Enishi Yukishiro versi live action dan anime (dok. Warner Bros. Pictures/Rurouni Kenshin: The Final | dok. Studio Deen/Rurouni Kenshin: Trust & Betrayal)
Enishi adalah pengguna Watōjutsu, gaya pedang yang agresif, cepat, dan mematikan.
Walau versi film tidak menampilkan gerakannya se-ekstrem manga, gaya bertarung Enishi tetap terlihat sangat berbahaya. Ia menggabungkan teknik pedang dengan gerakan bela diri yang lincah dan tak terduga.
Di film, Enishi bahkan mampu menekan lawan selevel Kenshin Himura. Itu jelas bukan pencapaian kecil.
Ketika Sanosuke Sagara mencoba menghadapinya secara langsung, hasilnya pun cukup jelas: Sanosuke dibuat babak belur.
Namun di sisi lain, Zoro masih terasa lebih absurd secara fisik.
Versi live-action tetap mempertahankan beberapa pencapaian khasnya. Ia masih menggunakan Santoryu, gaya tiga pedang yang sangat jarang ada tandingannya.
Zoro juga memiliki stamina dan daya tahan yang luar biasa. Ia mampu menghadapi 100 pemburu bayaran Baroque Works di Whisky Peak sendirian. Bahkan di Little Garden, setelah hampir menjadi “patung lilin” akibat kemampuan Mr. 3, ia masih mampu bertarung dan berujung menebas Mr. 5. Pertarungan itu bisa jadi berakhir lebih cepat kalau saja kaki Zoro tidak sempat tertahan lilin.
Gaya bertarung Enishi yang cepat mungkin bisa mengejutkan Zoro di awal, tetapi tekanan ofensif dari tiga pedang Zoro juga bukan sesuatu yang mudah dihadapi.