- Worldbuilding Supervisor — David Hayter
(X-Men, Watchmen, Wolves) - Lead Writer — Brad Kane
(As Dusk Falls, Ghost of Tsushima, You vs. Wild: Out Cold) - Scenario Director — Tsuyoshi Furuta
(Like a Dragon series, Judgment, Lost Judgment) - Scenario Writer — Shinji Yamamoto
(Persona 5 Royal, Persona 3, Shin Megami Tensei IV, Raidou Kuzunoha)
Setting Virtua Fighter Crossroads di Asia Tenggara? Ini Faktanya!

- Virtua Fighter Crossroads resmi diumumkan SEGA di Summer Game Fest 2026, berlatar di kota fiktif Vilasapara yang terinspirasi atmosfer Asia Tenggara.
- Cerita berpusat pada konflik politik dan turnamen pertarungan bawah tanah di Vilasapara, dengan kemunculan karakter baru serta veteran Virtua Fighter seperti Pai Chan.
- Tim kreatifnya melibatkan nama besar seperti David Hayter dan Brad Kane, menandakan fokus kuat pada worldbuilding dan narasi yang lebih mendalam dibanding seri sebelumnya.
Salah satu kejutan besar SEGA di Summer Game Fest 2026 adalah pengungkapan soal Virtua Fighter Crossroads.
Nah uniknya sempat ada netizen Filipina yang menyorot soal latar kotanya itu terasa seperti terinspirasi Filipina. Spesifiknya Manila.
Benarkah? Begini situasinya!
Table of Content
1. Nama kota latar VF Crossroads adalah Vilaspara

Kota yang jadi latar Virtua Fighter Crossroads sendiri adalah kota fiktif.
Keterangan dari rilis pers begini,
"Kisah ini berlatar di Vilasapara, sebuah kota metropolis fiksi yang terletak di Asia Tenggara. Dikenal sebagai kota pertarungan, kota ini terdiri dari berbagai kawasan yang berbeda, mulai dari pusat kota yang dikelilingi tembok hingga kawasan hiburan dan resornya. Selain alur cerita utama, jelajahi kota ini untuk mengungkap berbagai cerita sampingan dan misi yang terkait dengan penduduk serta tempat-tempat di kota tersebut. Dibuat oleh RGG Studio, Vilasapara membentuk dunia yang hidup dan bernafas dalam VIRTUA FIGHTER CROSSROADS."
Jadi yep, Virtua Fighter Crossroads memang berlatar di Asia Tenggara.
Namun kotanya sendiri bukan kota nyata, melainkan metropolis fiktif bernama Vilasapara.
Meski begitu, tidak heran jika ada yang merasa kota tersebut terinspirasi dari Manila atau kota-kota besar Asia Tenggara lainnya.
Dari trailer-nya saja sudah terlihat jalanan padat, kawasan urban yang terasa semrawut namun hidup, suasana panas dan neon.
Atmosfer seperti itu memang cukup dekat dengan vibe beberapa kota metropolitan Asia Tenggara modern.
2. Gambaran cerita lengkapnya

SEGA juga sudah mengungkap seperti apa kisah VF Crossroads.
Ini yang diungkap,
"Pada tahun 20XX, Arma Carta mengakhiri era pertumpahan darah di Vilasapara, sehingga memungkinkan sindikat kejahatan yang beroperasi di sana untuk membangun keseimbangan yang rapuh. Hingga saat ini. Presiden Bato telah menjadikan Vilasapara sebagai bagian penting dari kampanye pemilihannya kembali, dengan memposisikan “Vila Fight Fest” kota tersebut sebagai solusi atas masalah ekonomi negara. Ia berupaya membawa turnamen pertarungan bawah tanah ini ke panggung dunia sebagai olahraga nasional. Rencananya mungkin tidak terkait dengan serangkaian serangan baru-baru ini terhadap para seniman bela diri oleh seorang pria yang dijuluki The Bakunawa Killer, tetapi siapa yang benar-benar tahu. Di persimpangan jalan inilah nasib empat orang asing akan bersinggungan, menyebabkan hantu-hantu dari puluhan tahun yang lalu mulai bergerak... dan mengubah kota Vilasapara selamanya."
Yang menarik memang selain Cielo sebagai tokoh utama, kita tahu kalau Pai Chan tampaknya sudah diam-diam berada di kota itu. Jadi sejumlah veteran Virtua Fighter juga memang akan hadir ke sana.
Dan ya… nama “Bakunawa” sendiri juga langsung menarik perhatian banyak gamer Asia Tenggara karena berasal dari mitologi Filipina.
Hal itu mungkin menjadi salah satu alasan kenapa banyak orang merasa setting game ini punya inspirasi kuat dari Filipina.

3. Tim Penulisnya Benar-Benar Tidak Main-Main

Yang paling menarik bagi saya justru bukan hanya latar Asia Tenggaranya.
Melainkan deretan nama besar yang terlibat membangun cerita Virtua Fighter Crossroads.
Berikut tim kreatif yang diumumkan SEGA:
Kalau kamu tanya apa yang paling diingat orang soal Virtua Fighter selama ini…
biasanya jawabannya bukan cerita.
Virtua Fighter lebih dikenal sebagai franchise fighting 3D realistis dengan mekanik mendalam dan gameplay yang sangat teknikal.
Sementara aspek cerita dan karakterisasi sering terasa tidak terlalu disorot dibanding franchise fighting lain.
Namun Virtua Fighter Crossroads justru memberi kesan sebaliknya.
Game ini terasa ingin all-out di worldbuilding, drama kriminal, konflik karakter, dan kisah Cielo beserta kelompoknya.
Dengan deretan nama besar di kursi penulis dan scenario director, tidak heran jika banyak orang mulai penasaran apakah VF Crossroads akan menjadi evolusi terbesar franchise Virtua Fighter selama ini.

















