Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Install

8 Karakter Tertua dan Terkuat di Dragon Ball, Ada yang Jutaan Tahun?

10 min read
8 Karakter Tertua dan Terkuat di Dragon Ball, Ada yang Jutaan Tahun?
Zeno, Beerus, dan Grand Priest. (dok. Toei Animation/Dragon Ball Super)
  • Majin Buu dan Moro menjadi ancaman kuno dari kalangan makhluk fana: Buu telah eksis selama jutaan tahun dengan regenerasi serta penyerapan, sementara Moro menyerap energi kehidupan planet dan pernah disegel Grand Supreme Kai.

  • Kaioshin, Dewa Penghancur, dan Malaikat menempati tingkatan kosmis penting; Beerus aktif sejak puluhan juta tahun, sedangkan Whis dan para Angel melampaui dewa yang mereka bimbing.

  • Daishinkan berstatus malaikat terkuat, Rymus dikaitkan dengan penciptaan berbagai universe, sementara Zeno memegang otoritas tertinggi untuk menghapus universe beserta penghuninya.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bicara tentang karakter tertua dan terkuat di Dragon Ball, pasti langsung kepikiran para dewa yang menguasai alam semesta. Tapi masih ada juga makhluk fana yang berumur panjang juga, lho!

Menariknya, semakin jauh cerita Dragon Ball berkembang, semakin banyak makhluk kuno dengan kemampuan yang sulit dibayangkan. Ada yang mampu menghisap energi kehidupan planet, menghancurkan alam semesta dalam sekejap, hingga menciptakan berbagai universe tempat para karakter tinggal.

Nah, siapa saja karakter tertua sekaligus terkuat dalam dunia Dragon Ball?

Berikut 8 karakter berumur panjang dan kuat dari Dragon Ball yang menarik untuk dibahas, mulai dari golongan non-dewa hingga penguasa alam semesta!

  1. 8. Majin Buu

    Majin Buu (dok. Toei Animation/Dragon Ball Super)
    Majin Buu (dok. Toei Animation/Dragon Ball Super)

    Siapa sangka entitas berwarna pink yang gemar makan banyak ini ternyata mempunyai sejarah kehidupan selama jutaan tahun?

    Majin Buu merupakan salah satu makhluk tertua yang diperkenalkan dalam Dragon Ball Z.

    Sekitar 5 juta tahun sebelum cerita utama, Buu sudah menjadi ancaman bagi para Kaioshin/Supreme Kai yang bertugas menjaga keseimbangan alam semesta.

    Saat masih berada dalam wujud Kid Buu, ia bahkan berhasil membunuh beberapa Supreme Kai serta menyerap South Supreme Kai dan Grand Supreme Kai.

    Penyerapan tersebut kemudian memengaruhi bentuk tubuh dan kepribadiannya, hingga menghasilkan sosok Majin Buu bertubuh gemuk yang lebih dikenal para fans.

    Menariknya, asal-usul Buu juga mengalami perkembangan dalam cerita.

    Sebelumnya, Buu dianggap sebagai ciptaan penyihir Bibidi. Namun, Dragon Ball Daima mengungkap bahwa penyihir dari Demon Realm bernama Marba sebenarnya menciptakan Buu atas permintaan Bibidi.

    Sedangkan menurut mendiang Toriyama Sensei, Buu adalah entitas yang sudah ada sejak zaman purba kala (awal terciptanya alam semesta) yang siklus hidupnya bergantian antara mengamuk dan hibernasi panjang

    Pengungkapan tersebut melengkapi sekaligus mengubah pemahaman sebelumnya mengenai asal-usul makhluk satu ini.

    Dari sisi kekuatan, Buu mempunyai regenerasi luar biasa, kemampuan menyerap makhluk lain, serta sihir yang dapat mengubah lawan menjadi makanan.

    Meski tubuhnya terlihat lunak dan mudah dihancurkan, Buu bisa memulihkan diri dari damage yang sangat parah.

    Tidak mengherankan jika makhluk kuno ini pernah membuat para petarung terkuat di Bumi kewalahan.

  2. 7. Moro

    Moro Dragon Ball Super.jpg
    Moro dari manga Dragon Ball Super. (dok. Shueisha/Dragon Ball Super)

    Kalau Majin Buu dikenal karena kemampuan regenerasinya, Moro justru mempunyai kekuatan yang jauh lebih mengerikan bagi kehidupan alam semesta.

    Moro merupakan penyihir kuno yang dijuluki Planet-Eater alias Pemakan Planet karena mampu menyerap energi kehidupan dari planet dan seluruh makhluk di dalamnya.

    Saking tuanya, Moro sudah menjadi ancaman besar sekitar 10 juta tahun sebelum peristiwa Galactic Patrol Prisoner Saga dalam manga Dragon Ball Super.

