Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Install
For
You

Review Game 007 First Light, Lebih dari Sekadar Hitman Berbalut Tuksedo

Review Game 007 First Light, Lebih dari Sekadar Hitman Berbalut Tuksedo
Dok. IO Interactive (007 First Light)
Intinya Sih
  • 007 First Light menghadirkan kisah awal James Bond muda dengan narasi mendalam, menampilkan transformasinya dari pemula arogan menjadi agen karismatik melalui bimbingan karakter veteran seperti M, Q, dan John Greenway.
  • Gameplay memadukan aksi tembak intens, pertarungan tangan kosong dinamis, serta elemen siluman khas Hitman yang diperkuat gadget ikonik; meski sistem pengisian daya alat terasa repetitif.
  • IO Interactive menunjukkan dedikasi tinggi lewat detail dunia spionase autentik dan visual memukau, menjadikan game ini adaptasi Bond paling berkesan meski masih menyimpan sedikit kekakuan navigasi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

James Bond akhirnya kembali ke dunia video game dengan penuh gaya dan karisma lewat 007 First Light. Setelah sekian lama absen dari layar interaktif kita, antisipasi terhadap kembalinya agen rahasia asal Inggris ini tentu sangat besar, dan syukurlah hasilnya jauh dari kata mengecewakan.

Alih-alih sekadar menempelkan tema agen rahasia pada game tembak-menembak biasa seperti yang kerap dilakukan pada waralaba populer lainnya, IO Interactive sukses meracik karya yang sangat percaya diri dan memiliki identitasnya sendiri. Sehingga banyak pengamat dan pemain yang tanpa ragu menyebut iterasi terbaru ini sebagai game James Bond terbaik yang pernah dibuat sejak era keemasan GoldenEye.

1. Narasi dan Pembangunan Dunia yang Lengkap

ss_ad4dfe02d7c437ba916114d8b1626dec348a6ca1.jpg
Dok. IO Interactive (007 First Light)

Penceritaan dalam game ini dieksekusi dengan sangat sabar dan matang, terasa layaknya sebuah serial televisi prestise yang mengutamakan kedalaman narasi daripada sekadar aksi instan. Alih-alih merangkum latar belakangnya dalam satu adegan sinematik pendek yang klise, kamu benar-benar diajak untuk mengikuti perlahan perjalanan awal Bond. Kita bisa menyaksikan transisinya dari seorang kru udara Royal Navy yang kebetulan berada di tempat dan waktu yang salah, hingga momen-momen menegangkan dalam pelatihan Double-O pertamanya.

Pendekatan penceritaan yang pelan namun pasti ini membuat kita benar-benar terhubung dan peduli pada setiap kejadian beserta karakter yang terlibat di dalamnya. Terdapat 17 babak yang mengalir memukau dengan total durasi sekitar 18 jam, di mana setiap chapternya terasa sangat padat akan detail yang memperkuat kedalaman cerita secara keseluruhan. Langkah berani IO Interactive ini terbukti luar biasa sukses dalam membangun fondasi yang kokoh, terlebih dihiasi dengan naskah brilian yang memadukan bobot konsekuensi dunia spionase dengan lontaran humor khas sang agen.

Pada intinya IO Interactive menyuguhkan sebuah cerita Bond yang sangat layak untuk dinikmati secara narasi maupun gameplay. Rasanya seperti menonton film James Bond di layar lebar, bedanya ini di layar monitor atau TV-mu, dan kamu terlibat langsung dalam setiap tindakan dan tembakan.

