Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku
10 Karakter Anime yang Mungkin Bisa Menghentikan Zeno Dragon Ball

10 karakter anime ini berpotensi menghentikan Zeno, Omni-King Dragon Ball, sebelum memakai Erase untuk menghapus alam semesta atau lini masa.
Kandidat seperti Lelouch, Ainz, Daemon, Gremmy, Yhwach, dan Anti-Spiral dinilai mengandalkan kontrol pikiran, waktu, pantulan serangan, imajinasi, masa depan, atau realitas.
Ultimate Madoka, Anos Voldigoad, dan terutama Yogiri Takatou menempati peringkat teratas karena kemampuan mereka berhubungan dengan perubahan hukum realitas, penghancuran tatanan, serta mengakhiri eksistensi.
Karakter anime yang mungkin bisa menghentikan Zeno Dragon Ball tentu bukan sembarang petarung.
Bagaimana tidak? Sosok yang dikenal sebagai Omni-King ini memiliki kemampuan mengerikan untuk menghapus sebuah alam semesta beserta seluruh isinya dalam sekejap.
Bahkan, para Dewa Penghancur seperti Beerus saja terlihat begitu ketakutan ketika berada di hadapannya.
Namun, bagaimana kalau Zeno harus menghadapi karakter dari anime lain yang mempunyai kemampuan yang sama absurdnya?
Meski belum tentu bisa mengalahkan Zeno dalam pertarungan langsung, kemampuan mereka membuka berbagai kemungkinan menarik untuk menghentikan sang Omni-King sebelum menggunakan Erase.
Penasaran siapa saja? Yuk, kita bahas sepuluh karakter berikut berdasarkan mekanisme kekuatan masing-masing!
Perlu diingat, perbandingan ini merupakan teori crossover berdasarkan kemampuan yang diperlihatkan dalam cerita masing-masing, bukan hasil pertarungan resmi.
Table of Content
10. Lelouch vi Britannia – Code Geass

Lelouch (dok. Sunrise/ Code Geass: Lelouch of the Rebellion) Bayangkan seorang manusia biasa tanpa kekuatan penghancur planet justru punya kesempatan untuk menghentikan Zeno.
Terdengar mustahil? Namun, Lelouch vi Britannia dari Code Geass memiliki satu kemampuan yang membuat skenario tersebut cukup menarik.
Melalui Geass yang dikenal sebagai Power of Absolute Obedience, Lelouch bisa memberikan perintah yang harus dipatuhi oleh targetnya.
Syarat utamanya adalah melakukan kontak mata secara langsung, kemudian menyampaikan perintah secara verbal.
Jika kemampuan tersebut bekerja kepada Zeno, Lelouch secara teori dapat memerintahkannya untuk tidak pernah menggunakan Erase lagi.
Bahkan, ia tidak perlu mengalahkan Omni-King secara fisik karena tujuannya hanya menghentikan kemampuan penghancuran tersebut.
Namun, ada masalah besar. Geass Lelouch belum terbukti bekerja pada entitas seperti Zeno yang berada di luar sistem kekuatan Code Geass.
Belum lagi, Lelouch harus memastikan perintahnya aktif sebelum Zeno sempat bereaksi.
Karena sangat bergantung pada kondisi tersebut, Lelouch berada di posisi terbawah.
9. Zeref Dragneel – Fairy Tail

