Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Install

Pembahasan One Piece 1196, Sanji Melawan... Ivankov?!

4 min read
Pembahasan One Piece 1196, Sanji Melawan... Ivankov?!
Sanji melawan Killingham dalam Wujud Ivankov. (Dok. Eiichiro Oda, Shueisha/One Piece)
  • Killingham memunculkan Ivankov sebagai sosok yang paling ditakuti Sanji, meski Sanji awalnya mengira mimpi buruknya berkaitan dengan keluarga Germa.

  • Sanji takut kepada Ivankov karena ia mampu melihat kelemahan Sanji, termasuk kebiasaan mengabaikan keselamatan diri saat bertarung.

  • Perkataan Ivankov membuat Sanji tampak lebih percaya diri, tetapi belum ada kepastian bahwa masalahnya sudah sepenuhnya terselesaikan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

One Piece bab 1196 melanjutkan pertarungan Sanji melawan Killingham di Elbaph!

Namun, ada hal menarik yang terungkap dalam bab ini. Setelah sebelumnya adegan dipotong tepat ketika Ivankov hendak menyampaikan sesuatu kepada Sanji, kini kita akhirnya mengetahui apa yang membuat Sanji begitu takut kepadanya.

Ternyata, masalahnya bukan sekadar pengalaman Sanji selama dua tahun di Kamabakka Kingdom!

Lalu, apa yang sebenarnya terjadi? Mari kita bahas!

  1. 1. Killingham mengeluarkan... Ivankov?!

    Sanji berhadapan dengan Killingham dalam wujud Ivankov pada panel manga One Piece karya Eiichiro Oda dan Shueisha.
    Sanji melawan Killingham dalam Wujud Ivankov. (Dok. Eiichiro Oda, Shueisha/One Piece)

    Pertarungan Sanji melawan Killingham yang diperkuat Omen masih berlangsung sengit.

    Sanji mampu mendaratkan serangan terhadap Killingham. Namun, kemampuan regenerasi lawannya membuat serangan tersebut belum cukup untuk mengakhiri pertarungan. Di sisi lain, tubuh Sanji yang telah diperkuat faktor keturunan Germa juga memiliki kemampuan regenerasi, meskipun Killingham menyoroti bahwa Sanji tetap mulai kelelahan.

    Pertarungan ini pun menjadi adu ketahanan yang tidak mudah dimenangkan.

    Namun, Killingham kemudian menggunakan kemampuannya untuk mengeluarkan sosok yang paling ditakuti Sanji.

    Dan sosok tersebut ternyata adalah... Emporio Ivankov!

    Yang menarik, Sanji sendiri tampak bingung. Ia mengira mimpi buruknya seharusnya menghadirkan Vinsmoke Judge atau saudara-saudaranya, mengingat perlakuan buruk keluarga Germa terhadap dirinya.

    Namun, justru Ivankov yang muncul.

    Killingham kemudian melebur dengan wujud Ivankov tersebut, membuat pertarungan ini semakin menarik.

    Mengapa Sanji justru takut kepada Ivankov? Apakah pengalaman traumatisnya di Kamabakka Kingdom ternyata menyimpan sesuatu yang lebih dalam daripada sekadar lelucon tentang masa lalunya?

  2. 2. Alasan sebenarnya Sanji takut kepada Ivankov

    Emporio Ivankov berdiri di tengah penduduk Kamabakka Kingdom dalam ilustrasi manga One Piece karya Eiichiro Oda.
    Emporio Ivankov dan Penduduk Kamabakka Kingdom. (Dok. Eiichiro Oda, Shueisha/One Piece)

    Ternyata, Sanji takut kepada Ivankov bukan semata-mata karena kepribadiannya yang eksentrik.

    Sanji justru mengakui bahwa Ivankov mampu melihat kelemahan yang selama ini ada dalam dirinya.

    “Ivankov!! Alasan aku takut padamu... adalah karena kau bisa melihat kelemahanku!”

    Bab ini kemudian memperlihatkan kembali pengalaman Sanji selama menjalani latihan di Kamabakka Kingdom.

