Kenapa Gojo Satoru Disegel, Bukannya Dibunuh? Ini Situasinya!

Alasan terungkap saat permulaan Culling Game

Kenapa Gojo Satoru Disegel, Bukannya Dibunuh? Ini Situasinya!

Meskipun terkenal sebagai sebagai penyihir terkuat di dunia Jujutsu Kaisen, Gojo Satoru juga pernah merasakan hal yang disebut dengan kekalahan.

Pertama, saat ia pertama kali dijatuhkan oleh Fushiguro Toji karena kemampuan fisik serta ketiadaan energi kutukan yang membuatnya susah dilacak. Lalu yang terakhir adalah saat ia disegel oleh Kenjaku.

Yang menjadi pertanyaan, mengapa Gojo tak dibunuh sekalian melainkan hanya disegel?

Simak pembahasannya berikut ini!

Baca Juga: 5 Alasan Kenapa Gojo Satoru Sangat Kuat di Dunia Jujutsu Kaisen

1. Melawan Gojo secara langsung merupakan hal sia-sia

Kenapa Gojo Satoru Disegel, Bukannya Dibunuh? Ini Situasinya!Dok. Studio Mappa

Sudah menjadi rahasia umum kalau peluang kemenangan melawan Gojo Satoru itu mendekati nol persen.

Buktinya? Jogo yang saat itu masih sombong malah dijadikan samsak saat ia ingin mencoba bertarung melawan Gojo. Hanami menjadi korban tewas saat bertempur dengan pria tersebut di stasiun Shibuya.

Hal inilah yang mendasari pemikiran Kenjaku bahwa para kutukan tak akan pernah bisa memenangkan pertempuran dengan para penyihir jika harus melawan Gojo secara langsung.

Makanya ia sempat menekankan bahwa salah satu syarat kemenangan kelompok mereka adalah membuat Gojo tak bisa bergerak, bukan membunuhnya secara langsung.

2. Kenjaku tak mau direpotkan oleh kemunculan pewaris Six Eyes baru di masa depan

Kenapa Gojo Satoru Disegel, Bukannya Dibunuh? Ini Situasinya!Dok. Studio Mappa

Menurut Tengen, Kenjaku sering sekali menghadapi masalah dengan para pemilik Six Eyes di masa lalu. Konon, ia sendiri sudah beberapa kali membunuh keturunan klan Gojo yang kebanyakan belum mencapai umur dewasa.

Namun, ia malah terus direpotkan oleh para pewaris baru yang terus muncul sehingga memilih mengubah metodenya dari membunuh menjadi menyegel secara permanen.

Alasannya sendiri karena ia yakin bahwa Six Eyes hanya akan terus berpindah ke generasi baru di masa depan sehingga upaya pembunuhan justru menjadi sia-sia.

Dari situlah, Kenjaku menyiapkan segala macam strategi dari mencuri jari Sukuna, mendapatkan Prison Realm dan memilih tempat dan waktu pertarungan yang menguntungkan rencananya.

Alhasil, rencana Kenjaku pun berhasil sehingga ancaman dari Six Eyes tidak akan pernah ada selama Gojo masih hidup dalam segel tersebut.

3. Siklus penyatuan Tengen dengan wadah Bintang Plasma baru tidak akan pernah terulang jika Gojo tersegel dalam keadaan hidup

Kenapa Gojo Satoru Disegel, Bukannya Dibunuh? Ini Situasinya!mangaplus.shueisha.co.jp/Jujutsu Kaisen

Dalam bab 145, Tengen sempat menjelaskan bahwa ia, manusia wadah Bintang Plasma dan Six Eyes terhubung oleh siklus takdir. Intinya, setiap pemilik Six Eyes ditakdirkan akan mengantarkan wadah baru untuk menyatu dengan Tengen pada setiap zamannya.

Namun karena kemunculan Toji dengan Heavenly Restriction miliknya, siklus tersebut langsung hancur sehingga penyatuan Tengen dengan wadah barunya jadi gagal total.

Hal inilah yang membuat karakteristik tubuh Tengen yang semula masih seperti manusia perlahan mendekati komposisi tubuh para kutukan. Kondisi inilah yang diincar Kenjaku demi memuluskan rencananya mengevolusi para manusia.

Di sini penulis sempat menduga jika alasan Kenjaku menyegel Gojo bukan hanya untuk mencegah kemunculan pemilik baru Six Eyes tapi juga wadah baru Bintang Plasma di masa depan.

Jika Gojo sampai terbunuh, maka siklus takdir tersebut akan dimulai lagi sehingga membuat Kenjaku malah kerepotan sendiri.

4. Ada kemungkinan tindakan membunuh Gojo Satoru justru memicu perkembangan potensi kekuatannya

Kenapa Gojo Satoru Disegel, Bukannya Dibunuh? Ini Situasinya!Dok. Shueisha Inc

Kesalahan Toji saat bertarung melawan Gojo adalah dia tak pernah benar-benar memastikan lawannya telah mati.

Gara-gara hal itulah, Gojo berhasil mempelajari teknik kutukan pembalik sehingga berhasil mengalahkan Toji dengan kekuatan barunya, Hollow Purple yang sering menjadi momok bagi para kutukan kelas spesial.

Tampaknya Kenjaku juga menyadari hal itu sehingga ia tak pernah menyarankan para bawahannya untuk mencoba bertarung melawan Gojo.

Ia khawatir jika Gojo ternyata berhasil dibuat sekarat, yang ada justru ia akan mengembangkan teknik Limitless miliknya dan membalikkan situasi seperti saat melawan Toji, apalagi sekarang ia sudah menguasai teknik kutukan pembalik.

Bukan hanya itu, kebangkitan ulang Gojo juga akan membuat langkah Kenjaku dalam menjalankan rencananya juga semakin terhambat.

Bagaimana Kenjaku tahu? Tentu saja dari ingatan tubuh Geto yang digunakan sekarang. Jadi, solusi terbaik ya memang harus membuat Gojo tersegel dalam keadaan hidup untuk selamanya.

Itulah teori mengapa Gojo tak dibunuh, melainkan hanya disegel oleh Kenjaku.

Bagaimana pendapat kalian? Jangan lupa tulis di kolom komentar, yah!

Baca Juga: 8 Fakta Kenjaku, Dalang Utama Konflik Jujutsu Kaisen

Artikel terkait

ARTIKEL TERBARU