Zeref (dok. A-1 Pictures/ Fairy Tail) Zeref Dragneel merupakan salah satu penyihir paling mengerikan dalam Fairy Tail.
Setelah terkena kutukan Ankhseram, ia mendapatkan keabadian sekaligus kemampuan sihir hitam yang dapat mencabut nyawa makhluk hidup.
Salah satu kemampuan paling berbahayanya adalah Death Predation, yaitu gelombang sihir hitam yang dapat membunuh makhluk hidup di sekitarnya.
Zeref juga memiliki berbagai teknik penghancur lainnya, termasuk serangan Death Orb.
Menariknya, Zeref tidak harus selalu menggunakan pertarungan fisik untuk menghadapi musuh.
Ia bisa menyerang melalui sihir kematian yang memberikan ancaman berbeda dibandingkan ledakan Ki biasa dalam dunia Dragon Ball.
Jika Zeno dianggap sebagai makhluk hidup yang dapat dipengaruhi sihir kematian, Zeref secara teori punya kesempatan untuk menghentikannya sebelum Erase digunakan.
Namun, keabadian Zeref tidak otomatis membuatnya kebal terhadap penghapusan eksistensi.
Zeno pernah menghapus seluruh lini masa alam semesta Future Trunks, sehingga regenerasi atau keabadian belum tentu cukup untuk bertahan.
Dengan kata lain, peluang Zeref lebih bergantung pada efektivitas kutukan kematiannya daripada kemampuan bertahan hidupnya sendiri.
8. Ainz Ooal Gown – Overlord

Ainz Ooal Gown karakter Overlord (dok. Madhouse/Overlord) Kalau Zeno harus menghadapi penyihir yang memiliki begitu banyak kemampuan mematikan, Ainz Ooal Gown dari Overlord jelas menjadi salah satu kandidat menarik.
Sebagai penguasa Great Tomb of Nazarick, Ainz menguasai berbagai sihir tingkat tinggi, mulai dari pemanggilan makhluk undead, serangan penghancur, hingga manipulasi waktu.
Salah satu teknik yang paling cocok untuk menghadapi Zeno adalah Time Stop.
Melalui sihir tersebut, Ainz dapat menghentikan waktu dan membuat lawannya tidak bisa bergerak selama efeknya berlangsung.
Namun, ada satu batasan penting.
Dalam sistem sihir Overlord, serangan tidak dapat memberikan kerusakan langsung ketika waktu sedang berhenti.
Ainz harus mengatur aktivasi serangan agar efeknya muncul tepat setelah Time Stop berakhir.
Strategi ini pernah diperlihatkan ketika ia menggunakan kombinasi Time Stop dan Delay Magic: True Death untuk mengalahkan Gazef Stronoff.
Jika Zeno tidak memiliki ketahanan terhadap manipulasi waktu, Ainz mungkin bisa menghentikan gerakannya untuk sementara. Setelah itu, ia dapat mencoba menggunakan sihir kematian seperti Grasp Heart atau True Death.
7. Daemon – Boruto: Naruto Next Generations

Daemon (dok. Pierrot/Boruto: Naruto Next Generation) Jangan tertipu dengan penampilannya yang terlihat seperti anak kecil.
Daemon dari serial Boruto merupakan salah satu karakter paling berbahaya berkat kemampuan Shinjutsu bernama Reflection.
Daemon adalah manusia yang tubuhnya dimodifikasi menggunakan teknologi ilmiah oleh Amado.
Ia juga memperoleh kekuatan yang berasal dari DNA Shibai Otsutsuki, sosok Otsutsuki yang telah mencapai tingkat kekuatan menyerupai dewa.
Kemampuan Reflection membuat serangan atau niat membunuh yang ditujukan kepada Daemon dapat dipantulkan kembali kepada penyerangnya. Bahkan, semakin kuat niat membunuh musuh, semakin berbahaya pula efek pantulannya.
Sekarang bayangkan jika Zeno berniat menghapus Daemon menggunakan Erase.
Jika Reflection dapat memengaruhi penghapusan eksistensi, serangan tersebut secara teori justru berpotensi berbalik kepada Zeno sendiri.
Namun, kemampuan Daemon memiliki kondisi khusus.
Agar Reflection aktif, telapak tangannya harus menyentuh orang lain. Perlindungan tersebut juga dapat meluas kepada orang yang sedang disentuhnya.
Masalahnya, belum pernah diperlihatkan apakah Reflection bisa memantulkan kemampuan dengan skala sebesar Erase milik Zeno. Terlebih lagi, menghapus seluruh alam semesta berbeda dari serangan yang diarahkan kepada satu individu.
Meski demikian, Reflection tetap menjadi salah satu kemampuan pertahanan paling menarik dalam skenario crossover ini.
6. Gremmy Thoumeaux – Bleach

