Hyun Bin di drama Made in Korea 2 (instagram.com/vast.ent)
Baek Ki-tae memasuki Season 2 dengan posisi yang jauh lebih kuat dibandingkan musim pertama.
Ia sudah mendapatkan promosi, memiliki lebih banyak kekayaan dan kekuasaan. Namun, menurut Hyun Bin, semua itu ternyata belum cukup bagi Ki-tae.
“He has more ambitions, he has more greed, he wants more money, he wants more wealth, he wants more power.” (Dia memiliki ambisi yang lebih besar, keserakahan yang lebih besar; dia menginginkan lebih banyak uang, lebih banyak kekayaan, dan lebih banyak kekuasaan.).
Dengan kata lain, Ki-tae bukan karakter yang merasa puas setelah berhasil mencapai puncak.
Semakin banyak yang dia dapatkan, semakin banyak pula yang dia inginkan.
Namun, ambisi tersebut juga membuat hidup Ki-tae semakin rumit.
Hyun Bin menjelaskan bahwa ketika Ki-tae terus bergerak maju, akan ada berbagai kekuatan yang berusaha menghentikannya. Benturan dengan para pemain lain kemudian membuatnya menghadapi situasi yang semakin berbahaya.
“And there's a lot of clashes between him and other players, so sometimes he feels lonely, sometimes he has to face very bold choices, and sometimes he is put into very dangerous situations.” (“Dan sering terjadi bentrokan antara dirinya dengan pemain lain, sehingga terkadang ia merasa kesepian, terkadang harus menghadapi pilihan-pilihan yang sangat berani, dan terkadang ditempatkan dalam situasi yang sangat berbahaya.”)
Karena itu, Hyun Bin mengatakan ia akan berfokus menampilkan berbagai sisi Ki-tae tersebut.
Jadi, Season 2 tidak hanya akan memperlihatkan Ki-tae yang semakin berkuasa, tetapi juga seorang manusia yang mulai merasakan konsekuensi dari ambisinya sendiri.
Dia punya lebih banyak uang. Dia punya lebih banyak kekuasaan. Tapi semakin tinggi posisinya, semakin banyak pula orang yang ingin menjatuhkannya.