    Bahkan ketika melawan salah satu master Newkama Kenpo, Sanji memiliki kebiasaan bertarung dengan membiarkan dirinya babak belur demi meraih kemenangan. Ia berhasil mengumpulkan 30 kemenangan, tetapi caranya bertarung justru memperlihatkan masalah yang lebih mendasar.

    Ivankov menegurnya karena bertarung membabi buta tanpa memedulikan keselamatan diri sendiri.

    Di sinilah inti persoalannya muncul.

    Menurut Ivankov, penduduk Kamabakka Kingdom memiliki sesuatu yang belum dimiliki Sanji: self-love, atau kemampuan untuk mencintai diri sendiri.

    Ivankov bahkan menegaskan bahwa seseorang tidak akan bisa mencintai orang lain jika ia tidak mampu mencintai dirinya sendiri. Ia juga mengingatkan bahwa cinta yang dibuktikan dengan kematian tidak ada gunanya.

    Perkataan tersebut terasa relevan dengan karakter Sanji selama ini.

    Sanji memang dikenal rela mempertaruhkan nyawanya demi orang lain. Ia sering menempatkan keselamatan teman-temannya di atas keselamatannya sendiri, bahkan sampai bersedia menanggung penderitaan sendirian.

    Sikap itu memang menunjukkan kebaikan hatinya. Namun, bab ini juga menyoroti sisi berbahayanya: Sanji terkadang bertindak seolah-olah dirinya sendiri boleh dikorbankan begitu saja.

    Pengalaman masa kecil bersama keluarga Vinsmoke mungkin turut memperburuk kecenderungan tersebut. Berulang kali dianggap tidak berguna oleh keluarganya meninggalkan luka mental yang tidak serta-merta hilang setelah konflik mereka di Whole Cake Island berakhir.

    Oda bahkan beberapa kali menunjukkan hinaan Judge di bab ini, menegaskan betapa hinaan itu masih mempengaruhi Sanji.

    Dengan demikian, masalah Sanji bukan sekadar bagaimana ia menghadapi musuh yang kuat.

    Ia juga harus belajar bahwa dirinya sendiri layak dicintai.

  3. 3. Apakah Sanji akhirnya memperoleh pencerahan?

    Sanji dalam ilustrasi One Piece chapter 1196, karya Eiichiro Oda yang diterbitkan resmi oleh Shueisha.
    Sanji One Piece 1196. (Dok. Eiichiro Oda, Shueisha/One Piece)

    Setelah mengingat kembali perkataan Ivankov yang selama ini ia pendam, secara ajaib wujud Ivankov yang dipanggil Killingham lenyap sendiri.

    Sanji kemudian terlihat duduk di atas atap, sementara Killingham berada di bawahnya.

    Posisi ini menarik karena secara visual Sanji tampak berada di atas lawannya. Ia juga menunjukkan keyakinan bahwa mulai saat itu, tidak ada lagi serangan Killingham yang akan mengenainya.

    Sanji kemudian menutup bab dengan perkataan tajam: “Sudah kubilang berhentilah merendahkan orang lain, dasar manusia kuda!!”

    Sikap Sanji di sini terasa lebih percaya diri. Ia bukan hanya kembali menghadapi Killingham, tetapi juga tampak lebih yakin terhadap kemampuannya sendiri.

    Apakah ini pertanda Sanji mulai mengatasi kecenderungannya untuk mengorbankan diri secara berlebihan?

    Kita memang belum bisa memastikan bahwa masalah tersebut sudah sepenuhnya terselesaikan. Namun, bab ini memberi Sanji kesempatan untuk menghadapi sesuatu yang lebih mendasar daripada sekadar musuh di medan perang: cara ia memandang dirinya sendiri.

    Jika Sanji benar-benar mulai memahami pesan Ivankov, perkembangan tersebut bisa berdampak besar terhadap cara ia bertarung ke depannya. Ia tetap bisa menjadi sosok yang rela berkorban demi teman-temannya, tetapi tanpa harus menganggap keselamatan dirinya sendiri sebagai sesuatu yang tidak penting.

    Lalu, bagaimana Sanji akan menerapkan pelajaran tersebut dalam pertarungan melawan Killingham?

    Menarik untuk melihat kelanjutannya di One Piece bab 1197!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More