Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ngomong Selera Anisong dan J-Pop Lokal Bareng REDSHiFT, Kupas Anikura!
REDSHiFT (instagram.com/redshift_id)
  • REDSHiFT dan Adit membahas perubahan selera pendengar Anisong dan J-Pop lokal, di mana kini interaksi performer dan crowd jadi faktor penting dalam pengalaman event.
  • Adit mengungkap keinginannya berkolaborasi dengan musisi seperti J-Rocks atau RAN, serta membuat lagu electro pop bergaya Perfume bersama vokalis yang punya visi serupa.
  • Sebagai produser musik, Adit menekankan pentingnya memahami teori musik dasar, fokus pada satu DAW, serta memilih sample dan sound yang tepat untuk hasil produksi maksimal.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Setelah lahirnya unit REDSHiFT, kami bareng live performer dan producer-nya Adit ngobrolin selera Anisong dan J-Pop lokal! Seperti apa obrolan kami? Temukan di sini!

1. Variasi selera pendengar event lokal!

Q:⁠ ⁠Dengan segudang pengalaman bermusik, seberapa gede variasi selera anisong dan J-pop di komunitas dulu dan sekarang ini? Apa bedanya performing dengan audience sekarang sama audience yang dulu?

A: Personally speaking, I think crowd jaman dulu betulan dateng ke event for the DJ dan lebih welcome kalau sekali sekali dibawain lagu yang gak mainstream, bahkan buat di acara Jepangan umum. Kalau dibandingkan dengan sekarang, kayanya siapa DJ-nya (dan bahkan cara mainnya kaya apa) udah gak terlalu ngaruh terutama untuk di iven-iven Jepangan publik pada umumnya. Karena mayoritas crowd sekarang perlu di-push untuk interaksinya dengan performer, bringing in good MC / hypeman dan VJ yang bisa elevate experience-nya is just as important as the DJ itself.

Tapi biarpun begitu, kami juga notice sekarang lebih banyak circle anikura DJ yang bikin event yang memang spesifik buat enjoyer DJ anisong/internet music/EDM dan lainnya. Biasanya kalau event kaya gini yang dateng akan lebih appreciate dari sisi technical performance, flow dan selection lagu-lagunya gak mesti semua lagu populer, as long as the vibe is right. Very happy to see the scene is growing.

2. Serunya kolab sama siapa lagi?

Q: Dengan rangkaian kolaborasi yang udah kamu lakuin bersama beragam personality, siapa artist yang lagi pengen banget kamu ajak kolab?

A: Mungkin kalau bisa dapet kesempatan buat bikin official remix / arrange dari J-Rocks atau RAN akan happy banget sih (tertawa) Pengen juga bikin original song electro pop yang wholesome kayak releasannya Perfume yang lama-lama, cuma belum kepikiran mau bareng siapa. Kalau ada artist atau vocalist yang baca artikel ini dan punya vision yang sama boleh coba colek2 kami yah :D

3. Kalau belajar musik dari nol lagi...

Q: Kalau kamu kembali mulai belajar producing dari nol, sebagai music producer apa yang hal yang harus kamu pelajari paling dulu?

A: Basic music theory. Stick dengan 1 DAW yang kamu memang nyaman dan pelajarin plugin bawaannya, belajar sample/sound selection yang bagus supaya bisa lebih fokus di aspek kreatif production-nya dan mixing-nya gampang.

Apakah kamu juga punya tongkrongan buat dengerin lagu-lagu khas anikura dan juga REDSHiFT? Bagikan opinimu di kolom komentar!

Topics

Editorial Team

Related Article