2. Evolusi Sang Agen Rahasia

ss_1550126dc773dde15731f670725e6880e0abf5ea.jpg
Dok. IO Interactive (007 First Light)

Menghadirkan versi James Bond yang masih sangat muda di akhir usia 20-an tentu menjadi sebuah pertaruhan besar sekaligus berisiko bagi pihak pengembang. Namun, Patrick Gibson sebagai pemeran utama sukses menghidupkan sosok agen muda yang arogan, sok tahu, dan kurang berpengalaman, yang pada akhirnya mau tidak mau harus belajar dari tokoh-tokoh veteran di sekitarnya. Penggambaran awal yang mungkin terasa sangat asing bagi para penggemar fanatik ini justru memberikan ruang tumbuh yang sangat luas bagi karakter ikonik tersebut.

Interaksi Bond dengan karakter pendukung yang baru diperkenalkan, seperti sosok Q yang kini terasa lebih kebapakan serta M yang memancarkan ketegasan absolut, terasa sangat natural sekaligus menyegarkan jalan cerita. Kita juga diperkenalkan pada sosok mentor baru bernama John Greenway, yang diperankan dengan sangat apik dan penuh wibawa oleh Lennie James. Melalui bimbingan mereka semua, kita disuguhi transformasi karakter yang sangat masuk akal dari seorang amatir yang terlalu percaya diri menjadi pria patriotik, heroik, dan penuh daya tarik yang selama ini selalu memikat penonton bioskop.

Perkembangan karakter yang konsisten ini menjadi salah satu daya tarik utama yang membuat kamu merasa terikat untuk bertahan hingga kredit bergulir. Apalagi, momen-momen krusial perubahannya selalu disajikan bersama alunan musik ikonis Bond yang sengaja digunakan secara sangat terbatas dan elegan, sehingga mampu memancing sensasi merinding kebanggaan setiap kali nada legendaris itu akhirnya mengalun nyaring di layar.

3. Autentisitas dan Detail Lingkungan

ss_6ad4e419c1eb043e3a12b9cc37166cdf204725c1.jpg
Dok. IO Interactive (007 First Light)

Dedikasi tingkat tinggi yang ditunjukkan IO Interactive terhadap detail dunia spionase ini sungguh patut diacungi jempol dan pantas disejajarkan dengan deretan karya adaptasi terbaik di industri game. Mereka dengan sangat teliti menyertakan detail-detail visual kecil, seperti bekas luka vertikal memanjang di pipi kanan Bond yang merujuk langsung pada deskripsi orisinal sang karakter di versi novel karya Ian Fleming.

Lebih dari sekadar desain karakter, keseluruhan lingkungan permainan dirancang dengan sangat hidup, meyakinkan, dan seakan terus memancing hasratmu untuk melakukan eksplorasi di setiap sudutnya. Mulai dari interior apartemen Bond di London yang memperlihatkan sisi personalnya, hingga markas MI6 yang penuh kesibukan berlalu-lalang para staf, dunia ini sama sekali tidak terasa artifisial. Kamu bahkan bisa membuang banyak waktu hanya untuk mengamati mobil Aston Martin lawas yang sengaja didesain penyok penuh goresan dan diperbaiki seadanya menggunakan selotip di kamp pelatihan Malta, membuktikan standar keaslian luar biasa yang berusaha mereka capai.

Kehadiran jajaran otomotif ikonik buatan Inggris, seperti deretan mobil Aston Martin dari berbagai model, Jaguar, Land Rover, hingga sepeda motor Triumph, semakin menebalkan kesan autentik dalam dunia yang disajikan. Semua elemen visual kelas atas ini berpadu manis dan tajam melalui engine buatan studio mereka sendiri, menghadirkan lanskap yang memukau mata mulai dari lorong klub malam yang sesak hingga ruang terbuka alam liar yang membentang luas.

