10 Manga Bagus dengan Ending Kurang Nendang! Jadi Kecewa?

- Artikel membahas sepuluh manga populer yang dinilai memiliki ending mengecewakan meski ceritanya menarik dan kuat di awal hingga pertengahan.
- Beberapa judul seperti Attack on Titan, Bleach, dan The Promised Neverland disebut punya penutup mendadak atau kurang memuaskan bagi penggemar.
- Penulis menyoroti bahwa versi anime beberapa manga tersebut kadang memperbaiki atau justru memperburuk kesan terhadap ending aslinya.
Bayangkan kamu baca manga bagus. Kamu bertahun-tahun mengikuti perkembangan ceritanya.
Terus begitu bab akhirnya keluar, kamu malah kecewa karena ending-nya bagi kamu kurang nendang. Antara terasa hambar, di bawah ekspektasi, atau mungkin tidak sesuai selera.
Ada 10 manga bagus dengan ending kurang nendang. Apa saja? Ini daftar saya!
1. Attack on Titan

Mungkin kamu tahu meme yang memperlihatkan ilustrasi seekor kuda.
Kalau misalnya menggambarkan manga atau anime bagus dari awal sampai akhir, maka ilustrasi kuda itu utuh menyajikan gambar kuda yang memukau.
Tapi kalau misalnya menggambarkan manga atau anime yang ampas di pertengahan atau akhir, gambar kudanya pun kacau.

Untuk Attack on Titan, kalau kita umpamakan sebagai gambar kuda, itu gambarnya 90% bagus.
Tapi di bagian penutupnya, di bagian kepalanya yang jadi ujung kanan gambar, hasilnya mengecewakan.
Yang menakjubkan adalah kemudian dirilis juga adegan ekstra yang menggambarkan apa yang terjadi setelah ending. Adegan ekstra ini juga responsnya beragam, ada yang suka ada yang benci juga.
Setidaknya di versi anime ada beberapa perbaikan, seperti perubahan sedikit dialog Armin dan Eren yang membuat interaksi mereka terasa agak lebih baik.
2. Chainsaw Man (Part 2)

Chainsaw Man Part 1 sebenarnya berakhir dengan bagus. Ajaib tapi itu penutup yang bagus untuk serinya, dengan fans jadi penasaran akan gimana Part 2.
Tapi Part 2 ini...
Di satu sisi saya merasa Denji memang layak mendapat ending ini.
Di sisi lain kita seperti baru saja melewati banyak bab sebelum Fujimoto tiba-tiba memutuskan mengakhirinya di sana.
3. Yu Yu Hakusho

Saya sampai sekarang masih bingung melihat bagaimana manga Yu Yu Hakusho berakhir.
Jadi di bab 169, kita melihat pertarungan Urameshi lawan Yomi. Di halaman terakhir, pertarungan tampak mulai memanas.
Di bab 170, ternyata turnamen di alam iblis sudah berakhir. Yusuke lalu muncul dan menceritakan bagaimana Yomi menang, tapi karena Yomi kelelahan melawan Yusuke dia bisa kalah dari Kokou di ronde berikutnya.
Yep. Jadi penutup dari turnamen ini disajikan sepenuhnya dari cerita Yusuke saja.
Kemudian di bab-bab berikutnya kita disajikan kisah-kisah pendek soal karakter-karakter tertentu.
Secara keseluruhan, cara Togashi mengakhiri Yuu Yuu Hakusho ini seperti mengisyaratkan dia sudah lelah menyajikan cerita Urameshi lalu menutupnya begitu saja
4. Bleach

Sebenarnya, ending Bleach cukup bahagia.
Yang jadi masalah adalah ending itu muncul mendadak. Karena Tite Kubo disuruh menamatkan Bleach secepatnya, pertarungan puncak melawan Yhwach berakhir dengan terlalu mendadak.
Cara Yhwach kalah pun terasa aneh dan terlalu gampang.
Jadi penjahat yang selama berbab-bab sebelumnya disajikan sebagai ancaman yang mustahil dikalahkan tumbang dengan begitu saja.
Ada potensi bahwa versi anime Bleach: Thousand-Year Blood War mampu menyajikan ending yang lebih bagus. Mari kita nantikan.
5. The Promised Neverland

