Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Apakah Awakening Zoan One Piece Perlu Selaras dengan Tekad Buahnya?
Lucci vs Luffy Pertarungan Zoan One Piece
  • Artikel membahas teori bahwa Awakening Zoan di One Piece mungkin bergantung pada keselarasan antara tekad pengguna dan “kehendak” buah iblisnya, bukan sekadar kekuatan fisik atau latihan.
  • Contoh seperti Luffy, Lucci, Yamato, dan Kaku menunjukkan pola selaras dengan sifat buah mereka, sementara Kaido tidak menampilkan tanda Awakening karena karakternya bertentangan dengan makna buah naganya.
  • Meskipun belum ada konfirmasi resmi dari Oda, teori ini menyoroti bahwa kekuatan sejati Zoan bisa muncul saat pengguna benar-benar sejalan dengan jiwa buahnya sendiri.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Di dunia One Piece, ada pola visual yang menarik: sebagian pengguna Zoan yang mencapai Awakening sempurna memiliki selendang “awan” (hagoromo). Kita melihatnya pada Monkey D. Luffy, Rob Lucci, dan Kaku.

Tapi lalu ada pengecualian besar: Kaido sang Makhluk Terkuat di Dunia tak pernah diperlihatkan dengan ciri Awakening tersebut.

Apa pembeda mereka?

Mungkinkah Awakening Zoan memang menuntut keselarasan dengan “kehendak” buahnya?

Mari kita bedah.

1. Buah Zoan Punya Kehendak Sendiri

Gear 5 Luffy Baseball. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda, Toei Animation/One Piece)

Kita tahu dari cerita bahwa Zoan bukan sekadar kekuatan fisik. Mereka memiliki “kehendak.”

Contoh paling ekstrem adalah Hito Hito no Mi, Model: Nika, yang selama 800 tahun selalu “menghindari” Pemerintah Dunia. Fakta ini saja sudah menunjukkan bahwa Zoan, terutama Mythical Zoan, bukan entitas pasif.

Ini juga menjelaskan kenapa banyak objek atau senjata yang diberi Buah Iblis biasanya memakan Zoan. Zoan memberi “kehidupan”. Mereka seperti punya jiwa yang bisa menyatu dengan medium.

Kalau buahnya punya kehendak, masuk akal kalau Awakening bukan cuma soal latihan fisik… tapi soal sinkronisasi kehendak.

2. Pola: Awakened Zoan yang Selaras dengan Buahnya

Gear 5 Luffy Baseball. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda, Toei Animation/One Piece)

Kalau kita lihat pengguna yang jelas-jelas Awakened:

  • Lucci: Leopard adalah predator. Lucci sejak awal punya insting pemburu yang dingin dan sadis. Ketika ia bangkit ke Awakening, itu terasa natural. Ia memang sudah “hidup” seperti hewan buas bahkan sebelum transformasi.

  • Luffy: Buahnya adalah Nika, simbol kebebasan dan tawa. Sejak kecil, Luffy selalu menolak pengekangan dan membawa harapan lewat senyum. Gear 5 bukan perubahan karakter, itu amplifikasi dirinya yang paling otentik.

Menariknya lagi, Yamato memiliki bentuk yang menyerupai hagoromo. Jadi meski dia belum dikonfirmasi gamblang, fans banyak yakin dia sudah Awakened padahal Kaido tidak.

Buahnya, Ookuchi no Makami, adalah dewa pelindung. Dan Yamato sepanjang hidupnya ingin melindungi Wano. Karakter dan buahnya sejalan!

Kaku gimana?

Hmm.

Jerapah mungkin terlihat ramah dan jinah tapi sebenarnya punya kebiasaan unik, bertempur dengan mengayunkan kepala dan leher antara satu sama lain untuk menegaskan dominasi. Kaku sebenarnya mewakili aspek "terlihat jinak tapi bisa ganas" yang dibayangkan dari jerapah. Jadi kalau dipandang begini, dia masih selaras dengan buahnya sendiri.

3. Lalu Bagaimana dengan Kaido?

Kaido Membuat Badai Topan di One Piece

Nah, ini yang bikin teori ini menarik.

Kaido memakan Mythical Zoan naga timur, simbol kebijaksanaan, perlindungan, bahkan keilahian dalam mitologi Asia Timur.

Tapi Kaido adalah penghancur. Penjajah. Ia membangun kekuasaan lewat teror, bukan perlindungan.

Secara kekuatan, ia luar biasa. Transformasinya pun mengerikan. Tapi ia tidak pernah diperlihatkan mencapai bentuk Awakening dengan hagoromo seperti Luffy atau Lucci.

Apakah ini kebetulan?

Atau justru Kaido tidak pernah benar-benar “selaras” dengan buahnya?

Mungkin ia kuat karena memaksa kekuatan itu tunduk padanya. Tapi tidak sampai menyatuh sepenuhnya.

4. Jadi, apakah Awakening butuh keselarasan?

Lucci vs Luffy Pertarungan Zoan One Piece

Belum ada pernyataan eksplisit dari Eiichiro Oda bahwa keselarasan karakter dengan “jiwa” buah adalah syarat Awakening. Tapi pola yang terlihat sejauh ini cukup konsisten.

Zoan tampaknya bukan sekadar kekuatan yang bisa dipaksa bangkit lewat stamina dan latihan. Bisa jadi, ia membutuhkan titik temu antara kehendak buah dan tekad pemakannya.

Dan kalau teori ini benar, itu menambah satu lapisan menarik dalam sistem kekuatan One Piece: bukan cuma soal siapa yang paling kuat. Tapi siapa yang paling jujur pada dirinya sendiri.

Itu juga berarti Momonosuke, seorang shogun yang peduli pada negerinya, malah lebih mungkin mencapai Awakened Zoan dari kekuatan naganya ketimbang Kaido.

Walau entah apakah fakta Buah Iblisnya artifisial akan menghambatnya atau tidak.

5. Walau Jujur, Saya Akui Marco Kurang Cocok dengan Pola Ini

Marco (dok. Toei Animation/One Piece)

Tapi harus saya akui ada satu sosok yang kurang mewakili teori saya ini.

Marco.

Phoenix aspeknya adalah bijak dan baik. Marco sangat mewakili ini. Namun ia tak pernah memiliki hagoromo meski petarung veteran.

Apakah itu karena dia kurang ambisius, selalu lebih suka menjadi anak buah ketimbang kapten?

Ataukah ada aspek lain yang menghambat Awakening Marco ya?

Editorial Team