Wajib Ada! Inilah 10 Hal Klise yang Sering Terjadi di FTV Azab

Klise seperti ini sudah jadi bahan meme di medsos

Wajib Ada! Inilah 10 Hal Klise yang Sering Terjadi di FTV Azab

Sinetron merupakan salah satu tontonan wajib bagi kalangan masyarakat demi menghibur diri dari penatnya aktivitas. Dari sekian genre sinetron, tema romantis atau reliji biasanya selalu menjadi nomor satu dalam daftar tontonan ibu-ibu.

Saking populernya, hal-hal klise dalam sinetron selalu dipakai lagi di judul lain demi mendongkrak rating. Ingin tahu hal klise apa saja yang ada dalam sinetron cerita?

Berikut pembahasanya!

1. Selalu menggunakan tokoh utama perempuan teraniaya

Trope satu ini udah jadi menu wajib di setiap sinetron.

Biasanya, tokoh utama ini adalah perempuan shalehah namun diatur agar tidak bisa melawan setiap tindak kekerasan atau kecurangan yang diterimanya. Yang bisa lakukan hanya sabar, berdoa lalu mengeluarkan dialog khas, "Tega kamu, mas!"

Tapi jangan salah, model tokoh seperti ini bisa menyebabkan combo musibah jika dijahati. Buat kalian yang ngikutin Jojolion, perempuan teraniaya itu sama seperti stand Wonder of U yang bisa memberi karma buruk ke orang jahat.

Baca Juga: 10 Klise Anime dan Manga Shonen Aksi! Sering Banget Ditemukan!

2. Tokoh utama hilang ingatan

Hal klise ini biasanya terjadi di awal cerita yang mengambil tema pencarian jati diri dan ingatan.

Biasanya, entah karena intervensi antagonis atau murni kecelakaan, biasanya protagonis akan hilang ingatan tentang jati dirinya yang asli. Hal inilah yang dimanfaatkan pihak musuh untuk mendapat keuntungan lebih.

Akan tetapi, ujung-ujungnya sang protagonis akan ingat kembali dan bahagia selamanya.

3. Piring pecah bertanda buruk

Biasanya, yang sering mengalami ibu dari tokoh protagonis atau antagonis.

Saat sedang menyapu, mengepel atau melakukan pekerjaan rumah tangga lain, sang karakter tak sengaja menyenggol properti pecah belah seperti piring. Setelah kaget, kalian tahu apa yang ia ucapkan selanjutnya?

"Kok, perasaanku gak enak yah?"

Jangan lupa, itu juga berlaku pada properti lain seperti gelas kaca, vas, patung keramik.

4. Ucapan khas dokter yang udah nyerah

"Maaf, kami sudah berusaha semaksimal mungkin."

Ucapan ini selalu dikatakan dokter yang berlagak seolah-olah berhadapan dengan penyakit atau luka kecelakaan yang sudah kronis. Padahal, ia cuma baru menempelkan stetoskop.

Jika dipikir lagi, hebat juga dokter di sinetron. Bisa langsung menjatuhkan vonis dengan bermodal diagnosa detak jantung.

5. Suara batin terdengar keras

Sinetron merupakan jenis tontonan yang memungkinkan para penonton serasa seperti esper.

Alasannya adalah klise satu ini. Sang tokoh meskipun sedang diam, suara hatinya akan terdengar di speaker televisi kalian. Buat kalian yang pengen seperti Xavier dari X-Men, menonton sinetron akan membuat kalian merasakan pengalaman mind reading tanpa harus menjadi mutan level omega.

Resikonya, ya kalian jadi cepat bosan karena motif karakter yang harusnya tersembunyi malah langsung terungkap begitu saja.

6. Azab di akhir babak cerita

Adegan ini biasanya menjadi favorit penonton.

Setelah sekian lama menyakiti sang protagonis yang tingkat kesabarannya sudah di luar nalar, akhirnya sang antagonis pun mendapat rentetan azab tanpa henti. Nasib malangnya juga tetap berlangsung bahkan sampai prosesi pemakaman.

Berbagai kejadian aneh akan terjadi mulai dari keranda terbang, kerbau nyeruduk entah dari mana, munculnya tabung gas, pocong masuk mesin molen dan lain-lain.

Para pelayat pun ujung-ujungnya cuma bisa bilang "Gimana, Pak Kyai?"

7. Adegan tabrakan yang tidak logis

Momen satu ini bukannya bikin tegang malah jatuhnya seperti melawak.

Bayangkan saja, jarak dari mobil ke tokoh masih cukup jauh sehingga masih ada waktu untuk menghindar. Bukannya lari, sang tokoh justru malah menjerit-jerit tak jelas hingga terjadi tabrakan yang menurut perspektif orang normal itu juga tidak terlalu keras.

Yang lebih aneh, banyak juga karakter sinetron yang meninggal padahal cuma terlihat lecet sedikit di kepala.

8. Tokoh Kiai bisa melakukan teknik ajaib seperti karakter Tokusatsu

Hal klise namun ajaib ini dulu sempat populer di sinetron horor religi pada era tahun 2000an.

Biasanya, tokoh seperti ini hadir sebagai figur penyelamat yang akan menaklukan antagonis berupa entitas supranatural. Tidak hanya bermodal doa. karakter tersebut juga mampu melakukan teknik-teknik yang normalnya ada di anime bertema fantasi atau tokusastu seperti Ultraman.

Oleh karena itu, tak heran jika sinetron religi dulu sering menghadirkan adegan jin tertembak laser cahaya dari sang kiai.

9. Antagonis yang tidak bertaubat biasanya akan meninggal

Wajib Ada! Inilah 10 Hal Klise yang Sering Terjadi di FTV AzabBerbagai sumber

Ada dua rute alternatif buat para antagonis dalam sinetron.

Biasanya, antagonis yang konsisten menyakiti sang protagonis akan mulai menerima karma buruk. Entah dari usaha bangkrut, kejahatannya terbongkar bahkan sampai meninggal.

Sedangkan mereka yang sadar dan berdamai dengan protagonis masih bisa selamat di akhir cerita. Jika sampai meninggal pun, mereka akan wafat dalam keadaan khusnul khatimah.

10. Adegan penutup biasanya bersetting di pemakaman

Sepanjang pengamatan saya pada setiap sinetron religi, biasanya adegan penutup akan ditempatkan di lokasi pemakaman.

Para karakter biasanya berkumpul di sekitar makam tokoh yang meninggal dan menangisi kepergiannya. Setelah itu, mereka pun pergi meninggalkan nisan dari orang yang dicintainya tersebut.

Kalau yang satu ini, saya tidak protes karena justru memiliki makna filosofis bahwa biasanya semua manusia akan berakhir di dalam kuburan.

Itulah hal-hal klise yang bisa kalian jumpai dalam sinetron religi. Jika kalian ada tambahan, jangan lupa sampaikan ke kolom komentar, yah!

Baca Juga: Inilah 12 Meme Trailer Spider-Man: No Way Home yang Paling Kocak

Artikel terkait

ARTIKEL TERBARU