The Punisher dalam Spider-Man: Brand New Day (dok. Marvel Studios/Spider-Man: Brand New Day)
Ketangguhan fisik, pengalaman militer, dan daya tahan luar biasa membuat Punisher tetap menjadi ancaman besar bagi petarung seperti Daredevil.
Matt memang memiliki indra super, tetapi ia tetap harus bertarung dalam jarak dekat dengan kemampuan fisik yang relatif masih manusiawi.
Frank bisa menerima banyak pukulan sambil menunggu satu kesempatan untuk membalas.
Namun Spider-Man berada di level yang berbeda.
Spider-Sense membuat serangan mendadak jauh lebih sulit mengenai Peter. Jaringnya dapat menetralisir senjata api Frank. Kelincahan dan kekuatan fisiknya pun membuat Punisher kesulitan memaksakan pertarungan sesuai keinginannya.
Karena itu, banyak keunggulan Frank justru berhasil dinetralisir oleh kemampuan Spider-Man.
Meski begitu: senjata api Frank sebenarnya masih bisa menyakiti Spider-Man kalau kena. Hanya saja dia butuh situasi yang sangat spesifik.
Di Spider-Man: Brand New Day, Frank akhirnya berhasil menembak Peter ketika... Spider-Man sengaja mengorbankan dirinya untuk melindungi target yang hendak dibunuh Punisher.
Tapi mengingat sifat Punisher, itu bukan taktik yang akan ia gunakan, terutama karena ia sebenarnya tidak membenci Spider-Man.
Apakah Daredevil dan Spider-Man memiliki pendekatan moral yang beda saat melawan Punisher? | Daredevil fokus menantang ideologi hukum dan moral Frank Castle secara personal melalui debat etik, sedangkan Spider-Man lebih berfokus pada pendekatan fisik untuk menghentikan aksi brutal Punisher agar tidak ada nyawa yang melayang. |
Bagaimana cara Spider-Man menahan aksi kekerasan yang dilakukan Punisher? | Spider-Man memanfaatkan kelincahan, refleks cepat, dan jaringnya untuk melumpuhkan atau merebut senjata Frank Castle dari jarak jauh tanpa harus melukai atau memicu pertarungan yang berdarah-darah. |
Mengapa pertarungan Daredevil melawan Punisher terasa lebih pribadi dan intens? | Konflik mereka terasa sangat pribadi karena Matt Murdock adalah seorang pengacara yang menjunjung tinggi keadilan hukum, sehingga ia memandang aksi vigilante mematikan milik Punisher sebagai ancaman langsung terhadap sistem hukum yang ia bela. |
Apakah Spider-Man dan Daredevil sama-sama menolak metode pembunuhan yang dipakai Punisher? | Spider-Man dan Daredevil sama-sama menolak keras metode eksekusi mati Punisher, tetapi Spider-Man cenderung meresponsnya dengan sindiran humor dan tindakan cepat, sementara Daredevil menanggapi tindakan tersebut dengan keseriusan moral serta argumen filosofis. |