Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
For
You

8 Fakta Menarik Sandman, Pelari dari Suku Lokal Steel Ball Run!

8 Fakta Menarik Sandman, Pelari dari Suku Lokal Steel Ball Run!
Sandman muncul di saat terakhir balapan pertama (Dok. Netflix/Steel Ball Run)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Sandman adalah pelari dari suku Indian yang mempelajari budaya kulit putih demi memahami musuhnya dan melindungi sukunya dari ancaman ekspansi bangsa asing.
  • Ia mengikuti ajang Steel Ball Run tanpa kuda, mengandalkan kecepatan luar biasa hingga 40 km/jam untuk memenangkan hadiah besar demi membeli kembali tanah sukunya.
  • Sandman memiliki Stand bernama In a Silent Way dengan kemampuan manipulasi suara, namun akhirnya tewas di tangan Johnny setelah pertarungan sengit dalam perburuan potongan mayat suci.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Sandman adalah salah satu karakter menarik Steel Ball Run karena ia diperlihatkan merupakan satu-satunya pelari yang ikut berlaga dalam ajang pacuan kuda tersebut. Ia bahkan menunjukka kalau kedua kakinya lebih dari cukup untuk melampaui para kuda tunggangan rivalnya dalam balapan.

Apa saja fakta menarik pemuda suku indian satu ini? Berikut pembahasannya!

Table of Content

1. Satu-satunya anggota suku Indian yang punya ketertarikan pada budaya luar

1. Satu-satunya anggota suku Indian yang punya ketertarikan pada budaya luar

Sandman dikejar sukunya - Steel Ball Run
Sandman dikejar sukunya (Dok. Netflix/Steel Ball Run)

Sandman berasal dari suku Indian yang saat itu mulai terdesak oleh ekspansi bangsa kulit putih.

Ia bisa dibilang sosok yang berpikiran progresif. Berbeda dari kebanyakan anggota sukunya, Sandman justru tertarik pada hal-hal seperti buku dan uang yang identik dengan budaya orang kulit putih dan umumnya dipandang negatif oleh kaumnya.

Namun, ketertarikan tersebut bukan berarti ia mengagungkan atau berpihak pada mereka. Sebaliknya, Sandman sadar bahwa bangsa kulit putih adalah ancaman bagi tanah dan masa depan sukunya.

Karena itulah, ia memilih untuk mempelajari bahasa, kebiasaan, serta cara berpikir mereka. Tujuannya bukan untuk meniru, melainkan untuk memahami musuhnya secara lebih mendalam.

Bagi Sandman, pengetahuan adalah senjata. Dengan memahami lawannya, ia berharap bisa menemukan cara terbaik untuk melindungi sukunya dari ancaman yang terus mendekat.

2. Sangat menyayangi kakak perempuannya

Kakak perempuan Sandman - Steel Ball Run
Kakak perempuan Sandman (Dok. Shueisha/Steel Ball Run)

Sandman sendiri memiliki seorang kakak perempuan.

Berbeda dengan anggota suku lain, Sandman begitu menyayangi saudaranya tersebut. Ia bahkan cuma mau bertukar pikiran dengan sang kakak mengingat budaya kulit putih adalah hal tabu di kalangan suku mereka.

Bahkan di momen terakhir hidupnya, Sandman hanya mencemaskan kakaknya yang akan ditinggalkan untuk selamanya.

3. Berambisi memenangkan Steel Ball Run demi hadiah uang

Sandman membaca info Steel Ball Run - Steel Ball Run
Sandman membaca info Steel Ball Run (Dok. Netflix/Steel Ball Run)

Sama seperti para joki lainnya, Sandman tertarik mengikuti Steel Ball Run karena hadiah uangnya yang sangat besar.

Bahkan, diberitakan bahwa perlombaan tersebut menawarkan hadiah sebesar 50 juta dolar bagi siapa pun yang berhasil menjadi pemenang.

Bagi Sandman, angka itu bukan sekadar iming-iming kekayaan. Ia melihatnya sebagai peluang besar untuk mengubah nasib sukunya. Dengan uang sebanyak itu, ia berharap bisa membeli kembali tanah yang seharusnya menjadi hak milik kaumnya.

4. Satu-satunya peserta yang cuma bermodal kaki dalam ajang pacuan kuda

Sandman muncul di saat terakhir balapan pertama - Steel Ball Run
Sandman muncul di saat terakhir balapan pertama (Dok. Netflix/Steel Ball Run)

Meski disebut sebagai balapan kuda, Steel Ball Run sebenarnya merupakan perlombaan bebas.

