Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Install
For
You

Kenapa Yami Memilih Mundur dari Posisi Kapten Black Bull Black Clover?

Kenapa Yami Memilih Mundur dari Posisi Kapten Black Bull Black Clover?
Asta dijambak Yami (Dok. Shueisha/Black Clover)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Yami memutuskan mundur dari posisi kapten Black Bull dan memilih menjadi Ksatria Sihir biasa setelah pertempuran terakhir melawan Lucius.
  • Alasan utama Yami mundur karena ia merasa canggung jika harus menjadi bawahan Asta yang kini menjabat sebagai Kaisar Sihir, serta tetap ingin setia pada Julius.
  • Posisi kapten Black Bull kemudian diserahkan kepada Nacht, wakil kapten yang dinilai paling kompeten meski kesulitan mengendalikan anggota timnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Seperti yang kita tahu, Yami merupakan salah satu karakter yang paling berkontribusi selama pertempuran terakhir melawan Lucius. Namun di akhir cerita, ia diceritakan sudah meninggalkan jabatannya selaku kapten tim Black Bull.

Kenapa Yami memilih mundur dari posisinya? Begini penjelasannya!

1. Di akhir cerita, Yami terungkap mundur dari jabatan kapten dan menjadi Ksatria Sihir biasa

Ichika berpamitan kepada Yami dan Charlotte dalam panel manga Black Clover dengan ekspresi hangat dan suasana emosional.
Ichika pamit ke Yami dan Charlotte (Dok. Shueisha/Black Clover)

Hal ini terungkap pada saat pelepasan Ichika yang akan pulang kampung.

Di situ, Asta baru mengetahui Yami telah menjalin hubungan dengan Charlotte dan mengucapkan selamat. Masalahnya, dia menambahkan dirinya belum terbiasa melihat si cantik dan si buruk rupa bersanding.

Gara-gara itu, Asta dijambak Yami yang jengkel. Pada momen tersebut, pria itu sempat mengatakan dirinya akan selalu menganggap Asta sebagai bocah meski sudah menjadi Kaisar Sihir.

Yami juga berkata dirinya telah mengundurkan diri dari posisinya sebagai kapten dan fokus sebagai Ksatria Sihir biasa.

2. Alasannya sendiri karena dia tak sudi jadi bawahan Asta

Asta dijambak oleh Yami sambil membuat ekspresi kaget, sementara di panel lain Asta tersenyum lebar bersama seorang wanita berjubah biarawati.
Asta dijambak Yami (Dok. Shueisha/Black Clover)

Ada alasan mengapa Yami memilih mundur dari posisinya setelah Asta menjadi Kaisar Sihir.

Yami rupanya kurang nyaman jika harus menjadi bawahan Asta. Bagaimanapun, dulu Asta adalah anak buahnya sejak awal cerita dimulai. Perubahan status di antara mereka tentu membuat dinamika hubungan keduanya terasa canggung, terutama dalam urusan jabatan.

Selain itu, sejak awal Yami memang terlihat lebih menaruh loyalitasnya pada Julius, sosok yang pertama kali menerima dirinya di Kerajaan Clover. Karena itu, setelah kursi Kaisar Sihir berganti, Yami memilih tetap melindungi kerajaan yang dicintai Julius sebagai Ksatria Sihir biasa.

3. Jabatan kapten Black Bull sendiri diserahkan ke Nacht

Nacht berdiri di ruangan gelap dengan ekspresi marah, sementara Magna dan Luck terlihat terkejut di depan dinding yang retak.
Nacht marah karena ulah Magna dan Luck (Dok. Shueisha/One Punch Man)

Nah, jika jabatan kapten Black Bull kosong usai ditinggal Yami, siapa penggantinya?

Untungnya, Yami punya wakil yang bisa dibilang sangat kompeten. Sosok yang bahkan jauh lebih dingin daripada Yami saat memerintah kelompok.

Yah, dia adalah Nacht, sang wakil kapten. Keputusan Yami sendiri terbilang tepat mengingat Nacht punya pengalaman lebih jika dibanding dengan para anggota lainnya.

Hanya saja, Nacht sendiri tampaknya malah berakhir pusing sendiri karena para bawahannya diperlihatkan tetap bertindak di luar kendalinya.

Itulah penjelasan kenapa Yami mundur dari jabatan kapten Black Bull.

Bagaimana menurut kalian?

Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:

Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku
Tele: https://t.me/WargaDuniaku

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fahrul Razi Uni Nurullah
EditorFahrul Razi Uni Nurullah
Follow Us

Related Articles

See More