Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Install
For
You

Ulasan Teaser Resident Evil dari Zach Cregger, Beda dari Cerita Game?

Ulasan Teaser Resident Evil dari Zach Cregger, Beda dari Cerita Game?
(Dok. Sony Pictures/Resident Evil)
Intinya Sih
  • Zach Cregger mengarahkan film Resident Evil baru dengan cerita orisinal yang menampilkan Bryan, seorang kurir medis biasa yang terjebak dalam malam penuh kekacauan dan bahaya.
  • Teaser menonjolkan atmosfer misterius khas Cregger, menghadirkan suasana bersalju, makhluk aneh di luar zombie klasik, serta ketegangan tanpa penjelasan gamblang tentang lokasi atau penyebab kekacauan.
  • Berbeda dari versi Alice sebelumnya, karakter Bryan digambarkan sebagai individu biasa tanpa kemampuan superhuman, menawarkan pendekatan lebih emosional dan realistis terhadap konsep survival horror.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Kalau kamu belum tahu, Zach Cregger, sutradara di balik Barbarian dan Weapons, sedang menggarap film Resident Evil. Film ini bahkan sudah dijadwalkan tayang pada September tahun ini.

Teasernya pun sudah dirilis, lengkap dengan deskripsi singkat yang memberi gambaran arah cerita.

Seperti apa kesannya? Mari kita ulas.

1. Gambaran cerita

Screenshot 2026-05-01 094945.png
(Dok. Sony Pictures/Resident Evil)

Mari mulai dari deskripsi resmi yang menyertai teaser:

“Dari pikiran sutradara visioner Zach Cregger (Weapons, Barbarian) hadir sebuah penemuan kembali yang mendebarkan—dan menakutkan—dari franchise Resident Evil. Dalam cerita yang benar-benar baru, Resident Evil mengikuti Bryan (Austin Abrams), seorang kurir medis yang tanpa disadari mendapati dirinya berada dalam perlombaan bertahan hidup yang penuh aksi dan tanpa henti saat suatu malam yang mengerikan runtuh di sekitarnya dalam kekacauan.”

Dari sini saja sudah terlihat arah yang diambil cukup berbeda.

Alih-alih mengikuti karakter ikonik seperti Leon S. Kennedy atau Chris Redfield, film ini menghadirkan sosok baru bernama Bryan, seorang kurir medis.

Statusnya sebagai “orang biasa” membuatnya lebih dekat dengan karakter seperti Ethan Winters di Resident Evil 7. Bukan prajurit terlatih, melainkan individu yang terjebak dalam situasi di luar kendali.

2. Vibe teaser yang “Zach Cregger banget”

Screenshot 2026-05-01 094744.png
(Dok. Sony Pictures/Resident Evil)

Kalau melihat karya Cregger sebelumnya, pendekatan atmosfer memang jadi kekuatan utama.

Pada teaser Weapons, misalnya, penonton tidak langsung diberi kejelasan soal plot. Fokusnya justru pada rasa tidak nyaman dan misteri, khususnya soal hilangnya anak-anak.

Pendekatan serupa terasa di teaser Resident Evil ini.

Alih-alih menjelaskan situasi secara gamblang, teaser justru membangun pertanyaan:

  • Apakah ini benar-benar Raccoon City? Kalau iya kenapa suasananya bersalju?
  • Kenapa ada sejumlah makhluk yang terasa bukan sekedar zombie T-Virus biasa?
  • Apa sebenarnya yang sedang terjadi?

Yang jelas, Bryan terlihat panik saat menghubungi pacarnya di teaser ini, menandakan situasi sudah berada di titik yang sangat buruk.

Kemunculan makhluk-makhluk mengerikan pun menambah rasa ganjil. Sebagian tampak seperti zombie klasik, sebagian lain terasa “tidak biasa”, bahkan untuk standar Resident Evil. Seperti sosok gemuk dan botak yang duduk di gorong-gorong.

3. Bryan vs Alice: pergeseran arah karakter

Screenshot 2026-05-01 095242.png
(Dok. Sony Pictures/Resident Evil)

Film Resident Evil versi Paul W. S. Anderson sebelumnya menghadirkan karakter Alice (Milla Jovovich), yang juga merupakan karakter orisinal.

Namun seiring berjalannya seri Alice berkembang menjadi sosok superhuman, bahkan kerap melampaui karakter-karakter dari game.

Pendekatan Bryan tampaknya berbeda.

Ia jelas diposisikan sebagai individu biasa tanpa kemampuan tempur istimewa yang harus bertahan hidup dalam situasi ekstrem.

Di tangan Cregger, ini membuka dua kemungkinan menarik:

  • Bryan menjadi sosok orang biasa yang relatable dan kuat secara emosional
  • atau justru mengalami nasib tak terduga, seperti karakter Keith (diperankan Bill Skarsgård) di Barbarian

4. Andai ini Silent Hill?

Screenshot 2026-05-01 094849.png
(Dok. Sony Pictures/Resident Evil)

Melihat elemen yang ditampilkan (kota bersalju, makhluk aneh, dan karakter biasa yang terjebak dalam situasi tidak masuk akal) tidak sedikit yang merasa pendekatan ini justru lebih dekat dengan Silent Hill.

Memang, Silent Hill sejak awal lebih terbuka pada karakter baru, horor psikologis, dunia yang terasa “tidak logis”.

Gaya Cregger yang gemar membangun ketidaknyamanan perlahan tampaknya akan sangat cocok dengan pendekatan tersebut.

Namun justru di situlah letak daya tarik proyek ini.

Jika berhasil, interpretasi Resident Evil versi Cregger bisa terasa berbeda dari adaptasi sebelumnya, tetap mempertahankan elemen survival, sekaligus menambahkan lapisan horor yang lebih ganjil dan atmosferik.

Dan sebenarnya, kalau melihat bagaimana Resident Evil (TV series) dulu malah bikin kacau, mungkin pendekatan karakter baru justru akan lebih mudah diterima. Setidaknya menurut saya.

Tapi mari kita nantikan saja filmnya rilis untuk memberi penilaian penuhnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fahrul Razi Uni Nurullah
EditorFahrul Razi Uni Nurullah
Follow Us

Related Articles

See More