Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
8 Momen Terbaik di Film Spider-Man: Brand New Day
Spider-Man Brand New Day Trailer Baru
  • Empat tahun setelah No Way Home, Peter Parker menjalani hidup sendirian sebagai Spider-Man yang lebih mandiri, sambil tetap menghadapi kesepian dan relasinya dengan MJ serta Ned.
  • Film mempertemukan Spider-Man dengan Punisher dan Savage Hulk, menonjolkan perbedaan prinsip, aksi berskala besar, serta upaya Peter menyelesaikan konflik tanpa mengandalkan kekuatan.
  • Identitas Jean Grey terungkap dan terkait konflik utama bersama The Hand; Peter memilih tetap menjadi Spider-Man, mengandalkan kemampuan serta tanggung jawabnya untuk menolong orang lain.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Spider-Man: Brand New Day menjadi babak baru bagi Peter Parker setelah peristiwa No Way Home. Kali ini, Peter harus menjalani hidup sebagai Spider-Man tanpa ada orang yang mengingat identitas aslinya, sekaligus menghadapi sejumlah masalah baru yang membuat kehidupannya semakin rumit.

Film ini juga mempertemukan Peter dengan karakter-karakter yang tidak biasa untuk cerita Spider-Man, mulai dari Punisher dan Hulk hingga Jean Grey. Di antara berbagai adegan aksi dan perkembangan cerita tersebut, ada beberapa momen yang paling mencuri perhatian penonton. Berikut delapan di antaranya!

1. Momen Peter, MJ, dan Ned Bersama

MJ dan Ned (dok. Sony Pictures Releasing/Spider-Man: Brand New Day)

Salah satu momen paling emosional justru datang ketika Peter berada bersama MJ dan Ned. Setelah kejadian No Way Home, keduanya memang tidak mengingat Peter Parker, sehingga hubungan mereka tidak lagi seperti sebelumnya.

Namun, Brand New Day memberikan kesempatan kepada ketiganya untuk kembali berbagi sebuah momen sederhana. Peter, MJ, dan Ned menghabiskan waktu bersama sambil bermain LEGO, menciptakan suasana yang jauh lebih tenang dibandingkan sebagian besar adegan film.

Adegan tersebut terasa spesial karena memperlihatkan sesuatu yang selama ini hilang dari kehidupan Peter: kesempatan untuk berada dekat dengan orang-orang yang ia sayangi, meskipun mereka belum mengetahui siapa dirinya sebenarnya. Bahkan detail dalam adegan tersebut memiliki cerita tersendiri karena gambar yang dibuat MJ berasal dari Paddy Holland, adik Tom Holland.

2. Peter dan Punisher Jadi Duo yang Menarik

Spider-Man dan Punisher (dok. Marvel Studios/Spider-Man: Brand New Day)

Pertemuan Spider-Man dengan Punisher menjadi salah satu kombinasi karakter paling menghibur dalam film. Peter memiliki prinsip untuk menyelamatkan orang tanpa membunuh, sementara Frank Castle terkenal menyelesaikan masalah dengan cara yang jauh lebih brutal.

Perbedaan tersebut membuat interaksi mereka terasa seperti pasangan buddy movie yang tidak pernah direncanakan. Frank yang cenderung datar dan lelah menghadapi kekacauan Peter menghasilkan banyak momen humor, sementara Peter tetap berusaha memahami cara berpikir Punisher.

Chemistry keduanya bahkan menjadi salah satu bagian yang paling sering dipuji dalam reaksi penonton. Beberapa penonton secara khusus menyoroti percakapan Peter dan Frank di tempat persembunyian Punisher sebagai salah satu bagian favorit mereka.

3. Spider-Man Berhadapan dengan Savage Hulk

Spider-Man dan Hulk (dok. Marvel Studios/Spider-Man: Brand New Day)

Kemunculan Savage Hulk menjadi salah satu hal menarik dalam film. Setelah bertahun-tahun melihat Bruce Banner berada dalam kondisi yang lebih terkendali, Brand New Day akhirnya memperlihatkan kembali Hulk yang lebih liar dan sulit dikendalikan.

Pertarungannya dengan Spider-Man juga memberikan skala aksi yang berbeda dari film-film Spider-Man sebelumnya. Peter harus menghadapi lawan yang secara fisik jauh lebih kuat darinya, sementara Punisher ikut terseret dalam kekacauan tersebut.

Namun, bagian terbaiknya justru bukan ketika Peter berusaha mengalahkan Hulk. Setelah menyadari bahwa kekuatan tidak akan menyelesaikan masalah, Peter mencoba berbicara kepada Hulk dan memintanya berhenti. Respons Hulk terhadap Peter kemudian memberikan sisi emosional pada pertarungan tersebut. Hulk dan Punisher sendiri termasuk dua elemen yang secara khusus dipuji dalam reaksi awal film.

4. Peter yang Berkembang Selama Empat Tahun

Peter Parker (dok. Marvel Studios/Spider-Man: Brand New Day)

Spider-Man: Brand New Day mengambil latar empat tahun setelah kejadian No Way Home. Selama periode tersebut, Peter benar-benar menjalani hidup sendirian dan sepenuhnya mendedikasikan dirinya sebagai Spider-Man. Ia tidak lagi menjadi anak SMA yang masih belajar memahami dunia superhero seperti di trilogi sebelumnya.

