6 Tokoh One Piece Paling Tahan Banting Padahal Gak Makan Buah Iblis

Enam karakter One Piece ini tetap menunjukkan daya tahan tinggi meski tidak memakan Buah Iblis.
Sanji berada di posisi teratas berkat eksoskeleton, regenerasi, dan Busoshoku Haki.
Zoro, Garp, Jinbe, Franky, dan Gaban memiliki bukti ketangguhan melalui pertarungan berat.
Karakter One Piece yang sejak awal sudah kuat lalu mendapatkan Buah Iblis, terutama tipe Zoan, bisa menjadi sangat mengerikan. Jika kita membuat daftar karakter dengan daya tahan fisik tertinggi, pengguna Ancient Zoan dan Mythical Zoan kemungkinan besar akan mendominasi peringkat atas.
Namun, ada juga karakter yang tidak memakan Buah Iblis, tetapi tetap mampu menahan serangan mengerikan dan bertahan dalam pertarungan yang seharusnya sudah menjatuhkan mereka.
Siapa saja mereka?
Catatan: daftar ini berfokus pada karakter yang masih hidup. Karena itu, Rocks D. Xebec, Gol D. Roger, Harald, dan Kozuki Oden tidak dimasukkan.
Table of Content
6. Scopper Gaban

Scopper Gaban Elbaph (X.com/Eiichiro_Staff) Scopper Gaban mungkin sudah berusia lanjut, tetapi jangan menganggap kemampuan bertarungnya sudah habis.
Di Elbaph, Gaban menunjukkan ketangguhan yang mengesankan. Ia sempat ditusuk Gunko dan terjatuh hingga ke Underworld Elbaph, sampai harus mendapatkan perawatan sebelum kembali bertarung.
Namun, Gaban ternyata belum selesai.
Ia kembali menghadapi Nerona Imu dan terus bertarung meskipun akhirnya kehilangan satu tangannya.
Ini menunjukkan bahwa Gaban bukan hanya masih memiliki kemampuan tempur yang luar biasa, tetapi juga daya tahan dan tekad bertarung yang sulit diremehkan.
Memang, Gaban tidak bisa begitu saja mengabaikan luka yang dideritanya. Namun, kemampuannya untuk kembali menghadapi ancaman sebesar Imu setelah mengalami cedera serius sudah cukup mengesankan.
Usia boleh bertambah, tetapi mantan anggota Bajak Laut Roger ini jelas belum kehilangan seluruh taringnya.
5. Franky

Franky yang akhirnya mulai bergerak (Dok. Toei/One Piece) Kalau Franky, ada sedikit kecurangan dalam daftar ini.
Ia memang tidak memakan Buah Iblis, tetapi tubuhnya sudah dimodifikasi menjadi cyborg. Terutama setelah time-skip, Franky memiliki berbagai peningkatan mekanis yang membuatnya jauh lebih tahan terhadap kerusakan fisik.
Ketangguhannya terlihat ketika ia menghadapi Senor Pink di Dressrosa. Pertarungan mereka berlangsung brutal, dengan keduanya saling menghantam tanpa banyak mengandalkan taktik menghindar.
Di Onigashima, Franky juga mampu menghadapi Sasaki, pengguna Ancient Zoan yang memiliki kekuatan fisik luar biasa.
Bertarung melawan pengguna Ancient Zoan bukan perkara mudah. Namun, Franky mampu mengandalkan tubuh cyborg-nya untuk menerima serangan dan terus memberikan perlawanan.
Tentu saja, tubuh mekanis Franky tetap bisa rusak dan ia masih membutuhkan perbaikan setelah mengalami kerusakan serius.
Namun, itulah keunggulannya: Franky tidak hanya mengandalkan otot dan tekad, tetapi juga teknologi yang membuat tubuhnya mampu menahan kerusakan besar.
4. Jinbe