4. Baku Tembak dan Aksi Tangan Kosong

ss_d134165918bca5b3d420c68ccde8ace5c826c725.jpg
Dok. IO Interactive (007 First Light)

Meskipun secara kasat mata mewarisi cukup banyak DNA dari seri Hitman yang membesarkan nama studionya, game ini menawarkan sistem pertarungan jarak dekat yang nyatanya jauh lebih dinamis dan brutal. Kamu tidak hanya diwajibkan mengandalkan tembakan, tetapi dapat menguasai sistem mekanik berlapis untuk menghindar, melakukan serangan balik secara presisi, hingga memanfaatkan benda-benda di lingkungan sekitar dengan daya hancur yang memuaskan. Walau jujur saja pergerakannya terkadang terasa sedikit kaku saat Bond dikepung terlalu banyak musuh, ini tetap menjadi pembeda utama yang membuat sang karakter terasa sangat mematikan walau tanpa senjata api.

Di sisi lain, aksi baku tembaknya juga didesain dengan ritme yang perlahan-lahan terasa semakin seru, mendebarkan, dan adiktif. Saat peluru di magasin mulai menipis hingga habis, sistem permainan justru mendorong kamu untuk tetap bermain agresif dengan mengizinkan Bond melempar senjata kosongnya secara keras tepat ke wajah musuh terdekat. Sensasi merebut senjata lawan yang sedang sempoyongan lalu melanjutkannya dengan tembakan beruntun adalah salah satu koreografi aksi paling memuaskan yang bisa kamu ciptakan sendiri dalam permainan ini.

5. Mekanik Siluman dan Gadget Khas

ss_d076a739da6136dc4da2c48750eb6f780d4f826d.jpg
Dok. IO Interactive (007 First Light)

Pendekatan penyelesaian taktis alias stealth tetap dipertahankan sebagai pilar yang sangat penting dalam menyelesaikan berbagai misi rahasia, terutama yang menguji batas kesabaran. Tentu saja, sebuah petualangan 007 sejati tidak akan pernah lengkap tanpa kehadiran deretan gawai canggih mutakhir. Kamu akan senantiasa dibekali beragam alat spionase andalan seperti pena laser yang ikonik hingga misil miniatur yang sangat efektif untuk mengecoh konsentrasi atau menumbangkan para penjaga dari jarak yang aman.

Namun sayangnya, keputusan pengembang yang mengharuskan kamu repot-repot memungut baterai ponsel bekas dan mengumpulkan sisa-sisa cairan kimia dari hand sanitizer untuk mengisi ulang gawai tersebut justru terasa seperti tugas yang mengada-ada. Praktik memulung barang berserakan di tengah misi genting ini pada akhirnya terasa arbitrer dan repetitif, padahal sistem waktu tunggu atau cooldown klasik sepertinya akan menjadi solusi mekanik yang jauh lebih elegan dan masuk akal untuk seorang agen elit sekaliber dirinya.

Kendati diwarnai oleh sedikit kekurangan mekanik tersebut, fungsionalitas dan desain penggunaan gawai secara keseluruhan tetap sukses menyuntikkan nuansa aksi spionase yang sangat kental. Sensasi memposisikan diri sebagai sosok James Bond yang penuh trik cerdik nan elegan tetap tersalurkan dengan nyaris sempurna di setiap misinya, membuat kamu benar-benar merasa seperti agen rahasia berkelas dunia.

6. Beberapa "Batasan"

ss_2e3f04c42cca344dd3ca0be30c5078719bce23ed.jpg
Dok. IO Interactive (007 First Light)

Di balik segala kebesaran skala dan detail visual yang mengagumkan, permainan ini secara ironis masih menyimpan beberapa kelemahan minor yang cukup mengganggu pada pergerakan karakter di area-area tertentu. Ada sejumlah momen linier di mana Bond tiba-tiba terikat oleh batasan navigasi yang terlihat konyol dalam praktiknya, seperti ketidakmampuannya untuk sekadar memanjat lereng berbatu berukuran kecil atau merunduk melewati rintangan tali jebakan yang tingginya hanya sebatas pinggang.