Ada beberapa alasan kenapa The Promised Neverland ini penutupnya mengecewakan. Antagonis yang pada akhirnya mengecewakan? Tokoh utamanya bisa meraih ending bahagia dengan relatif mudah?
Kekecewaan fans ini terutama terasa saat bab terakhir manganya rilis.
Sempat ada harapan kalau anime The Promised Neverland akan mencoba menyajikan ending berbeda. Itu adalah harapan utama fans saat animenya menghapus total alur Goldy Pond, bahwa itu pertanda mungkin animenya akan mengambil pendekatan ending berbeda.
Tapi ternyata versi animenya malah jadi lebih ampas lagi.
6. My Hero Academia

Ada beberapa alasan kenapa ending My Hero Academia terasa kurang disukai.
Deku memutuskan kembali menjadi hero setelah diberi power armor jadi salah satu hal yang menarik. Ini berarti Deku sebenarnya masih ingin jadi hero walau kehilangan kekuatan, tapi entah kenapa tidak melakukan tindakan nyata hingga teman-temannya patungan membuatkan dia power armor.
Ada juga faktor seperti Horikoshi seperti sengaja menghindari untuk menjelaskan apakah Deku dan Ochako jadian...
Dan juga pada akhirnya, Deku tak terasa menjadi hero terbaik di dunia.
Tapi ending ini terasa lebih oke dan bisa diterima ketika diolah ke dalam bentuk anime.
7. Jujutsu Kaisen

Mulai dari kekalahan Sukuna yang terasa mendadak, bab-bab epilog yang terasa belum mengungkap beberapa pertanyaan mengenai manganya, dan bab terakhir yang terasa usai begitu saja, Jujutsu Kaisen terasa sebagai satu lagi manga populer dengan ending kurang.
8. Tokyo Revengers

Tokyo Revengers ini brutal.
Endingnya yang kelewat bahagia bikin banyak momen di bab-bab sebelumnya jadi sia-sia.
Endingnya begitu buruk sampai reputasi manganya keseluruhan terasa terdampak.
9. Oshi no Ko

Untuk Oshi no Ko ini...
Endingnya bukan hanya mendadak. Cerita para karakternya juga terasa tak ada yang ditutup dengan baik.
Untung manga yang salah satu keunggulannya adalah kekuatan kepribadian dan interaksi karakternya, kelemahan itu terasa fatal.
Animenya masih memikat fans sampai artikel ini diperbarui, tapi reputasi manga-nya sih terasa benar-benar kena dampak dari ending yang aneh ini.
10. I am a Hero

I am a Hero adalah salah satu manga favorit saya. Permulaannya mungkin lambat, tapi begitu ancaman zombi mulai terasa dan situasi memburuk, manga ini berhasil memikat saya untuk baca terus.
Namun ending manganya terasa begitu saja.
Pertama di bab 259 Hiromi sepertinya membantu Hideo untuk tetap hidup dengan mempengaruhi pemikiran bersama para zombi. Ada beberapa penyintas selain Hideo bisa lolos, sementara Hideo tertahan di kota.
Kemudian beberapa bab setelah itu memperlihatkan situasi Hideo hidup di kota yang kini kosong. Para monster mendadak tak bergerak. Kita juga sempat diperlihatkan kondisi para penyintas lain yang bisa lolos.
Lalu setelah memperlihatkan keseharian lain Hideo di bab 264, manganya berakhir.
Apakah saya mungkin mengharapkan ending bahagia? Atau mungkin ending di mana manusia bisa membangun lagi peradaban seperti The Walking Dead?
Sebenarnya tidak juga. Tapi ending yang tersaji di I am a Hero ini terasa mendadak dan tidak memuaskan.
Itu 7 manga bagus dengan ending kurang nendang. Setuju gak? Sampaikan di kolom komentar!
Diterbitkan pertama 11 Juli 2021, diterbitkan kembali 27 Maret 2026.
![[QUIZ] Dari Pulau One Piece Pilihanmu, Kami Tahu Tempat yang Cocok Untukmu Melepas Stres](https://image.idntimes.com/post/20260412/upload_db92e56aa41a299795387651bb420315_5507c5bb-f4dc-48ab-be1f-2b84cd639420.png)


