Jinbe (dok. Toei Animation/One Piece) Fish-Man memiliki keunggulan fisik alami dibandingkan manusia pada umumnya. Dan di antara para Fish-Man yang masih aktif, Jinbe merupakan salah satu petarung paling tangguh.
Ia memiliki kekuatan fisik luar biasa, pengalaman bertarung panjang, serta penguasaan Fish-Man Karate yang memungkinkannya menghadapi berbagai jenis lawan.
Salah satu bukti ketangguhannya yang paling mengerikan terlihat dalam Perang Marineford.
Ketika Akainu menyerang Luffy, Jinbe berusaha melindunginya. Namun, serangan magma Akainu menembus tubuh Jinbe sekaligus melukai Luffy yang berada di belakangnya.
Serangan tersebut sangat serius. Meski begitu, Jinbe berhasil bertahan hidup.
Ini bukan berarti tubuh Jinbe kebal terhadap serangan. Justru sebaliknya, luka yang dideritanya menunjukkan betapa berbahayanya serangan Akainu.
Namun, kemampuannya bertahan setelah menerima luka separah itu menjadi salah satu bukti daya tahannya.
Jinbe bukan hanya petarung kuat, tetapi juga seseorang yang mampu tetap bertahan ketika tubuhnya menerima kerusakan luar biasa.
3. Monkey D. Garp

Galaxy Impact milik Garp (dok. Toei Animation/One Piece) Kalau yang kita bicarakan adalah Garp pada masa jayanya, bukan tidak mungkin ia bisa menempati posisi lebih tinggi dalam daftar ini.
Salah satu contoh ketangguhannya terlihat dalam kilas balik God Valley. Ketika Big Mom melancarkan Heavenly Fire Blitz, serangan kombinasi Zeus dan Prometheus, Garp tetap mampu bertahan dan bahkan mengejek bahwa serangan tersebut tidak cukup untuk memanggang steak.
Komentar itu memang khas Garp. Namun, di balik leluconnya, ada fakta bahwa ia mampu menerima serangan dari salah satu Yonko tanpa langsung tumbang. Garp bahkan tidak kenapa-kenapa dan bisa lanjut beraksi.
Bahkan ketika sudah tua, Garp masih mampu menunjukkan kekuatan yang luar biasa di Hachinosu. Ia terus bertarung melawan sejumlah anggota Bajak Laut Kurohige dan menggunakan kekuatannya untuk membuka jalan bagi Koby dan anggota Angkatan Laut lainnya.
Namun, usia akhirnya tetap memberikan pengaruh.
Garp memang masih berbahaya, tetapi kondisi fisiknya tidak lagi seperti ketika ia masih muda. Pertarungan di Hachinosu memperlihatkan bahwa ia tetap bisa mengalami kelelahan dan menerima luka serius.
Meski begitu, daya tahan yang ia tunjukkan pada usia senja sudah cukup untuk membuat banyak petarung muda kewalahan.
2. Roronoa Zoro

potret Roronoa Zoro (x.com/Eiichiro_Staff) Zoro merupakan contoh menarik karena ia tidak memiliki eksoskeleton seperti Sanji, tubuh cyborg seperti Franky, atau keunggulan fisik alami Fish-Man seperti Jinbe.
Sebagian besar ketangguhannya berasal dari latihan fisik ekstrem, kemampuan bertarung, Haki, dan tekadnya untuk terus berdiri meskipun tubuhnya sudah berada di ambang batas.
Sejak awal perjalanan Topi Jerami, Zoro berkali-kali menerima luka serius. Ia sering bertarung melawan musuh kuat dalam kondisi yang jauh dari ideal, tetapi tetap memaksakan diri untuk menyelesaikan pertarungan.
Salah satu contoh paling terkenal terjadi di Thriller Bark, ketika Zoro menanggung rasa sakit dan kelelahan Luffy melalui kemampuan Kuma.
Setelah itu, ia masih mampu berdiri meskipun tubuhnya sudah mengalami luka yang luar biasa.
Di Onigashima, Zoro juga menerima serangan gabungan Kaido dan Big Mom, yang mengakibatkan cedera parah. Namun, ia tetap berhasil memberikan perlawanan sebelum akhirnya harus mendapatkan perawatan.
Tentu saja, ketangguhan Zoro bukan berarti tubuhnya bisa pulih begitu saja. Berbeda dari Sanji, ia tidak memiliki regenerasi alami seperti yang ditunjukkan oleh faktor keturunan Germa.
Zoro tetap membutuhkan waktu dan perawatan untuk pulih dari luka serius.
Kalau Sanji punya tubuh yang sulit dihancurkan, Zoro lebih terasa seperti petarung yang menolak menyerah meskipun tubuhnya sudah hampir tidak sanggup bertahan.
1. Sanji

