Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
For
You

Review Penuh Stranger Things, Seri Horor Ikonik, Tapi Tersandung di Akhir

Screenshot-2025-10-31-105155.png
Stranger Things Season 5, Dok. Netflix
Intinya sih...
  • Season 1 - Fondasi kuat dengan nuansa horor yang kental, fokus pada persahabatan anak-anak, dan pacing rapi.
  • Season 2 - Eksplorasi karakter menarik, namun episode 7 dianggap memecah fokus cerita utama.
  • Season 3 - Nuansa baru tapi kurang kuat, tone yang lebih santai mengurangi unsur horornya.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Sejak pertama kali tayang, Stranger Things langsung mencuri perhatian sebagai serial yang memadukan horor, sci-fi, dan drama persahabatan dalam balutan nostalgia era 80-an.

Perjalanannya dari kisah misteri berskala kecil hingga konflik besar yang melibatkan seluruh dunia membuat serial ini punya tempat spesial di hati banyak penonton.

Namun, apakah kualitasnya konsisten dari awal hingga akhir? Berikut ulasan tiap season Stranger Things dari Season 1 sampai Season 5.

1. Season 1 - Awal yang sangat menarik dan atmosfer horor yang kental

Eleven di Stranger Things
Eleven di Stranger Things (dok. Netflix/Stranger Things)

Season pertama bisa dibilang adalah fondasi terkuat Stranger Things. Nuansa horor terasa sangat kental, dengan misteri hilangnya Will Byers, kehadiran Upside Down yang asing, dan sosok Eleven yang penuh tanda tanya.

Demogorgon pun masih muncul sebagai monster film horor dibandingkan monster film aksi sci-fi sehingga nuansanya masih sangat kelam.

Skalanya masih kecil dan personal, sehingga ketegangan terasa lebih intim dan efektif. Fokus pada persahabatan anak-anak, rasa takut yang natural terutama dari Joyce, serta pacing yang rapi membuat Season 1 jadi pengalaman menonton yang kuat dan memorable.

2. Season 2 - Masih seru tapi mulai terlihat retaknya

Will Bryers di Stranger Things
Will Bryers di Stranger Things (dok. Netflix/Stranger Things)

Season 2 tetap berhasil mempertahankan rasa penasaran penonton dengan ancaman Mind Flayer dan dampak trauma dari kejadian sebelumnya.

Eksplorasi kondisi psikologis karakter, terutama Will dan Eleven, cukup menarik. Namun, kelemahan paling terasa ada di episode 7 yang sering dianggap memecah fokus cerita utama, meskipun kisah Kali, saudara Eleven nantinya digunakan lagi di cerita mendatang.

Meski begitu, secara keseluruhan Season 2 masih solid dan berhasil memperluas dunia Stranger Things tanpa kehilangan identitasnya.

3. Season 3 - Hadirkan nuansa baru tapi terasa kurang kuat

cuplikan serial Stranger Things season 3
cuplikan serial Stranger Things season 3 (dok. Netflix/Stranger Things)

Berbeda dari dua season awal, Season 3 terasa lebih ringan dengan warna yang lebih cerah dan nuansa yang lebih “pop”.

Starcourt Mall menjadi latar ikonik dan hubungan antar karakter semakin berkembang. Sayangnya, tone yang lebih santai membuat unsur horornya terasa berkurang, di mana season ini cukup terasa aksinya, terutama konflik dengan Rusia.

Season ini tidak buruk, tapi juga tidak sekuat sebelumnya, lebih terasa sebagai hiburan yang menyenangkan daripada cerita yang benar-benar menegangkan.

4. Season 4 - Salah satu season yang seru dan menyenangkan!

cuplikan serial Stranger Things season 4
cuplikan serial Stranger Things season 4 (dok. Netflix/Stranger Things)

Season 4 menjadi titik balik yang sangat positif. Serial ini kembali ke akar horornya dengan ancaman Vecna yang jauh lebih menyeramkan dan personal.

Tema trauma, rasa bersalah, dan luka batin digarap lebih dalam, membuat konflik terasa lebih berat secara emosional. Belum lagi banyak adegan dan aksi yang ikonik di sini, misalkan Eddie dengan adegan "Master of Puppets"-nya atau Max dengan "Running Up That Hill"-nya.

Dengan durasi episode yang lebih panjang, Season 4 berhasil membangun ketegangan secara konsisten dan menjadi salah satu season terbaik sepanjang seri.

5. Season 5 - Penutup yang sayangnya tidak sepenuhnya sesuai ekspektasi

cuplikan Stranger Things Finale (dok. Netflix/Stranger Things 5)
cuplikan Stranger Things Finale (dok. Netflix/Stranger Things 5)

Sebagai season terakhir, ekspektasi terhadap Season 5 tentu sangat tinggi.

Sayangnya, meski tetap punya momen-momen emosional dan skala cerita yang besar, penutup ini terasa kurang sekuat yang diharapkan. Beberapa keputusan cerita terasa terburu-buru, dan dampak emosionalnya tidak selalu sebanding dengan build-up panjang dari season-season sebelumnya.

Ending-nya bukan gagal total, tapi juga tidak meninggalkan kesan sekuat yang diinginkan banyak penonton. Belum lagi banyak plot hole yang dirasakan penikmat, sehingga banyak hal yang harusnya masih bisa dijelaskan tapi belum dijelaskan.

6. Review keseluruhan seri Stranger Things, masih serial TV horor yang seru dengan karakter menarik

cuplikan serial Stranger Things season 5
cuplikan serial Stranger Things season 5 (dok. Netflix/Stranger Things)

Terlepas dari kelemahan di season terakhirnya, Stranger Things tetaplah serial yang sangat seru dan berpengaruh. Karakter-karakternya ikonik, dinamika persahabatannya kuat, dan dunia Upside Down berhasil menjadi salah satu elemen sci-fi horor paling dikenang dalam budaya pop modern.

Meski ditutup dengan season yang kurang maksimal, perjalanan panjang Stranger Things dari awal hingga akhir tetap layak dikenang sebagai salah satu serial terbaik di generasinya.

Nah bagaimana menurutmu?

Synopsis Stranger Things

Stranger Things adalah serial sci-fi horor berlatar di Hawkins, Indiana, era 1980-an, yang mengisahkan hilangnya seorang anak bernama Will Byers dan terbukanya rahasia kelam berupa dimensi lain bernama Upside Down.

Pencarian tersebut membawa sekelompok anak, keluarga, dan seorang gadis misterius berkekuatan telekinetik ke dalam konflik berbahaya yang melibatkan eksperimen rahasia, monster mengerikan, serta ikatan persahabatan yang diuji oleh trauma dan kehilangan.

Stranger Things
2016 (Season 1)
3.5/5
Directed by The Duffer Brothers
Producer

The Duffer Brothers, Shawn Levy

Writer

The Duffer Brothers

Age Rating

13+

Genre

Science Fiction, Horror, Thriller, Drama, Mystery

Duration

50–80 menit per episode Minutes

Release Date

15 Juli (Season 1)

Theme

Persahabatan, Kehilanga, Trauma

Production House

Netflix

Where to Watch

Netflix

Cast

Millie Bobby Brown (Eleven)Finn Wolfhard (Mike Wheeler)Noah Schnapp (Will Byers)

Trailer Stranger Things

Stranger Things

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fahrul Razi Uni Nurullah
EditorFahrul Razi Uni Nurullah
Follow Us

Latest in Film

See More

4 Hal Menarik dari Teaser X-Men untuk Avengers: Doomsday! Cyclops

06 Jan 2026, 21:27 WIBFilm