Gremmy Thoumeaux, si pengendali imajinasi ( Dok. Bleach: Brave Souls Official Website ) Bagaimana jadinya kalau seseorang bisa mengubah apa pun yang dibayangkannya menjadi kenyataan?
Itulah kemampuan mengerikan yang dimiliki Gremmy Thoumeaux, Sternritter dengan Schrift V, The Visionary, dalam Bleach: Thousand-Year Blood War.
Kemampuan tersebut membuat Gremmy bisa menciptakan berbagai benda dan fenomena hanya melalui imajinasi.
Dalam pertarungannya melawan Kenpachi Zaraki, ia bahkan mampu menciptakan meteor raksasa serta menjebak lawannya dalam kondisi menyerupai ruang hampa.
Kekuatan ini membuka kemungkinan menarik jika Gremmy harus menghadapi Zeno.
Ia bisa membayangkan penghalang, situasi yang menghambat gerakan Zeno, atau kondisi lain yang membuat sang Omni-King kesulitan menjalankan kehendaknya.
Bahkan, cara paling aman mungkin bukan menyerang Zeno secara langsung.
Mengingat Zeno menyukai permainan, Gremmy secara teori bisa menciptakan berbagai hiburan agar Omni-King kehilangan keinginan untuk menghancurkan sesuatu.
Namun, The Visionary tidak benar-benar tanpa batas.
Gremmy pernah kalah karena imajinasinya sendiri ketika mencoba memperoleh kekuatan fisik yang setara dengan Kenpachi, tetapi tubuhnya tidak mampu menanggungnya.
Karena itu, membayangkan Zeno menghilang belum tentu langsung membuatnya berhasil.
5. Yhwach - Bleach

Yhwach (dok. Pierrot/Bleach TYBW Part 4) Selain Gremmy, dunia Bleach masih memiliki sosok yang jauh lebih berbahaya, yaitu Yhwach.
Sebagai pemimpin Quincy dan antagonis utama Thousand-Year Blood War, ia mempunyai kemampuan yang dapat memengaruhi masa depan.
Kemampuan tersebut dikenal sebagai The Almighty.
Melalui kekuatan ini, Yhwach bukan hanya bisa melihat berbagai kemungkinan masa depan, tetapi juga mengubah masa depan yang dilihatnya.
Dalam pertarungannya melawan Ichigo Kurosaki, Yhwach memperlihatkan betapa sulitnya menghadapi musuh yang dapat mengubah hasil suatu peristiwa sebelum peristiwa tersebut benar-benar terjadi.
Nah, bagaimana jika kemampuan tersebut digunakan untuk menghadapi Zeno?
Secara teori, Yhwach dapat mencoba melihat masa depan ketika Zeno menggunakan Erase, lalu mengubah rangkaian peristiwa agar serangan itu tidak terjadi atau tidak mengenai dirinya.
Hal tersebut membuat Yhwach lebih menarik dibandingkan karakter yang harus menunggu serangan datang untuk melakukan pertahanan.
Namun, The Almighty juga memiliki batasan dan pernah berhasil diatasi melalui kondisi tertentu dalam ceritanya.
Selain itu, belum diketahui apakah kemampuan mengubah masa depan milik Yhwach dapat bekerja ketika Zeno menghapus seluruh timeline.
Jadi, manipulasi masa depan memberinya peluang untuk menghindari konflik sebelum penghapusan massal benar-benar terjadi.
4. Anti-Spiral – Tengen Toppa Gurren Lagann