Perkembangan tersebut terlihat dari cara Peter menghadapi berbagai situasi. Ia sudah jauh lebih berpengalaman, lebih mandiri, dan mampu menangani berbagai ancaman tanpa harus bergantung kepada Avengers atau teknologi canggih seperti sebelumnya.

Yang menarik, kematangan Peter tidak hanya terlihat dari kemampuan bertarung. Film juga memperlihatkan bagaimana pengalaman selama empat tahun tersebut mengubah cara Peter memandang kehidupan sebagai Spider-Man. Ia memang menjadi pahlawan yang lebih matang, tetapi sekaligus harus menghadapi konsekuensi dari hidup yang sepenuhnya ia dedikasikan untuk menjadi Spider-Man.

5. Spider-Man Melawan Villain-Villain Klasik Meski Singkat

Boomerang dan Tarantula di Spider-Man: Brand New Day

Brand New Day juga memberikan kesempatan kepada penggemar untuk melihat sejumlah villain klasik Spider-Man dalam versi live-action. Scorpion kembali setelah sebelumnya hanya mendapatkan tease di Spider-Man: Homecoming, sementara karakter seperti Tombstone, Boomerang, Ramrod, dan Tarantula juga muncul dalam film.

Sayangnya, sebagian besar villain tersebut memang tidak mendapatkan porsi besar. Scorpion, misalnya, hanya muncul dalam beberapa adegan, sementara Tombstone bahkan mendapatkan waktu tampil yang sangat singkat. Hal ini membuat sebagian penggemar berharap mereka mendapatkan peran yang lebih besar dalam film Spider-Man berikutnya.

Meski begitu, kemunculan singkat mereka tetap menjadi salah satu momen yang menyenangkan bagi penggemar komik.

6. Adegan Aksi Spider-Man yang Lebih Intens

Spider-Man: Brand New Day (dok. Marvel Studios/Spider-Man: Brand New Day)

Brand New Day juga memberikan sejumlah adegan aksi yang terasa berbeda dari film Spider-Man Tom Holland sebelumnya. Film lebih banyak menempatkan Peter di lingkungan kota dan memberikan kesempatan kepada Spider-Man untuk menggunakan kemampuan akrobatik serta web-slinging-nya secara maksimal.

Beberapa respons penonton dan kritikus bahkan menyebut film ini memiliki aksi terbaik yang pernah diberikan kepada Spider-Man versi Tom Holland. Ada pula yang memuji bagaimana koreografi pertarungannya terasa lebih dekat dengan gambaran Spider-Man yang biasa ditemukan dalam komik.

Hal ini membuat aksi dalam Brand New Day tidak hanya berfungsi sebagai tontonan besar, tetapi juga memperlihatkan perkembangan kemampuan Peter. Ia terasa semakin berpengalaman sebagai Spider-Man, meskipun secara emosional masih menghadapi banyak masalah.

7. Terungkapnya Identitas Jean Grey

Sadie Sink sebagai Jean Grey (dok. Marvel Studios/Spider-Man: Brand New Day)

Salah satu kejutan terbesar film datang dari karakter Sadie Sink. Sejak awal, identitas karakternya memang menjadi bahan spekulasi, tetapi Brand New Day akhirnya mengungkap bahwa ia adalah Jean Grey.

Reveal tersebut menjadi penting karena Jean bukan sekadar karakter tambahan. Film memberikan latar belakang dan motivasi yang membuat keberadaannya berhubungan langsung dengan konflik Peter, sekaligus membuka pintu bagi keterlibatan X-Men yang lebih besar di MCU.

Adegan Jean berpindah dari satu tubuh ke tubuh lainnya juga menjadi salah satu rangkaian aksi yang dipuji penonton. Salah satu respons penonton bahkan menyoroti bagaimana Peter harus menggunakan kemampuan berpikirnya untuk memprediksi perpindahan Jean dan menghentikannya.

8. Peter Tetap Menjadi Spider-Man dan Peter Parker

Spider-Man dan The Hand (dok. Marvel Studios/Spider-Man: Brand New Day)

Pada akhirnya, salah satu kekuatan terbesar Brand New Day adalah keputusan Peter untuk tetap menjadi Spider-Man dan dirinya sendiri meskipun kehidupan pribadinya semakin sulit. Ia kehilangan hubungan dengan orang-orang terdekatnya, harus menghadapi kesepian, dan bahkan mulai mempertanyakan dampak dari hidup sebagai pahlawan.

Namun, Peter tetap memilih membantu orang lain. Ia tidak menjadi Spider-Man karena mendapatkan kehidupan yang mudah atau karena ingin mendapatkan pengakuan, melainkan karena ia merasa memiliki tanggung jawab untuk menggunakan kemampuannya demi orang lain.

Setelah dia lebih percaya dengan kemampuan dirinya sendiri, dia semakin kuat di konflik akhir melawan Jean dan The Hand.

Curated For You

Editorial Team

Related Article