Sanji di One Piece Bab 1196 Ini mungkin pilihan yang menarik, tetapi dalam era Luffy saat ini, Sanji layak dipertimbangkan sebagai salah satu petarung tanpa Buah Iblis dengan ketahanan fisik terbaik.
Meski tidak memakan Buah Iblis, Sanji memiliki keunggulan yang tidak dimiliki kebanyakan manusia: faktor keturunan Germa yang telah bangkit.
Kebangkitan tersebut memberinya eksoskeleton yang membuat tubuhnya jauh lebih keras, sekaligus kemampuan regenerasi yang memungkinkannya memulihkan cedera serius.
Ketangguhannya terlihat jelas ketika ia menghadapi Queen di Onigashima. Tubuh Sanji mampu menahan serangan yang seharusnya mencederai manusia biasa secara parah, bahkan ia dapat pulih setelah tulang-tulangnya mengalami kerusakan besar.
Namun, ada satu hal yang membuat Sanji semakin menarik.
Ia juga mampu menggunakan Busoshoku Haki untuk memperkuat serangan dan pertahanannya.
Artinya, Sanji tidak hanya mengandalkan tubuh hasil modifikasi genetik. Ia juga memiliki kemampuan Haki yang dapat melengkapi ketangguhan tersebut.
Kombinasi eksoskeleton, regenerasi, dan Haki membuat Sanji sangat sulit dijatuhkan. Lawan harus mampu menembus pertahanannya, memberikan kerusakan yang cukup besar, dan tetap memastikan Sanji tidak pulih untuk melanjutkan pertarungan.
Tentu saja, kemampuan regenerasinya bukan tanpa batas. Sanji masih bisa kelelahan dan menerima kerusakan serius.
Namun, dibandingkan banyak petarung lain yang tidak memakan Buah Iblis, ia memiliki keunggulan fisik yang sangat istimewa.
Zoro bertahan karena tekad dan latihan keras. Sanji punya itu juga, tetapi tubuhnya kini dilengkapi pertahanan dan regenerasi yang membuatnya jauh lebih sulit dilukai.
Yang Belum Cukup Bahan untuk Dimasukkan

Mihawk dan Shanks (dok. Toei Animation/One Piece) Ada sejumlah karakter lain yang berpotensi masuk daftar ini, tetapi kita belum memiliki cukup bukti untuk mengukur soal betapa tahan bantingnya mereka.
Shanks dan anggota Bajak Laut Rambut Merah lainnya merupakan petarung kuat yang sebagian besar tidak diketahui memakan Buah Iblis. Namun, kita belum sering melihat mereka menjalani pertarungan panjang yang memperlihatkan batas ketahanan fisik mereka.
Dracule Mihawk juga menarik. Reputasinya sebagai pendekar pedang terkuat di dunia membuatnya jelas patut diperhitungkan. Namun, sejauh ini kita belum melihat cukup banyak pertarungan Mihawk yang memperlihatkan seberapa besar kerusakan yang mampu ia tahan.
Sementara itu, Koby memiliki potensi untuk mengikuti jejak Garp. Ia sudah memperlihatkan daya hancur luar biasa melalui Honesty Impact, tetapi kekuatan serangan dan ketahanan fisik merupakan dua hal berbeda. Kita masih perlu melihat lebih banyak pertarungan untuk menilai seberapa tahan banting dirinya.
Untuk saat ini, keenam nama di atas memiliki demonstrasi ketangguhan yang cukup menarik untuk dibahas.
Dan yang paling unik adalah Sanji: ia tidak memakan Buah Iblis, tetapi tubuhnya memiliki kemampuan regenerasi dan pertahanan abnormal yang membuatnya terasa seperti pengguna Zoan tangguh.
Terkadang, di dunia One Piece, untuk menjadi monster tidak selalu dibutuhkan Buah Iblis.



















