Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ulasan Film By Any Means, Saat FBI Terpaksa Menyewa Malaikat Maut!
Dok. Paramount Studio (By Any Means)
  • By Any Means mengangkat kisah FBI yang diam-diam merekrut Gregory Scarpa Sr., pembunuh bayaran mafia Colombo, untuk menyelidiki hilangnya aktivis hak sipil di Mississippi era 1960-an.
  • Agen FBI muda Wayne Strider bekerja sama dengan Scarpa setelah prosedur resmi buntu menghadapi konspirasi dan jaringan rasisme yang melindungi tersangka pembunuhan.
  • Film arahan Elegance Bratton menyoroti benturan moral antara hukum dan taktik interogasi brutal, dengan Mark Wahlberg serta Yahya Abdul-Mateen II sebagai pemeran utama.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bulan September 2026 ini, bioskop kedatangan By Any Means, sebuah film historical crime thriller arahan sutradara Elegance Bratton. Dengan premis yang terdengar seperti hasil karangan fiksi murni, film ini nyatanya menggali salah satu halaman paling kelam dan aneh dalam sejarah investigasi Amerika Serikat.

Ketika birokrasi penegakan hukum menemui jalan buntu, apa jadinya jika negara justru menyewa monster sungguhan untuk melawan monster lainnya?

1. Menarik Sejarah Kelam ke Layar Lebar

Dok. Paramount Studio (By Any Means)

Daya tarik utama By Any Means jelas terletak pada fondasi kisah nyatanya. Mark Wahlberg memerankan karakter Gregory Scarpa Sr., sosok historis yang di dunia nyata begitu ditakuti hingga mendapat julukan The Grim Reaper dan The Mad Hatter. Scarpa bukanlah detektif atau penegak hukum sewaan biasa; ia adalah seorang caporegime (kapten) dan pembunuh bayaran andalan dari keluarga mafia Colombo di New York.

Film ini menyeret kita ke era 1960-an di wilayah Mississippi. Sejarah aslinya memang mencatat rekam jejak kegilaan ini: pada pertengahan 1960-an (tepatnya 1964 dan 1966), agen lapangan FBI secara rahasia merekrut Scarpa ke Mississippi untuk membantu investigasi kasus hilangnya pekerja hak sipil.

Mengapa melibatkan mafia? Karena pihak FBI mencurigai bahwa kelompok Ku Klux Klan (KKK) adalah dalang pembunuhan berantai tersebut. Menghadapi tersangka dari kelompok rasialis yang bungkam total terhadap otoritas formal, FBI memanfaatkan taktik interogasi ilegal dan brutal milik Scarpa untuk mengekstrak kebenaran dan menemukan lokasi jenazah korban. Fakta sejarah inilah yang diterjemahkan menjadi motor utama narasi film.

2. Gesekan Moralitas Dua Kutub

Dok. Paramount Studio (By Any Means)

Naskah yang ditulis oleh Sascha Penn sangat cerdas dalam memfokuskan penceritaannya pada kolaborasi tak lazim ini. Lewat lensa film, kita diperkenalkan pada Wayne Strider, agen FBI muda berkulit hitam yang diperankan dengan intensitas memukau oleh Yahya Abdul-Mateen II.

Dinamika antara Strider dan Scarpa adalah jantung dari By Any Means. Strider terikat oleh prosedur, sementara Scarpa bermain sepenuhnya tanpa aturan. Gesekan metode operasional ini membuat plot investigasinya terus memanas. Strider pada akhirnya harus menghadapi realitas pahit di lapangan: saat berhadapan dengan konspirasi sistemik, garis pemisah antara keadilan dan aksi balas dendam yang buta perlahan mulai melebur.

3. Karakterisasi Aksi yang Terasa Overtuned

Dok. Paramount Studio (By Any Means)

Dari segi penceritaan action-thriller, metode yang dipakai karakter Scarpa digambarkan dengan sangat agresif. Jika diibaratkan, performa Scarpa saat "bekerja" kadang terasa terlalu overtuned, nyaris seperti karakter dengan tier tertinggi yang merusak keseimbangan permainan. Di satu sisi, level kebrutalannya membuat antagonis yang ia interogasi jadi terlihat terlalu lemah dan tumbang sangat cepat. Namun, pendekatan penyutradaraan ini justru berhasil mempertegas betapa mengerikannya sosok The Grim Reaper di dunia nyata, yang kiprahnya saja cukup membuat agen federal merasa ngeri sekaligus takjub.

Mengingat tema rasial dan kelamnya tragedi sejarah yang diangkat, sebuah naskah Hollywood punya kecenderungan besar untuk tergelincir menjadi melodrama yang menceramahi penontonnya. Beruntung, By Any Means tahu cara menghindar dari jebakan klise tersebut. Pergerakan hak-hak sipil diposisikan secara solid sebagai latar tensi yang mematikan, membiarkan elemen misteri dan investigasinya bersinar tanpa harus merusak pacing lewat adegan tangisan atau drama yang mendayu-dayu.

4. Kesimpulan?

Dok. Paramount Studio (By Any Means)

Menjelang perilisannya pada 2 September 2026, By Any Means sukses menyajikan tontonan investigasi sejarah yang menguji moralitas penonton. Kehadiran deretan cast pendukung sekaliber Giancarlo Esposito dan Nicole Beharie juga memastikan atmosfer era 60-an terbangun dengan sangat meyakinkan. Film ini mengingatkan kita pada sebuah fakta tidak nyaman: terkadang hukum terpaksa ditegakkan lewat tangan-tangan yang paling berdarah.

Sinopsis By Any Means (2026)

Berlatar di Mississippi pada tahun 1966, By Any Means menyoroti krisis di tengah panasnya pergolakan hak-hak sipil Amerika Serikat. Ketika serangkaian pembunuhan brutal menargetkan para aktivis kesetaraan, seorang agen FBI muda bernama Wayne Strider (Yahya Abdul-Mateen II) ditugaskan untuk mengungkap pelakunya. Namun, ia segera menyadari bahwa prosedur penegakan hukum resmi menemui jalan buntu akibat kuatnya konspirasi dan jaringan rasisme yang melindungi para tersangka.

Mengahadapi kebuntuan, Strider mengambil langkah ekstrem dengan meminta bantuan rahasia dari Greg Scarpa (Mark Wahlberg), seorang pembunuh bayaran mafia dari New York. Keputusan ini memicu kolaborasi berbahaya, di mana agen FBI dan pembunuh kejam tersebut harus menggunakan taktik interogasi brutal di luar batas hukum untuk mengekstrak kebenaran, sekaligus mempertaruhkan moralitas mereka demi menegakkan keadilan.

By Any Means
2026
3/5
Directed by Elegance Bratton
ProducerAlex Lebovici, Basil Iwanyk, Erica Lee, Chester Algernal Gordon, Stephen Levinson
WriterSascha Penn
Age RatingD17+
GenreDrama, Cerita Seru, Sejarah
Duration107 Minutes
Release Date02-09-2026
Themehitman, ku klux klan, mafia, 1960s, civil rights movement, fbi agent, mississippi, unlikely partners
Production HouseHammerstone Studios, Thunder Road, Freedom Principle, Municipal Pictures, North.Five.Six.
Where to WatchCinema XXI, CGV, Cinepolis, FLIX
CastMark Wahlberg, Yahya Abdul-Mateen II, Nicole Beharie, David Strathairn, Giancarlo Esposito

Trailer By Any Means (2026)

Curated For You

Editorial Team

Related Article