Artinya, peserta tidak dibatasi hanya menggunakan kuda. Berbagai metode transportasi darat tetap diperbolehkan, sehingga ada yang memilih memakai unta, bahkan kendaraan seperti mobil.

Di antara semua peserta, Sandman menjadi kasus paling unik. Ia sama sekali tidak mengandalkan tunggangan, melainkan berlari dengan kakinya sendiri.

Keputusan ini justru memberinya keunggulan tersendiri. Dengan mobilitas tersebut, Sandman bisa melewati jalur-jalur sempit dan mencari jalan pintas yang bahkan tidak dapat dilalui oleh kuda sekalipun.

5. Kemampuan berlarinya sangat di luar nalar

Sandman, si pelari marathon dari suku lokal - Steel Ball Run
Sandman, si pelari marathon dari suku lokal (Dok. Netflix/Steel Ball Run)

Sebagai seorang pelari, kemampuan Sandman memang jauh melampaui manusia pada umumnya.

Saat diukur, kecepatannya disebut mampu mencapai 30–40 km/jam, angka yang bahkan sulit dibayangkan, bahkan untuk atlet profesional sekalipun.

Kecepatan luar biasa ini berasal dari teknik berlari yang berbeda dari kebanyakan orang. Sandman menggunakan tumit sebagai titik tumpu untuk menghasilkan dorongan ke belakang, menciptakan hentakan yang lebih efisien dalam setiap langkahnya.

Dengan teknik tersebut, ia mampu menjaga momentum larinya secara konsisten, seolah bisa terus bergerak tanpa cepat mengalami kelelahan.

6. Memiliki Stand bernama In a Silent Way

Sandman dan In a Silent Way - Steel Ball Run
Sandman dan In a Silent Way (Dok. Shueisha/Steel Ball Run)

Sandman sendiri memiliki Stand yang bernama In a Silent Way.

Stand ini memiliki kemampuan yang berpusat pada manipulasi suara. Yang pertama adalah skill memasukkan suara pada obyek sehingga menciptakan kondisi yang diinginkan si pengguna.

Contohnya, jika Sandman ingin meledakkan seseorang, ia tinggal menaruh suara ledakan pada obyek yang akan jadi umpan jebakannya. Begitu target menyentuh, maka benda tersebut akan benar-benar meledak.

Ia juga bisa membuat konstruk dari suara. Sandman diketahui bisa membentuknya menjadi makhluk mandiri dengan efek suara tertentu, atau bahkan menciptakan efek suara tiga dimensi yang menyerupai huruf tertentu. Konstruksi ini dapat bergerak, bahkan terbang menuju target untuk menyerang. Berbeda dengan penyimpanan suara, konstruksi suara dapat memilih target yang akan terkena efeknya sesuai kehendak Sandman.

7. Tewas di tangan Johnny

Sandman tewas - Steel Ball Run
Sandman tewas (Dok. Shueisha/Steel Ball Run)

Kejadiannya sendiri terjadi ketika Sandman akhirnya direkrut secara resmi oleh Funny Valentine untuk memburu potongan mayat suci dengan hadiah hak atas tanah untuk sukunya.

Dalam pertarungan tersebut, Sandman berhasil membuat Gyro terluka parah sampai pengguna Spin itu tak bisa bertarung lagi. Namun sayangnya, ia membuat kesalahan saat menghadapi Johnny.

Johnny yang saat itu berhasil mempelajari Golden Rectangle berhasil menciptakan kemampuan baru Tusk, ACT 2 yang membuat lubang tembakan yang diciptakan akan bergerak secara otomatis mengejar targetnya dan akan sangat berbahaya jika sampai mengenai jantung.

Sandman sendiri mati akibat tembakan jarak dekat Johnny di bagian leher.

8. Disuarakan Masaaki Mizunaka

Sandman, peserta yang tak memakai kuda - Steel Ball Run
Sandman, peserta yang tak memakai kuda (Dok. Warner Bros. Japan Anime/STEEL BALL RUN JoJo’s Bizarre Adventure)

Karakter Sandman sendiri disuarakan Masaaki Mizunaka.

Selain Sandman, ia juga mengisi karakter Ariko Rikimatsu dari Golden Kamuy, Lu Wutang dari Sakamoto Days, Lax dari Sword Art Online Alternative: Gun Gale Online II, dan Kasukabe Hayato dari Megami no Café Terrace.

Itulah daftar fakta menarik Sandman, si pelari yang berlaga dalam Steel Ball Run.

Bagaimana menurut kalian?

Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:

Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku

Tele: https://t.me/WargaDuniaku

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fahrul Razi Uni Nurullah
EditorFahrul Razi Uni Nurullah
Follow Us

Latest in Anime & Mange

See More