Pragmata, IP baru Capcom yang cukup menjanjikan
Berbeda dari kebanyakan proyek Capcom yang biasanya melanjutkan seri populer, PRAGMATA hadir sebagai IP baru yang berdiri sendiri.
Hal ini memberi ruang bagi tim pengembang untuk mengeksplorasi ide yang lebih bebas tanpa terikat formula lama.
Dari konsep yang ditawarkan, terlihat bahwa PRAGMATA mencoba menghadirkan sesuatu yang berbeda, baik dari sisi gameplay maupun pendekatan ceritanya.
Itulah 7 fakta tentang PRAGMATA yang membuatnya terlihat berbeda dari game sci-fi pada umumnya.
Menurut kamu, apakah game ini bisa jadi salah satu rilisan sci-fi terbaik dari Capcom?
Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:
Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku
Tele: https://t.me/WargaDuniaku
Apakah PRAGMATA lebih fokus ke cerita atau gameplay? | Game ini tampaknya mencoba menyeimbangkan keduanya, dengan porsi aksi dan narasi yang sama-sama penting. |
Apakah PRAGMATA memiliki elemen horor? | Tidak secara langsung, tetapi suasana sepi dan lingkungan yang tidak nyaman bisa memberikan nuansa tegang. |
Apakah PRAGMATA cocok untuk pemain kasual? | Kemungkinan tetap bisa dimainkan pemain kasual, meski beberapa mekanik seperti hacking mungkin butuh adaptasi di awal. |
Apakah PRAGMATA akan mendukung fitur grafis generasi terbaru? | Iya, karena menggunakan RE Engine, game ini diperkirakan mendukung visual canggih seperti ray tracing. |