Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Install

5 Kemampuan Terkuat Beerus di Dragon Ball Super, Bukan Cuma Hakai!

6 min read
5 Kemampuan Terkuat Beerus di Dragon Ball Super, Bukan Cuma Hakai!
Beerus (dok. Toei Animation/Dragon Ball Super)
  • Beerus, Dewa Penghancur Universe 7, ditampilkan jauh melampaui Goku dan Z Fighters, dengan teknik yang mencakup penghancuran, pengendalian energi, refleks otomatis, serta serangan jarak jauh.

  • Hakai dan Energi Penghancur menjadi fondasi kekuatannya: keduanya dapat memusnahkan target, meski Hakai memiliki batas terhadap makhluk yang benar-benar abadi.

  • Beerus juga memakai Imperfect Ultra Instinct untuk menghindar, Energy Nullification untuk meredam benturan energi, dan Cataclysmic Orb sebagai serangan bola energi beruntun.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kemampuan terkuat Beerus menjadi salah satu alasan mengapa Dewa Penghancur Universe 7 ini begitu ditakuti.

Sejak kemunculan pertamanya di Dragon Ball Super, Beerus sudah memperlihatkan perbedaan kekuatan yang sangat jauh dibandingkan Goku dan para Z Fighters lainnya. Bahkan, ia mampu mengalahkan Goku dalam wujud Super Saiyan 3 hanya dengan beberapa serangan ringan.

Menariknya, kekuatan Beerus tidak hanya mengandalkan tenaga fisik atau ledakan Ki berdaya hancur besar.

Ia juga menguasai berbagai teknik yang dapat menetralisasi energi, menghindari serangan secara refleks, hingga menghapus keberadaan musuh dalam sekejap.

Lantas, apa saja kemampuan paling berbahaya yang dimiliki Beerus? Berikut lima kekuatannya!

  1. 1. Hakai

    Hakai Beerus.jpg
    Beerus menggunakan Hakai pada Zamasu (dok. Toei Animation/Dragon Ball Super)

    Di posisi pertama tentu saja ada Hakai, teknik paling ikonik sekaligus paling mengerikan yang dimiliki Beerus sebagai Dewa Penghancur Universe 7.

    Berbeda dari serangan energi biasa yang menghancurkan tubuh lawan, Hakai dapat menghapus keberadaan target sepenuhnya.

    Artinya, musuh tidak sekadar mengalami luka atau terbunuh melalui serangan fisik, tetapi benar-benar dimusnahkan.

    Salah satu contoh paling jelas terjadi ketika Beerus berhadapan dengan Zamasu, calon Supreme Kai dari Universe 10 yang memiliki rencana untuk memusnahkan seluruh makhluk fana.

    Setelah mengetahui niat jahat Zamasu, Beerus langsung menggunakan Hakai untuk menghapus keberadaannya.

    Hebatnya, ia tidak perlu melancarkan pertarungan panjang atau mengeluarkan ledakan energi besar untuk menghabisinya.

    Namun, Hakai bukan kemampuan yang otomatis bisa menghapus siapa pun tanpa pengecualian.

    Dalam manga, Beerus menjelaskan bahwa teknik penghancurannya tidak bisa digunakan begitu saja untuk membunuh makhluk yang benar-benar abadi.

    Hal ini penting karena tingkat efektivitas Hakai tetap bergantung pada kondisi target serta kemampuan penggunanya.

    Meski memiliki batasan, Hakai tetap pantas menempati posisi pertama.

    Pasalnya, teknik ini tidak hanya menawarkan daya hancur luar biasa, tetapi juga ancaman yang berbeda dari serangan Ki biasa.

    Bahkan, karakter sekuat Vegeta pun harus menjalani latihan khusus bersama Beerus untuk mempelajari cara menggunakan kekuatan penghancuran tersebut.

  2. 2. Energi Penghancur

    Energi Penghancur Beerus (dok. Toei Animation/Dragon Ball Z: Battle of Gods)
    Energi Penghancur Beerus (dok. Toei Animation/Dragon Ball Z: Battle of Gods)

    Sebagai Dewa Penghancur, Beerus memiliki akses terhadap energi penghancur yang jauh lebih berbahaya dibandingkan serangan Ki biasa.

    Kekuatan tersebut dikenal sebagai Energy of Destruction atau Power of Destruction.

    Berbeda dari ledakan energi biasa yang menghancurkan sesuatu melalui benturan, kekuatan penghancur berkaitan dengan kemampuan untuk memusnahkan target secara langsung.

    Beerus dapat memanfaatkan prinsip kekuatan ini untuk menghasilkan serangan dengan daya hancur besar.

    Bahkan, dalam manga Dragon Ball Super, ia memperlihatkan kepada Vegeta bahwa menghancurkan sebuah objek menggunakan teknik penghancuran dapat menghasilkan pelepasan energi yang sangat kuat.

    Hal tersebut terlihat ketika Beerus menghancurkan batu kecil saat melatih Vegeta.

    Meski objeknya tidak besar, energi yang dilepaskan tetap cukup kuat untuk mengejutkan Vegeta.

    Menariknya, latihan tersebut juga memperlihatkan bahwa kekuatan penghancur bukan sekadar soal memiliki Ki dalam jumlah besar. Penggunanya harus memahami cara kerja teknik tersebut agar mampu memanfaatkan potensi kehancurannya secara efektif.

    Karena itu, Energi Penghancur berada di posisi kedua. Kekuatan ini menjadi fondasi dari berbagai teknik penghancuran Beerus, termasuk Hakai yang merupakan salah satu penerapannya paling mematikan.