Selain persoalan lereng dan rintangan, terdapat batasan yang cukup membingungkan di mana absennya kemampuan untuk menyeret atau sekadar menyembunyikan tubuh musuh yang sudah pingsan terasa tertinggal untuk sebuah game keluaran tahun 2026. Alasan bahwa mengumpulkan tumpukan mayat di pojok ruangan tidak sesuai dengan citra flamboyan Bond mungkin bisa sedikit dimengerti, namun ketidakmampuan untuk setidaknya menarik satu penjaga yang tak sadarkan diri ke balik meja membuat pengalaman sembunyi-sembunyi ini terkadang bikin frustrasi. Akibatnya, kamu harus memutar otak lebih keras agar aksi pelumpuhan selalu dilakukan jauh dari jalur patroli lawan yang terbuka.

Sebenarnya masalah tidak bisa memindahkan korban ini bisa diminimalisir dengan cara mendorong musuh dan mengarahkannya ke tepi jurung atau lokasi lainnya yang tersembunyi. Tapi sayang pada prakteknya, fitur dorong musuh ini kerap menimbulkan suara yang keras sehingga memancing keributan yang tidak perlu.

Pada akhirnya, 007 First Light jelas membuktikan diri bukan sekadar adaptasi numpang lewat yang bertujuan mengeruk keuntungan semata dari nama besar franchise-nya, melainkan sebuah surat cinta yang tulus dan sangat niat untuk seluruh waralaba James Bond. Perpaduan harmonis antara aksi tembak yang mendebarkan, elemen siluman yang penuh perhitungan taktis, serta cerita orisinal yang dieksekusi dengan sangat matang menjadikannya sebuah mahakarya yang wajib dimainkan oleh siapa saja. Lewat karya epik yang babak puncaknya dijamin membuat kamu bersorak kegirangan di depan layar ini, IO Interactive telah menetapkan standar emas baru yang pastinya akan sangat sulit ditandingi oleh game bertema agen rahasia mana pun di masa yang akan datang.

007 First Light
4/5

007 First Light karya IO Interactive sukses mengembalikan sang agen rahasia ke dunia video game dengan penuh gaya. Game ini menyajikan cerita yang matang layaknya serial televisi tentang awal mula James Bond muda. Sosok yang awalnya arogan ini perlahan berkembang menjadi agen karismatik berkat bimbingan para veteran seperti M dan Q. Permainan ini secara apik menggabungkan taktik siluman ala seri Hitman dengan sistem pertarungan yang jauh lebih agresif. Pemain dapat menikmati aksi baku tembak yang adiktif sekaligus pertarungan jarak dekat yang mematikan. Elemen spionase juga tetap menonjol melalui penggunaan gawai khas seperti pena laser, walau sistem pengisian dayanya terkadang terasa repetitif. Dedikasi pengembang terlihat jelas dari rancangan dunia yang autentik dan detail visual yang memukau. Meskipun terdapat sedikit kekurangan pada keluwesan navigasi karakter dan absennya fitur menyembunyikan musuh, hal tersebut sangat mudah dimaafkan. Secara keseluruhan, perpaduan aksi seru dan taktik elegan menjadikan game ini sebuah mahakarya yang wajib dimainkan.

Genre

Action-Stealth / Third-Person Shooter

Developers

IO Interactive

Publisher

IO Interactive

Platform

PlayStation 5, Nintendo Switch 2, Xbox Series X and Series S, GeForce Now, Microsoft Windows

Price

Rp. 650.000

007 First Light System Requirements

Operating System

MICROSOFT WINDOWS 10/11, 64-BIT

Processor

INTEL CORE i5 9500, AMD RYZEN 5 3500

Memory

16 GB RAM

GPU

NVIDIA GFORCE GTX 1660, AMD RX 5700, INTEL DISCRETE GPU EQUIVALENT

DirectX

DirectX12

Storage

80GB

Galeri 007 First Light

Share Article
Topics
Editorial Team
Fahrul Razi Uni Nurullah
EditorFahrul Razi Uni Nurullah

Related Articles

See More