Anti-Spiral (dok. Gainax/Tengen Toppa Gurren Lagann) Kalau mencari karakter anime dengan kemampuan berskala kosmis, Anti-Spiral dari Tengen Toppa Gurren Lagann jelas tidak boleh dilewatkan.
Ia mampu memanipulasi ruang, menciptakan fenomena kosmis, hingga menghadapi mecha raksasa dengan skala yang sulit dibayangkan.
Namun, bukan cuma kekuatan penghancurnya yang membuat Anti-Spiral berbahaya.
Ia juga memiliki teknik bernama Multiverse Labyrinth yang mampu menjebak kesadaran seseorang dalam berbagai kemungkinan realitas.
Korban teknik tersebut bisa kehilangan arah karena terus mengalami kemungkinan kehidupan yang berbeda, sementara tubuh aslinya tetap berada di tempat lain.
Bayangkan kalau Zeno terjebak dalam Multiverse Labyrinth sebelum sempat menggunakan Erase.
Alih-alih menghancurkan alam semesta, ia mungkin justru disibukkan oleh berbagai kemungkinan realitas yang terus berubah.
Anti-Spiral juga mempunyai kemampuan memanipulasi probabilitas, sehingga ia tidak harus mengandalkan pertarungan fisik untuk menghadapi lawan.
Namun, kemampuan tersebut bukan jaminan kemenangan.
Simon dan rekan-rekannya berhasil keluar dari Multiverse Labyrinth berkat Spiral Power, membuktikan bahwa jebakan ini masih bisa ditembus.
Meski begitu, dibandingkan karakter yang hanya mengandalkan satu serangan mematikan, Anti-Spiral mempunyai tingkat kekuatan yang lebih kuat untuk menghadapi ancaman berskala kosmis
3. Madoka Kaname – Puella Magi Madoka Magica

Homura Akemi karakter Puella Magi Madoka Magica (dok. Shaft/Puella Magi Madoka Magica) Siapa sangka, seorang gadis yang terlihat lembut justru memiliki kekuatan yang dapat memengaruhi hukum alam semesta?
Itulah yang terjadi kepada Madoka Kaname di akhir Puella Magi Madoka Magica.
Setelah mengetahui nasib tragis para Magical Girl, Madoka membuat permintaan yang mengubah seluruh sistem keberadaan Witch.
Ia ingin menghapus para Witch sebelum mereka lahir, termasuk dari masa lalu, masa kini, dan masa depan.
Permintaan tersebut membuat Madoka berubah menjadi Ultimate Madoka, sebuah eksistensi yang dikenal sebagai Law of Cycles.
Berbeda dari karakter yang sekadar menghancurkan sebuah planet atau alam semesta, Madoka telah memperlihatkan kemampuan untuk menulis ulang hukum yang mengatur suatu kenyataan.
Hal ini membuatnya menarik untuk dibandingkan dengan Zeno.
Jika Zeno mengancam akan menghapus sebuah alam semesta, Madoka secara teori dapat mencoba mengubah kondisi realitas yang berkaitan dengan ancaman tersebut.
Selain itu, keberadaannya sebagai entitas konseptual membuat cara menyerangnya tidak sesederhana menghadapi makhluk dengan tubuh fisik biasa.
Namun, ada perbedaan penting antara kemampuan yang sudah diperlihatkan dan kemungkinan crossover.
Perubahan realitas Madoka berasal dari permintaan khusus yang berhubungan dengan nasib Magical Girl. Belum ada bukti bahwa ia dapat membatalkan semua jenis penghapusan eksistensi.
Meski demikian, kemampuannya memengaruhi hukum alam semesta dan berbagai lini masa membuat Ultimate Madoka menjadi salah satu kandidat paling menarik dalam daftar ini.
2. Anos Voldigoad – The Misfit of Demon King Academy