    Pada masa tersebut, Moro telah menghancurkan banyak planet menggunakan sihirnya. Bahkan, Grand Supreme Kai bersama South Supreme Kai harus turun tangan untuk menghentikan aksinya.

    Namun, kekuatan Moro begitu besar sehingga Grand Supreme Kai terpaksa mengorbankan sebagian besar kekuatan dewanya untuk menyegel kemampuan sihir sang penyihir.

    Setelah itu, Moro dipenjara oleh Galactic Patrol selama jutaan tahun.

    Sayangnya, hukuman tersebut tidak membuatnya kehilangan ambisi untuk kembali menguasai alam semesta.

    Ketika berhasil melarikan diri, Moro kembali menyerap energi kehidupan untuk memulihkan tubuhnya yang sudah menua.

    Bahkan, dalam perkembangan pertarungan melawan Goku dan Vegeta, Moro juga memperoleh kemampuan meniru kekuatan melalui Seven-Three.

    Hal yang membuat Moro sangat berbahaya adalah kemampuannya melemahkan musuh tanpa selalu harus mengalahkan mereka secara fisik.

    Jadi, dibandingkan banyak villain lain, Moro bukan hanya unggul dalam usia, melainkan juga mempunyai sihir yang menjadikannya ancaman bagi kehidupan seluruh planet.

  3. 6. Para Kaioshin/Supreme Kai

    Para Kaioshin (dok. Toei Animation/Dragon Ball Super)
    Para Kaioshin (dok. Toei Animation/Dragon Ball Super)

    Sekarang beralih ke jajaran para Dewa, para Kaioshin atau Supreme Kai adalah entitas yang mempunyai tanggung jawab yang berkaitan dengan penciptaan dan perkembangan kehidupan.

    Menariknya, para Supreme Kai dikenal sebagai makhluk berumur sangat panjang. Bahkan, beberapa di antaranya sudah hidup sejak jutaan tahun sebelum Goku dilahirkan.

    Salah satu contohnya adalah Gowasu, Supreme Kai Universe 10 yang pernah menjadi guru Zamasu. Ia digambarkan sebagai dewa senior yang bijaksana dan lebih mengutamakan pengamatan terhadap perkembangan kehidupan daripada menggunakan kekuatan untuk memaksakan kehendaknya.

    Dalam Future Trunks Arc, Gowasu bahkan menggunakan Time Ring untuk mengamati perkembangan peradaban di Planet Babari hingga seribu tahun ke masa depan. Meski begitu, usia pastinya belum pernah dijelaskan.

    Ada pula Elder Kai, mantan Supreme Kai Universe 7 yang sudah hidup sejak zaman kuno. Ia pernah disegel Beerus di dalam Z Sword sekitar 75 juta tahun lalu sebelum akhirnya dibebaskan oleh Gohan dalam Majin Buu Saga.

    Meski tidak menonjol dalam pertarungan fisik, Elder Kai mempunyai kemampuan khusus untuk membangkitkan potensi tersembunyi seseorang. Bahkan, berkat bantuannya, Gohan berhasil memperoleh kekuatan Ultimate yang membuatnya mampu menghadapi Super Buu.

    Namun, salah satu Kaioshin paling mengesankan adalah Grand Supreme Kai yang pernah menghadapi Moro sekitar 10 juta tahun lalu.

    Dalam pertarungan tersebut, ia menggunakan teknik penyegelan untuk menghilangkan kemampuan sihir Moro, meskipun harus mengorbankan sebagian besar kekuatan dewanya sendiri.

    Jangan lupakan pula Shin, Supreme Kai Universe 7 yang berhasil selamat dari serangan Majin Buu sekitar 5 juta tahun silam.

    Dari sini terlihat bahwa kekuatan para Kaioshin tidak selalu diukur dari kemampuan menghancurkan musuh. Mereka juga mempunyai teknik penyegelan, penciptaan, serta kemampuan khusus yang berperan penting dalam menjaga kehidupan.

  4. 5. Para Dewa Penghancur

    Para Dewa Penghancur di Dragon Ball (dok. Toei Animation/Super Dragon Ball Heroes)
    Para Dewa Penghancur di Dragon Ball (dok. Toei Animation/Super Dragon Ball Heroes)

    Para Dewa Penghancur merupakan entitas yang bertanggung jawab untuk menghancurkan planet maupun kehidupan tertentu untuk menjaga keseimbangan alam semesta.

    Dari seluruh Dewa Penghancur, Beerus dan Champa menjadi dua karakter yang paling sering mendapatkan sorotan.

    Beerus merupakan Dewa Penghancur Universe 7, sedangkan saudara kembarnya, Champa, bertugas mengawasi Universe 6.

    Menariknya, keduanya sudah hidup sejak masa yang sangat jauh sebelum peristiwa Dragon Ball Super.