  3. 3. Imperfect Ultra Instinct

    Beerus.jpg
    Beerus (dok. Toei Animation/Dragon Ball Super: Beerus)

    Siapa bilang hanya Goku yang bisa menggunakan Ultra Instinct?

    Ternyata, Beerus juga memiliki pemahaman terhadap teknik tingkat tinggi tersebut, meskipun ia belum mampu menguasainya secara sempurna.

    Ultra Instinct merupakan teknik yang membuat tubuh bereaksi terhadap ancaman secara otomatis tanpa harus menunggu keputusan sadar penggunanya. Dengan kemampuan ini, seseorang bisa menghindari serangan secara lebih efisien, bahkan dalam situasi pertarungan yang sangat cepat.

    Bukti kemampuan Beerus terlihat dalam manga Dragon Ball Super bab 28, ketika para Dewa Penghancur bertarung dalam pertandingan demonstrasi sebelum Tournament of Power.

    Saat beberapa Dewa Penghancur menyerangnya secara bersamaan, Beerus berhasil menghindari berbagai serangan dengan pergerakan yang sangat cepat dan presisi. Bahkan, para dewa lainnya sempat kesulitan mengenai dirinya.

    Namun, Beerus belum menguasai Ultra Instinct sepenuhnya. Ia masih bisa terkena serangan, terutama ketika situasi pertarungan menjadi semakin kacau.

    Meski belum sempurna, kemampuan tersebut tetap menjadi salah satu keunggulan terbesar Beerus.

    Bayangkan saja, tanpa harus mengeluarkan serangan penghancur, ia sudah bisa membuat lawan kesulitan hanya untuk menyentuh tubuhnya.

  4. 4. Energy Nullification

    Beerus menghadapi Super Saiyan God Goku.jpg
    Beerus menghadapi Super Saiyan God Goku (dok. Toei Animation/Drgaon Ball Super)

    Bagaimana jadinya kalau serangan energi yang cukup kuat untuk mengancam alam semesta justru bisa dinetralkan begitu saja? Kemampuan inilah yang pernah diperlihatkan Beerus melalui Energy Nullification.

    Dalam pertarungannya melawan Super Saiyan God Goku, benturan kekuatan mereka menghasilkan getaran keras yang berpotensi menghancurkan Universe 7 apabila terus berlanjut.

    Situasi semakin berbahaya ketika energi dari serangan keduanya bertabrakan dan menghasilkan ledakan besar.

    Namun, Beerus berhasil menetralisasi energi yang terkumpul sebelum kehancurannya menyebar lebih jauh.

    Menariknya, kemampuan ini menunjukkan bahwa Beerus tidak hanya pandai menghancurkan sesuatu, tetapi juga memiliki pengendalian energi yang luar biasa. Ia bahkan bisa mencegah dampak dari benturan kekuatan yang sangat besar.

    Meski demikian, teknik tersebut tidak bisa langsung dianggap mampu membatalkan semua jenis serangan tanpa batas.

    Sejauh yang diperlihatkan, Beerus menggunakan kemampuan ini dalam situasi tertentu yang melibatkan benturan energi dengan Goku.

    Tetap saja, kemampuan menetralisasi energi sebesar itu menjadi bukti bahwa penguasaan Ki Beerus berada pada level yang sangat tinggi.

  5. 5. Cataclysmic Orb

    Cataclysmic Orb milik Beerus.jpg
    Cataclysmic Orb milik Beerus (dok. Toei Animation/Dragon Ball Super)

    Jangan tertipu dengan cara Beerus menggunakan teknik yang satu ini.

    Meski terlihat seperti sedang bermain bola, Cataclysmic Orb sebenarnya merupakan serangan energi yang memiliki daya hancur luar biasa.

    Melalui teknik ini, Beerus menciptakan bola energi berwarna ungu dengan bentuk menyerupai atom.

    Uniknya, ia bisa memantulkan bola tersebut menggunakan tangan, kaki, atau bagian tubuh lainnya sebelum meluncurkannya ke arah musuh.

    Kemampuan ini diperlihatkan ketika Beerus menghadapi Goku dalam wujud Super Saiyan God.

    Bukan cuma menghasilkan satu bola energi, Beerus juga mampu menciptakan banyak Cataclysmic Orb sekaligus untuk menyerang Goku secara beruntun.

    Meski begitu, teknik ini bukan berarti tidak bisa dihentikan.

    Goku terbukti mampu menghancurkan serangan tersebut menggunakan Kamehameha, memperlihatkan bahwa lawan dengan kekuatan energi yang cukup besar masih bisa mengatasinya.

    Walaupun berada di urutan terbawah, Cataclysmic Orb tetap menjadi serangan berbahaya.

    Apalagi, Beerus bisa menggunakannya untuk menekan pergerakan musuh dari berbagai arah tanpa harus selalu terlibat dalam pertarungan jarak dekat.

    Dari kelima kemampuan tersebut, Hakai memang menjadi teknik Beerus yang paling menakutkan. Namun, kemampuan seperti Imperfect Ultra Instinct dan Energy Nullification juga membuktikan bahwa Dewa Penghancur Universe 7 ini bukan sekadar petarung yang mengandalkan kekuatan besar.

    Nah, menurutmu, kalau Beerus benar-benar bertarung serius menggunakan seluruh kemampuannya, apakah Goku dengan Ultra Instinct sudah cukup kuat untuk menghadapinya? Atau justru masih ada kekuatan Beerus yang belum pernah diperlihatkan sepenuhnya?

    Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime dan manga, film, game, serta gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:

    Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku

    Tele: https://t.me/WargaDuniaku

    WA Channel: https://bit.ly/WAChannelDuniaku

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More