikira mati malah hendak bangkit lagi.

Yang menarik: genderang itu bukan milik Joy Boy lama, melainkan tanda kebangkitan Hito Hito no Mi, Model: Nika yang kini dimakan Luffy. Gak heran, Joy Boy di masa lalu memang adalah pemakan buah Nika sebelumnya. Dan Joy Boy memang dulu telah mencapai Awakening Nika juga.

Hal ini makin dikuatkan ketika Vegapunk membahas Joy Boy dalam video wasiatnya. Sosok yang ia tampilkan memiliki siluet yang sangat mirip Gear 5 Luffy.

Memang ada satu catatan penting: bisa saja Vegapunk tidak tahu rupa asli Joy Boy, dan secara visual ia menggunakan Luffy sebagai referensi modern untuk menjelaskan konsep Nika ke dunia.

4. Bajak laut

Gear 5 Nika
Gear 5 Nika

Monkey D. Luffy adalah salah satu dari sekian banyak bajak laut yang berlayar di era sekarang, era pasca kematian Gol D. Roger, ketika gelar Raja Bajak Laut sudah menjadi mimpi kolektif banyak orang.

Joy Boy juga bajak laut tapi agak beda.

Dalam video penjelasannya, Vegapunk mengungkap bahwa Joy Boy adalah bajak laut pertama dalam sejarah. Bukan sekadar kuat atau legendaris, tapi sosok yang mendefinisikan konsep “bajak laut” itu sendiri sebelum dunia mengenalnya seperti sekarang.

Dan di sinilah paralelnya terasa begitu kuat: dua sosok dari era berbeda, sama-sama bajak laut, sama-sama memakai topi jerami, dan sama-sama membawa kekuatan Nika, kekuatan yang identik dengan kebebasan dan tawa.

5. Bersahabat bukan hanya dengan manusia

Karakter yang Sudah Muncul, Tapi Masih Penuh Misteri di One Piece
Zunesha (dok. Toei Animation/One Piece)

Joy Boy di masa lalu tampaknya bukan hanya sosok legendaris yang kuat, tapi juga figur yang mampu menjalin ikatan lintas spesies dan eksistensi. Ia dekat dengan Zunesha, makhluk raksasa yang hidup melintasi abad, dan juga bersahabat dengan Emet sang Robot Raksasa, entitas buatan yang bahkan melampaui umur peradaban manusia.

Pola ini terasa sangat familiar… karena Luffy persis seperti itu.

Sejak awal cerita, Luffy memang punya kecenderungan alami untuk akrab dengan makhluk non-manusia. Ia bisa berteman dengan hewan seperti Ucy, banteng tempur di Dressrosa. Di Egghead, ia juga terlihat ceria dan santai berinteraksi dengan Emet, tanpa memandangnya sebagai sekedar senjata atau mesin.

Lebih dari itu, baik Joy Boy maupun Luffy tampaknya tidak pernah memandang ras sebagai pembatas. Beda dengan manusia awam yang diskriminatif.

Joy Boy pernah membuat janji besar dengan Poseidon pada eranya, meski pada akhirnya ia gagal menepatinya karena suatu tragedi yang belum sepenuhnya terungkap. Sementara Luffy? Ia secara nyata menyelamatkan Fish-Man Island, melindungi Shirahoshi, dan menghancurkan simbol penindasan yang selama ini menekan ras tersebut.

Keduanya sama-sama membawa satu sikap yang konsisten: bagi mereka, yang penting bukan spesies atau asal-usul, tapi siapa dirimu.

6. Voice of All Things

Joy Boy berbicara dengan Emet.
Joy Boy berbicara dengan Emet. (dok. Toei Animation/One Piece)

Satu detail kecil tapi sangat penting di Egghead arc adalah fakta bahwa Emet sang Robot Raksasa tidak bisa “didengar” oleh sembarang orang. Meski memiliki kehendak, emosi, dan ingatan, Emet bukan makhluk hidup biasa dan mayoritas karakter di One Piece tidak dapat menangkap suaranya sama sekali.

Namun ada pengecualian.

Luffy bisa mendengarnya berkat Voice of All Things (Suara Segala Sesuatu), kemampuan langka untuk mendengar “suara” dari makhluk dan benda yang melampaui bahasa normal.

Dan di sinilah kemiripan dengan Joy Boy menjadi tak terbantahkan.

Joy Boy di masa lalu jelas berinteraksi dengan Emet bukan sebagai alat atau senjata, tapi sebagai sahabat karib. Hubungan sedekat itu mustahil terjalin jika Joy Boy tidak mampu mendengar suara hati Emet. Artinya, Joy Boy juga adalah pengguna Voice of All Things, sama seperti Luffy sekarang.

Kemampuan ini bahkan terasa lebih langka dari Haoshoku Haki. Banyak raja dan monster dunia punya Haki Raja, tapi hanya segelintir sosok dalam sejarah, seperti Gol D. Roger, Kozuki Oden, Luffy, dan dulu sekali Joy Boy, yang mampu mendengar suara berbagai hal.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fahrul Razi Uni Nurullah
EditorFahrul Razi Uni Nurullah
Follow Us

Latest in Anime & Mange

See More

Pembahasan One Punch Man Bab 222, Debut Heroik Sang Idol!

20 Jan 2026, 13:00 WIBAnime & Manga