Anos Voldigoad (dok. SILVER LINK./Maou Gakuin no Futekigousha) Anos Voldigoad mungkin menjadi salah satu karakter anime yang paling sering dibicarakan dalam perdebatan mengenai kekuatan tidak masuk akal.
Sebagai Demon King of Tyranny, ia mempunyai kekuatan penghancur dan kemampuan sihir yang berada jauh di atas makhluk biasa.
Salah satu senjata paling mengerikannya adalah Venuzdonoa, pedang penghancur yang mampu merusak reason atau tatanan logika yang mengatur suatu fenomena.
Dengan kemampuan tersebut, Anos bisa menghancurkan sesuatu yang tidak seharusnya dapat dihancurkan menggunakan serangan biasa.
Bahkan, aturan yang berkaitan dengan keabadian dan perlindungan tertentu dapat dilanggar oleh kekuatan pedangnya.
Selain Venuzdonoa, Anos juga memiliki Magic Eyes of Destruction yang mampu menghancurkan atau mengganggu sihir melalui tatapannya.
Nah, kalau Anos menghadapi Zeno, pertarungan mereka mungkin tidak akan ditentukan oleh siapa yang memiliki ledakan energi terbesar.
Justru pertanyaan utamanya adalah "Apakah Anos mampu menggunakan kekuatan penghancur miliknya untuk meniadakan mekanisme Erase? Sebelum Zeno menghapus keberadaannya?"
1. Yogiri Takatou – My Instant Death Ability Is So Overpowered

Yogiri Takatou karakter My Instant Death Ability is So Overpowered (dok. Okuruto Noboru/My Instant Death Ability is So Overpowered) Di posisi pertama ada Yogiri Takatou, protagonis My Instant Death Ability Is So Overpowered.
Kalau karakter lain membutuhkan berbagai teknik rumit untuk mengalahkan lawan, Yogiri justru memiliki kemampuan yang terdengar sangat sederhana: membuat targetnya mati hanya dengan pikiran.
Namun, kekuatan Yogiri sebenarnya jauh lebih mengerikan daripada sekadar membunuh makhluk hidup.
Instant Death miliknya dapat bekerja terhadap berbagai jenis target, termasuk makhluk supernatural yang sulit dibunuh dengan cara biasa.
Dalam versi light novel, kemampuan tersebut bahkan diperlihatkan dapat mengakhiri fenomena dan aspek nonfisik tertentu.
Yang bikin menarik, Yogiri juga mampu merasakan ancaman yang ditujukan kepadanya.
Hal tersebut memberinya kesempatan untuk merespons bahaya tanpa harus selalu melihat serangan musuh secara langsung.
Sekarang bayangkan jika Zeno berniat menggunakan Erase untuk menghapus Yogiri.
Apabila kemampuan Instant Death bekerja lebih dahulu, Yogiri secara teori bisa mengakhiri keberadaan Zeno sebelum penghapusan terjadi.
Bahkan, jika aturan kekuatannya berlaku terhadap kemampuan Erase, Yogiri berpotensi menghentikan fungsi penghancuran tersebut tanpa harus mengalahkan sang Omni-King secara fisik.
Dibandingkan kandidat lainnya, Yogiri memiliki mekanisme serangan yang paling langsung berkaitan dengan konsep mengakhiri keberadaan sesuatu. Itulah sebabnya ia menempati posisi pertama dalam daftar ini.
Nah, menurutmu siapa yang paling punya peluang menghentikan Zeno?
Apakah Yogiri dengan Instant Death, Anos dengan Venuzdonoa, atau justru Yhwach yang bisa mengubah masa depan? Atau kamu punya karakter anime lain yang kekuatannya lebih absurd dari mereka semua?
Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime dan manga, film, game, serta gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:
WA Channel: https://bit.ly/WAChannelDuniaku

















![[QUIZ] Geng Tokyo Revengers Mana yang Cocok Untukmu?](https://image.idntimes.com/post/20261005/asasadqwadaqwd_cbef640f-5c6f-496c-8fc5-dbba33308cc0.jpg)


