5 Alasan Buggy One Piece Terasa sebagai Anomali Bajak Laut Roger

Buggy terasa berbeda dari mantan kru Roger karena kemampuan bertarungnya tertinggal dibandingkan Rayleigh, Gaban, dan Crocus.
Berbeda dari mantan rekan kapal lainnya, Buggy pernah menjadi musuh Luffy dan kini memimpin Cross Guild dalam perburuan One Piece.
Buggy tidak mengetahui isi Laugh Tale, menjadi pengguna Buah Iblis karena kecelakaan, serta dikenal lebih oportunistis daripada protektif.
Buggy itu aneh.
Bukan hanya karena tingkahnya yang konyol atau hidung merahnya yang ikonis, tetapi juga karena jika dibandingkan dengan anggota Bajak Laut Roger lainnya, Buggy memiliki sejumlah kejanggalan yang membuatnya terasa seperti anomali.
Mantan anggota kru Raja Bajak Laut biasanya dikenal tangguh, punya prinsip, atau setidaknya memiliki pengalaman luar biasa selama berlayar bersama Roger.
Buggy? Dia malah menjadi salah satu karakter paling kacau dalam sejarah One Piece.
Apa saja yang membuatnya berbeda dari mantan rekan-rekan satu kapalnya?
Table of Content
1. Hanya dia yang tidak dikenal sebagai petarung tangguh

Buggy dan Alvida (dok. Toei Animation/One Piece) Hampir semua mantan anggota Bajak Laut Roger yang ditemui Luffy menunjukkan kemampuan bertarung yang mengesankan.
Rayleigh adalah mantan tangan kanan Raja Bajak Laut yang bahkan mampu menghadapi Admiral Kizaru. Scopper Gaban juga memperlihatkan kemampuan luar biasa ketika bertarung di Elbaph.
Bahkan Crocus, yang kini lebih dikenal sebagai penjaga mercusuar dan perawat Laboon, masih memiliki kemampuan fisik yang mengesankan. Ia mampu menghadapi situasi berbahaya dengan tenang, termasuk ketika berurusan dengan anggota Baroque Works.
Lalu ada Buggy.
Memang, Buggy bukan bajak laut yang sepenuhnya tidak mampu bertarung. Di East Blue, ia merupakan ancaman serius bagi Luffy dan penduduk Orange Town.
Namun, jika dibandingkan dengan mantan kru Roger lainnya, kemampuan bertarung Buggy terasa jauh tertinggal.
Bahkan setelah berbagai peristiwa besar yang dialaminya, Buggy masih lebih dikenal karena keberuntungan, karisma yang tidak disengaja, dan kemampuannya menyeret orang lain ke dalam kekacauan daripada kekuatan tempur.
2. Dia justru menjadi musuh Luffy

Buggy memenggal Luffy (dok. Toei Animation/One Piece) Hal menarik lainnya adalah hubungan Buggy dengan Luffy.
Ketika Luffy bertemu mantan anggota Bajak Laut Roger lainnya, hubungan mereka cenderung bersahabat atau bahkan berkembang menjadi hubungan mentor dan murid.
Shanks merupakan inspirasi terbesar Luffy untuk menjadi bajak laut. Crocus membantu kru Topi Jerami memahami perjalanan menuju Grand Line. Rayleigh kemudian melatih Luffy selama dua tahun, sementara Gaban memberikan nasihat penting ketika mereka bertemu di Elbaph.
Buggy justru berbeda.
Ketika pertama kali bertemu Luffy di Orange Town, ia menjadi salah satu musuh awal yang harus dihadapi sang protagonis. Bahkan di Loguetown, Buggy nyaris mengeksekusi Luffy di tempat Roger meninggal.
Hubungan mereka kemudian berubah selama peristiwa Impel Down dan Marineford, ketika keadaan memaksa keduanya bekerja sama.
Namun, kerja sama tersebut lebih banyak terjadi karena situasi daripada persahabatan yang tulus.
Kini, Buggy bahkan memimpin Cross Guild dan secara terbuka mengejar One Piece. Artinya, ia berpotensi kembali bersaing dengan Luffy dalam perburuan harta karun Roger.
Jadi, ketika mantan anggota Bajak Laut Roger lainnya cenderung membantu Luffy atau setidaknya memiliki hubungan baik dengannya, Buggy justru bisa menjadi rival yang harus ia hadapi.
3. Dia tidak mengetahui apa yang ada di Laugh Tale