    Beerus bahkan pernah menyegel Elder Kai ke dalam Z Sword sekitar 75 juta tahun sebelumnya. Fakta tersebut menunjukkan bahwa ia telah mempunyai peran sebagai Dewa Penghancur sejak puluhan juta tahun lalu.

    Dari sisi kekuatan, Beerus dan para Dewa Penghancur mempunyai teknik Hakai yang dapat melenyapkan target dalam sekejap.

    Namun, jangan menganggap kemampuan mereka hanya identik dengan Haki. Setiap Dewa Penghancur mempunyai gaya bertarung dan tingkat penguasaan kekuatan yang berbeda.

    Belum lagi, Beerus pernah memperlihatkan kemampuan yang membuat Goku dan Vegeta kesulitan mengimbanginya, bahkan setelah mereka memperoleh berbagai transformasi ilahi.

    Meski demikian, umur pasti seluruh Dewa Penghancur belum diketahui. Karena itu, tidak semua anggota kelompok ini bisa dipastikan berusia sama tuanya dengan Beerus.

  5. 4. Para Malaikat/Angel

    Para Angel Dragon Ball Super (dok. Toei Animation/Dragon Ball Super)
    Para Angel Dragon Ball Super (dok. Toei Animation/Dragon Ball Super)

    Kalau Dewa Penghancur sudah sangat kuat, bagaimana dengan makhluk yang justru bertugas membimbing mereka?

    Di sinilah para Malaikat atau Angel mempunyai peran penting.

    Whis merupakan Malaikat pendamping Beerus, sedangkan Vados bertugas mendampingi Champa. Keduanya juga dikenal sebagai makhluk dengan kemampuan bertarung yang melampaui Dewa Penghancur yang mereka bimbing.

    Bahkan, Whis mampu melumpuhkan Beerus dengan satu pukulan ketika sang dewa mulai bertindak di luar kendali.

    Menariknya, para Malaikat mempunyai penguasaan Ultra Instinct yang sangat tinggi. Berbeda dari Goku yang masih harus berlatih untuk menggunakan teknik tersebut secara konsisten, kemampuan itu merupakan bagian alami dari cara mereka bertarung.

    Namun, bukan hanya kekuatan mereka yang menarik.

    Dalam Tournament of Power, Zeno menghapus universe yang kalah beserta para penduduk dan dewanya. Akan tetapi, Malaikat menjadi pengecualian.

    Hal tersebut memperlihatkan bahwa keberadaan mereka memiliki kedudukan khusus dalam tingkatan kosmis.

    Meski demikian, pengecualian tersebut berkaitan dengan aturan penghapusan saat turnamen, bukan bukti bahwa para Malaikat kebal terhadap segala bentuk kekuatan Zeno.

    Para Malaikat juga terikat aturan yang membatasi keterlibatan mereka dalam pertarungan makhluk fana.

    Jadi, meskipun mempunyai kekuatan luar biasa, mereka tidak bebas menggunakan kemampuan tersebut sesuka hati.

  6. 3. Daishinkan/Grand Priest

    Daishinkan (dok. Toei Animation/Dragon Ball Super).jpg
    Daishinkan (dok. Toei Animation/Dragon Ball Super)

    Jika Whis dan Vados saja sudah dianggap luar biasa, bayangkan seberapa kuat sosok yang merupakan ayah dari para Malaikat tersebut!

    Daishinkan, yang juga dikenal sebagai Grand Priest, merupakan salah satu entitas dengan kedudukan tertinggi dalam Dragon Ball Super.

    Ia bertugas mendampingi Zeno sekaligus mengatur berbagai urusan yang berkaitan dengan para dewa dan alam semesta sejak jutaan tahun lalu.

    Menariknya, Daishinkan mempunyai penampilan yang sangat sederhana. Tubuhnya kecil, ekspresinya tenang, dan ia hampir tidak pernah memperlihatkan emosi berlebihan.

    Namun, jangan tertipu oleh penampilannya.

    Whis pernah menjelaskan bahwa Daishinkan termasuk salah satu petarung terkuat di seluruh alam semesta.

    Sayangnya, Daishinkan belum mendapatkan pertarungan penuh yang benar-benar memperlihatkan batas kekuatannya.

    Ia justru lebih sering muncul sebagai pengawas dan pengatur berbagai peristiwa besar, termasuk Tournament of Power.

    Kedudukannya sebagai ayah para Malaikat menjadikannya salah satu sosok paling penting dalam sejarah panjang tingkatan para dewa.

    Karena itulah, Daishinkan layak ditempatkan sebagai salah satu entitas kuno paling berpengaruh dalam Dragon Ball.

