Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Install
For
You

4 Dewa yang Disebut di Skypiea Arc One Piece! Relevan di Final Saga?

4 Dewa yang Disebut di Skypiea Arc One Piece! Relevan di Final Saga?
Shandora (dok. Toei Animation/One Piece)
Intinya Sih
  • Empat dewa disebut dalam ritual pengorbanan Mousse di Skypiea: Dewa Matahari, Dewa Hutan, Dewa Bumi, dan Dewa Hujan, yang mencerminkan kepercayaan kuno suku Shandia.
  • Dewa Matahari dikaitkan dengan kekuatan Sun God Nika milik Luffy, sementara Dewa Hutan dan Dewa Bumi muncul kembali dalam teks The Harley dengan makna lebih gelap dan simbolis.
  • Dewa Hujan menjadi sosok paling misterius karena belum muncul atau dijelaskan lebih lanjut, menimbulkan tanda tanya tentang perannya di kisah Final Saga One Piece.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Mari kita mundur ke One Piece bab 287.

Saat para Shandia berusaha mengatasi wabah penyakit yang telah merenggut banyak nyawa, mereka memutuskan melakukan pengorbanan ritual. Korbannya adalah wanita tercantik di desa mereka: Mousse, putri Kalgara.

Ketika Mousse diantar menuju altar persembahan, beberapa nama dewa disebutkan. Dulu mungkin terasa seperti bagian kecil dari worldbuilding saja. Terutama karena Shandia tampaknya percaya bahwa Kashigami, yang hanya ular besar biasa, adalah sosok yang mewakili empat elemen ini: Dewa Matahari, Dewa Bumi, Dewa Hujan, Dewa Hutan.

Tapi beberapa dewa ini kemudian disebutkan di The Harley... dan kita terasa harus menyorot konsep ini lagi.

1. Dewa Matahari

Dewa Matahari Nika. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda/One Piece)
Dewa Matahari Nika. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda/One Piece)

Dewa Matahari terasa memiliki posisi yang sangat penting dalam kepercayaan Shandia.

Mousse bahkan menenangkan ibunya dengan mengatakan bahwa dirinya akan “berjumpa dengan Dewa Matahari.” Yep. Dari semua aspek Kashigami, yang Mousse sebut adalah bagian "Dewa Matahari."

Nama Dewa Matahari juga kembali disebut ketika Mousse dibawa menggunakan perahu menuju altar persembahan.

Yang menarik, ratusan tahun kemudian, Shandia dan seluruh Skypiea justru diselamatkan oleh Monkey D. Luffy, sosok yang ternyata memiliki kekuatan Sun God Nika.

Karena itu, banyak fans merasa Oda mungkin sudah menanam benih konsep “Dewa Matahari” sejak sangat awal di cerita.

2. Dewa Hutan

Teori Imu Dewa Hutan. (Dok. Eiichiro Oda, Shueisha/One Piece)
Teori Imu Dewa Hutan. (Dok. Eiichiro Oda, Shueisha/One Piece)

Dewa Hutan adalah salah satu nama dewa yang disebut saat ritual pengorbanan Mousse berlangsung.

Menariknya, konsep Dewa Hutan kembali muncul dalam mural The Harley di Elbaph.

Namun sosok ini justru terasa jauh lebih menyeramkan dibanding gambaran dewa pelindung biasa.

Dalam teks The Harley, Dewa Hutan disebut sebagai sosok yang “menjinakkan iblis.” Hal ini memunculkan berbagai teori dari fans.

Ada yang menduga bahwa Dewa Hutan mungkin berkaitan dengan Imu, terutama karena para pengikut utamanya seperti Gorosei memiliki transformasi yang mirip yokai atau iblis dalam folklor Jepang.

Dan ketika Imu mewujud di Elbaph... dia memang membuat pepohonan sempat memiliki wajah dan bersuara. Seakan keberadaannya saja berdampak pada elemen kayu.

3. Dewa Bumi

Dewa Bumi juga termasuk salah satu dewa yang disebut menjelang pengorbanan Mousse.

Dan sama seperti Dewa Hutan, konsep ini kembali muncul di The Harley.

Dalam bagian “Dunia Pertama,” tertulis:

“Di dalam Bumi, terdapat api. Umat manusia tunduk pada ketamakan dan menyentuh matahari terlarang. Mereka yang diperbudak berdoa dan Dewa Matahari muncul. Dewa Bumi mengamuk, dan dengan ular api nerakanya menyelimuti dunia dengan kematian dan kegelapan.”

Kalau Dewa Bumi yang disebut di The Harley memang sama dengan yang dipercaya Shandia, maka sosok ini jelas bukan entitas yang bersifat damai.

Bahkan, Dewa Bumi justru digambarkan sebagai kekuatan destruktif yang membawa kehancuran besar ke dunia.

Dan tentu saja, frasa “ular api neraka” langsung membuat fans bertanya-tanya apakah ada kaitannya dengan senjata kuno, naga, atau bahkan makhluk raksasa tertentu di masa lampau.

4. Dewa Hujan

Dewa Hujan adalah dewa terakhir yang disebut dalam ritual di bab 287.

Namun dibanding nama-nama lain, sosok ini masih menjadi misteri terbesar.

Sejauh ini, Dewa Hujan belum benar-benar muncul di cerita modern One Piece dan juga belum disebut dalam teks The Harley.

Karena itu, belum jelas apakah Oda memang sedang menyimpan peran besar untuk Dewa Hujan di Final Saga… atau nama ini hanya bagian dari kepercayaan kuno Shandia tanpa kaitan lebih jauh.

Atau jangan-jangan sosok dewa ini juga akan segera muncul atau disebut?

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fahrul Razi Uni Nurullah
EditorFahrul Razi Uni Nurullah
Follow Us

Related Articles

See More