Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
TODAK Masuki Fase 2.0, Jadi Official Gaming Chair MPL S17 dan S18!
Peresmian TODAK 2.0 (dok. TODAK)
  • TODAK resmi meluncurkan fase 2.0 dengan menjadi Official Gaming Chair dan Merchandise Partner untuk MPL serta MDL Indonesia selama dua musim kompetitif mulai tahun 2026.
  • Kolaborasi ini mencakup peluncuran kursi gaming TODAK Throne 2.0, pengembangan merchandise resmi MPL, serta program edukasi esports melalui TODAK Academy untuk mendukung ekosistem berkelanjutan.
  • Dalam reposisi strategisnya, TODAK memperkenalkan identitas visual baru dan menghentikan operasional tim esports guna fokus membangun brand lifestyle performa global berbasis Asia Tenggara.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

TODAK umumkan langkah-langkahnya dalam memasuki fase TODAK 2.0! Penasaran dengan gebrakan baru mereka? Temukan di sini!

1. Jadi gaming chair resmi 2 musim MPL dan MDL!

Peresmian TODAK 2.0 (dok. TODAK)

Dalam dua tahun terakhir, melalui ekspansi ke Indonesia di bawah PT TODAK Nusantara Group yang dipimpin oleh Shinta W. Dhanuwardoyo sebagai Co-Founder dan Presiden Direktur, TODAK memperluas perannya dari tim esports menjadi platform esports lifestyle performance dengan ambisi global. Memasuki fase baru ini, TODAK memposisikan diri sebagai Global First Esports Lifestyle Performance Brand (Brand Performa Lifestyle Esports Global Pertama). Sebagai wujud komitmen berkelanjutan terhadap ekosistem esports Indonesia, TODAK 2.0 diumumkan sebagai Official Gaming Chair & Official Merchandise Partner untuk Mobile Legends: Bang Bang Professional League (MPL) Indonesia dan Mobile Legends: Bang Bang Development League (MDL) Indonesia selama dua musim kompetitif 2026.

“Keikutsertaan kami di MPL adalah bagian dari strategi jangka panjang TODAK 2.0 untuk tumbuh bersama ekosistem esports Indonesia. Kami ingin menghadirkan produk dan merchandise yang tidak hanya relevan secara lifestyle, tetapi juga mendukung performa kompetitif dengan standar kualitas global. MPL menjadi ruang kolaborasi bagi kami untuk terus berkembang dan berkontribusi secara nyata.” sebut Shinta W. Dhanuwardoyo, Presiden Direktur/ Co-Founder, PT TODAK Nusantara Group.

2. Terus terjun ke esports!

Peresmian TODAK 2.0 (dok. TODAK)

Kolaborasi ini mencakup integrasi gaming chair resmi TODAK di panggung kompetitif, pengembangan official merchandise MPL, serta rangkaian aktivasi komunitas yang dirancang untuk memperkuat pengalaman dan keterlibatan gamer sepanjang musim kompetisi.

Sejalan dengan langkah strategis ini, TODAK juga mengumumkan peluncuran TODAK Throne 2.0, generasi terbaru kursi gaming performance yang dirancang untuk mendukung sesi permainan intens dan durasi panjang. Throne 2.0 hadir dengan penyegaran desain serta pilihan warna baru: White, Grey, Black on Black, White Logo, serta edisi kolaborasi khusus MPL. Produk ini ditargetkan rilis pada awal Q2 2026. Sebagai bagian dari pembangunan ekosistem jangka panjang, TODAK juga memperkuat lini pendidikan melalui TODAK Academy, yang menghadirkan program esports mulai dari apprentice untuk calon pro-player hingga program Esports Management & Executive bagi mereka yang ingin berkarier di balik layar industri. Inisiatif ini mengemban misi menjadikan esports sebagai bentuk “healthy gaming” yang menjunjung disiplin, profesionalisme, dan pengembangan karakter.

3. Fokus ke Lifestyle!

TODAK Throne (dok. TODAK)

Sebagai bagian dari fase baru ini, TODAK juga memperkenalkan identitas visual terbaru dengan elemen “Battle Scar” pada sirip logo. Simbol ini merepresentasikan perjalanan TODAK, tantangan yang dihadapi, pelajaran yang dipetik, dan pertumbuhan yang terbentuk dari waktu ke waktu. Sebagai bagian dari langkah strategis ini, TODAK secara resmi menghentikan operasional tim esports dan membubarkan roster kompetitif efektif per 1 Januari 2026. Keputusan ini merupakan bagian dari reposisi jangka panjang untuk membangun fondasi ekosistem yang lebih berkelanjutan dan berdampak luas.

“TODAK dibangun dari semangat kompetitif dan komunitas. Memasuki era 2.0, kami tidak meninggalkan esports, kami memperluasnya. Fokus kami kini adalah membangun brand performance lifestyle yang lahir dari Asia Tenggara dan mampu bersaing di panggung global. Ini bukan akhir perjalanan, melainkan evolusi yang lebih besar dan berkelanjutan," sebut Azlan Zainal, Founder TODAK.

Apa pendapatmu terhadap TODAK 2.0? Sampaikan di kolom komentar!

Topics

Editorial Team