Dok. Paramount Studio (By Any Means)
Dari segi penceritaan action-thriller, metode yang dipakai karakter Scarpa digambarkan dengan sangat agresif. Jika diibaratkan, performa Scarpa saat "bekerja" kadang terasa terlalu overtuned, nyaris seperti karakter dengan tier tertinggi yang merusak keseimbangan permainan. Di satu sisi, level kebrutalannya membuat antagonis yang ia interogasi jadi terlihat terlalu lemah dan tumbang sangat cepat. Namun, pendekatan penyutradaraan ini justru berhasil mempertegas betapa mengerikannya sosok The Grim Reaper di dunia nyata, yang kiprahnya saja cukup membuat agen federal merasa ngeri sekaligus takjub.
Mengingat tema rasial dan kelamnya tragedi sejarah yang diangkat, sebuah naskah Hollywood punya kecenderungan besar untuk tergelincir menjadi melodrama yang menceramahi penontonnya. Beruntung, By Any Means tahu cara menghindar dari jebakan klise tersebut. Pergerakan hak-hak sipil diposisikan secara solid sebagai latar tensi yang mematikan, membiarkan elemen misteri dan investigasinya bersinar tanpa harus merusak pacing lewat adegan tangisan atau drama yang mendayu-dayu.