  7. 2. Majin Rymus

    Super Majin Rymus, pencipta alam semesta  ( Dok. Toei / Dragon Ball Daima )
    Super Majin Rymus, pencipta alam semesta ( Dok. Toei / Dragon Ball Daima )

    Kemunculan Majin Rymus dalam Dragon Ball Daima memberikan informasi baru yang sangat menarik mengenai asal-usul multiverse.

    Bagaimana tidak? Selama ini, banyak fans mengenal Zeno sebagai sosok tertinggi yang menguasai penguasa seluruh universe.

    Namun, Dragon Ball Daima episode 10 memperkenalkan Rymus, seorang Super Majin yang mempunyai peran penting dalam penciptaan universe.

    Menurut penjelasan Supreme Kai, pada masa lalu terdapat seorang Supreme Demon King yang ingin memperluas wilayah kekuasaannya hingga keluar dari Demon Realm.

    Untuk mewujudkan keinginan tersebut, sang raja memerintahkan Rymus menciptakan universe baru.

    Dari situlah berbagai universe terbentuk dan menjadi tempat tinggal bagi bermacam-macam kehidupan.

    Rymus kemudian memilih sejumlah anggota bangsa Glind untuk menjalankan tugas sebagai Supreme Kai yang mengawasi universe ciptaannya.

    Menariknya, pengungkapan ini memperlihatkan hubungan antara Demon Realm dan keberadaan para dewa yang sebelumnya belum banyak dijelaskan.

    Namun, ada satu hal yang penting diperhatikan.

    Meskipun mampu menciptakan berbagai universe, Rymus belum pernah diperlihatkan bertarung secara langsung. Karena itu, kemampuan menciptakan alam semesta tidak otomatis membuktikan bahwa kekuatan bertarungnya melampaui Daishinkan ataupun Zeno.

    Begitu pula dengan usianya. Rymus jelas berasal dari masa yang sangat kuno, jutaan tahun lalu, tetapi angka pasti mengenai berapa lama ia telah hidup belum diketahui.

    Selain itu, posisi Dragon Ball Daima dalam kesinambungan cerita bersama Dragon Ball Super masih sering dibahas penggemar.

    Meski begitu, Daima bukan sekadar cerita sampingan tanpa keterlibatan pencipta aslinya. Akira Toriyama juga terlibat langsung dalam pengembangan cerita dan desain karakternya.

    Karena itulah, keberadaan Rymus menjadi salah satu tambahan cerita paling menarik yang mengubah cara kita memahami sejarah dunia Dragon Ball.

  8. 1. Zeno

    Zeno Dragon Ball (dok. Toei Animation/Dragon Ball Super)
    Zeno Dragon Ball (dok. Toei Animation/Dragon Ball Super)

    Di posisi pertama ada Zeno atau Zen-Oh, sosok kecil yang mempunyai kekuasaan paling mengerikan dalam Dragon Ball Super.

    Sekilas, Zeno terlihat seperti anak kecil yang gemar bermain dan mudah merasa bosan. Namun, penampilannya sama sekali tidak mencerminkan besarnya kekuasaan yang dimilikinya.

    Sebagai Omni-King yang berkuasa selama jutaan tahun, Zeno mempunyai otoritas tertinggi atas 12 universe yang dikenal dalam Dragon Ball Super.

    Bahkan, para Dewa Penghancur seperti Beerus dan Champa selalu memperlihatkan rasa takut ketika berhadapan dengannya.

    Alasannya sederhana: Zeno mempunyai kemampuan menghapus seluruh universe dari keberadaan hanya dengan menggunakan kehendaknya.

    Salah satu bukti paling mengerikan terjadi dalam Future Trunks Arc ketika Zeno dari masa depan menghapus Zamasu beserta seluruh timeline yang telah dikuasainya.

    Kemampuan tersebut menunjukkan bahwa kekuasaan Zeno melampaui penghancuran planet atau galaksi.

    Uniknya, Zeno juga tidak perlu terlibat dalam pertarungan fisik untuk menggunakan kemampuan tersebut.

    Dalam Tournament of Power, ia bahkan dapat melenyapkan universe yang kalah, termasuk para Dewa Penghancur dan Supreme Kai yang berada di dalamnya.

    Namun, Zeno tidak pernah diperlihatkan sebagai petarung bela diri seperti Goku atau Jiren. Keunggulannya terletak pada kemampuan menghapus keberadaan dan otoritas kosmis yang hampir tidak tertandingi.

    Dari Majin Buu hingga Zeno, sejarah Dragon Ball ternyata jauh lebih panjang daripada perjalanan Goku sebagai seorang Saiyan. Bahkan, keberadaan para Kaioshin dan kemunculan Majin Rymus membuka misteri baru mengenai asal-usul kehidupan serta penciptaan alam semesta.

    Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime dan manga, film, game, serta gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:

    Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku

    Tele: https://t.me/WargaDuniaku

    WA Channel: https://bit.ly/WAChannelDuniaku

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More