Shanks dan Buggy berdebat tentang kutub mana yang lebih dingin. (dok. Toei Animation/One Piece) Buggy adalah salah satu dari sedikit anggota Bajak Laut Roger yang tidak ikut menyaksikan penemuan One Piece secara langsung.
Ketika Oro Jackson mencapai Laugh Tale, Buggy jatuh sakit. Shanks kemudian memilih tinggal bersamanya daripada ikut bersama kru lainnya ke pulau terakhir tersebut.
Akibatnya, Buggy tidak mengetahui apa yang sebenarnya ditemukan Roger dan krunya di Laugh Tale.
Menariknya, Shanks juga tidak ikut ke pulau tersebut. Ia memilih menemani Buggy dan berjanji bahwa mereka suatu hari nanti akan berlayar menuju Laugh Tale dengan kapal mereka sendiri.
Namun, perjalanan hidup keduanya berkembang ke arah yang berbeda.
Shanks akhirnya menjadi salah satu Yonko paling berpengaruh di dunia, sementara Buggy justru membangun reputasi sebagai sosok yang sering mendapatkan posisi besar tanpa selalu memiliki kekuatan untuk mendukungnya.
Kini, keduanya sama-sama kembali terlibat dalam perburuan One Piece.
4. Dia memakan Buah Iblis, sesuatu yang tidak lazim di kru Roger

Buggy dan Buah Iblis. (Dok. Shueisha/One Piece) Sebagian besar anggota Bajak Laut Roger yang telah diperkenalkan dalam cerita kanon tidak diketahui memiliki Buah Iblis.
Roger sendiri mengandalkan Haki dan kemampuan bertarungnya. Rayleigh, Gaban, Oden, serta sejumlah anggota kru lainnya juga dikenal karena kemampuan mereka tanpa bergantung pada kekuatan Buah Iblis.
Buggy justru menjadi pengecualian.
Menariknya, ia bahkan tidak berniat memakan Buah Iblis ketika masih berada di kapal Roger.
Dalam kilas balik masa lalunya bersama Shanks, Buggy berencana menjual Bara Bara no Mi yang ditemukan kru mereka. Ia juga sempat memikirkan kemungkinan mendapatkan harta dengan memanfaatkan kemampuannya menyelam.
Namun, setelah insiden ketika ia tidak sengaja menelan Bara Bara no Mi, rencananya berantakan.
Akibatnya, Buggy kehilangan kemampuan berenangnya dan memperoleh kekuatan untuk memisahkan bagian-bagian tubuhnya.
Dengan kata lain, ia menjadi pengguna Buah Iblis bukan karena ambisi untuk mendapatkan kekuatan, melainkan karena kecelakaan.
Dan itulah Buggy: bahkan ketika berada di kapal Raja Bajak Laut, ia masih bisa menciptakan masalah bagi dirinya sendiri.
5. Secara moral, dia justru paling jauh dari sosok pelindung

Buggy (dok. Toei Animation/One Piece) Banyak mantan anggota Bajak Laut Roger yang kita temui memiliki sisi protektif, meskipun mereka pernah menjalani kehidupan sebagai bajak laut.
Shanks melindungi Luffy ketika masih kecil dan kemudian membangun kru yang sangat loyal kepadanya. Rayleigh membantu Luffy mempersiapkan diri menghadapi New World. Gaban juga menunjukkan kepedulian terhadap generasi baru ketika memberikan nasihat kepada Luffy dan Zoro.
Bahkan Crocus, yang hidup jauh dari dunia bajak laut, tetap membantu orang-orang yang melintasi Reverse Mountain dan merawat Laboon.
Buggy justru memiliki reputasi yang sangat berbeda.
Ketika pertama kali diperkenalkan di Orange Town, ia digambarkan sebagai bajak laut yang meneror penduduk setempat dan menghancurkan kota dengan meriam. Ia tidak menunjukkan kepedulian terhadap orang-orang yang menjadi korban tindakannya.
Buggy memang memiliki sisi komedi dan terkadang bisa terlihat lebih manusiawi daripada reputasinya. Namun, ia tetap seorang bajak laut yang cenderung mengutamakan keselamatan dan kepentingannya sendiri.
Perbedaan ini membuat Buggy terasa sangat kontras dengan sejumlah mantan rekan satu kapalnya.
Mereka mungkin pernah menjadi bajak laut kejam, tetapi banyak yang kini memperlihatkan prinsip atau kepedulian terhadap orang lain. Buggy justru masih sering terjebak dalam pola pikir oportunistis.
Dan lucunya, orang seperti inilah yang akhirnya berhasil menjadi salah satu Yonko!




















