Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Install
For
You

Pembahasan One Piece 1188, Luffy Masih Kalah Kuat dari Imu

Pembahasan One Piece 1188, Luffy Masih Kalah Kuat dari Imu
Blade of Nothingness: Vohu milik Nerona Imu. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda/One Piece)
Intinya Sih
  • Luffy masih belum mampu menandingi kekuatan dan pengalaman tempur Imu, yang menunjukkan kemampuan luar biasa dengan senjata baru bernama Vohu.
  • Hubungan misterius antara Imu dan Joy Boy semakin terungkap, menandakan konflik mereka bersifat pribadi dan lebih dalam dari sekadar permusuhan masa lalu.
  • Brook mulai menyadari keberadaan sosok di atas Gorosei, membuka petunjuk besar tentang rahasia terdalam Pemerintah Dunia yang kini mulai terkuak bagi kru Topi Jerami.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Monkey D. Luffy akhirnya turun tangan langsung menghadapi Nerona Imu!

Namun pertanyaan besarnya sekarang adalah: apakah Luffy sudah cukup kuat untuk mengalahkan sosok yang tampaknya berdiri di puncak dunia selama 800 tahun?

Jawaban dari bab ini tampaknya cukup jelas. Belum.

Mari kita bahas poin-poin menarik dari One Piece 1188!

Table of Content

1. Petunjuk baru soal hubungan Imu dan Joy Boy

1. Petunjuk baru soal hubungan Imu dan Joy Boy

Ilustrasi karakter Nerona Imu dari manga One Piece dengan ekspresi serius dan latar gelap di sekeliling wajahnya.
Nerona Imu mengenang Joy Boy. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda/One Piece)

Di awal bab ada momen yang sangat menarik.

Imu tampak mencoba menghubungi seseorang.

Dan sosok yang menerima panggilan itu adalah Joy Boy.

Ini semakin memperkuat kesan bahwa hubungan mereka jauh lebih rumit daripada sekadar musuh bebuyutan dari masa lalu.

Sebelumnya, di bab 1181, kita juga sempat melihat memori Imu yang memperlihatkan siluet Joy Boy sedang tertawa saat berbicara dengannya.

Kalau hanya musuh, adegan seperti itu terasa aneh.

Karena itu, semakin banyak fans yang mulai berspekulasi bahwa Imu dan Joy Boy mungkin pernah berada di pihak yang sama sebelum akhirnya berpisah karena perbedaan ideologi atau tujuan.

Apa pun kebenarannya, jelas bahwa konflik mereka terasa jauh lebih personal daripada yang selama ini dibayangkan.

2. Imu menunjukkan kenapa dirinya begitu berbahaya

Ilustrasi adegan manga One Piece menampilkan karakter menggunakan teknik dengan kekuatan mirip Luffy dalam pertarungan intens.
Teknik Nerona Imu yang mirip kekuatan Luffy. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda/One Piece)

Bab ini juga kembali menyorot betapa mengerikannya kemampuan Imu.

Di awal pertarungan, Imu menghantam Luffy menggunakan lengan yang tampak memanjang dan melengkung dengan cara yang mengingatkan pada kekuatan Nika. Pukulan itu kemudian memicu ledakan.

Setelah itu Imu kembali menyerang menggunakan proyektil Omen jarak jauh.

Di sinilah letak masalah terbesar saat melawan Imu. Kekuatannya luar biasa fleksibel.

Ia bisa bertarung jarak dekat, jarak jauh, mengubah bentuk senjata, dan memadukan berbagai efek yang belum sepenuhnya kita pahami.

Dan semua itu digunakan oleh seseorang yang kemungkinan telah bertarung selama berabad-abad.

Jadi bukan hanya kekuatannya yang mengerikan. Pengalaman tempurnya juga mungkin melampaui siapa pun yang pernah dihadapi Luffy.

3. Loki belum bisa membantu

Panel manga One Piece menampilkan Jinbe bersama dua karakter hewan kecil bernama Ragnir dan Loki dalam suasana tegang.
Jinbe harus melindungi Ragnir dan Loki. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda/One Piece)

Loki memang masih hidup setelah menerima serangan Imu di bab sebelumnya. Namun kondisinya jelas tidak baik.

Bahkan ada momen komedi ketika Luffy berteriak bahwa ia tidak akan membiarkan kematian Loki sia-sia, sebelum langsung dimarahi oleh Loki yang ternyata masih hidup.

Meski begitu, luka Loki cukup parah. Ia bahkan kesulitan menghindari percobaan serangan dari Imu. Pada akhirnya Jinbe harus turun tangan untuk membantu menahannya.

Luffy kemudian meminta Jinbe fokus melindungi Loki.

Untuk sementara waktu, tampaknya Loki butuh waktu hingga ia bisa kembali bangkit.

4. Brook mulai menyadari ada sesuatu yang lebih besar

Brook berdiri sambil berbicara dalam panel manga One Piece, dengan latar hutan dan pegunungan di kejauhan.
Brook mulai memikirkan soal "sosok yang lebih tinggi dari Kesatria Dewa." (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda/One Piece)

Salah satu bagian menarik dari bab ini justru datang dari Brook.

Ia mulai mencoba menyusun kepingan-kepingan misteri yang ada.

Menurut logika yang diketahui dunia, pihak yang kedudukannya lebih tinggi dari Kesatria Dewa seharusnya hanyalah Gorosei.

Usopp bahkan sempat menyimpulkan bahwa Imu mungkin adalah pemimpin para Kesatria Dewa.

Tentu saja pembaca tahu bahwa kenyataannya jauh lebih besar dari itu.

Brook kemudian berkomentar bahwa tidak ada organisasi yang lebih penuh misteri daripada Pemerintah Dunia.

Dan saya rasa ini penting.

Karena dengan Imu turun langsung ke Elbaph, Topi Jerami akhirnya mulai mendapat petunjuk bahwa ada sosok yang berdiri bahkan di atas para Gorosei.

Rahasia terbesar Pemerintah Dunia perlahan mulai terlihat oleh mereka.

Dan kalau mereka bisa lolos dari Imu? Pengetahuan ini bisa menyebabkan efek yang sangat besar.

5. Vohu, pedang yang berbeda dari senjata Omen lain

Ilustrasi karakter manga memegang pedang dengan aura gelap di sekelilingnya, di samping panel pohon yang mulai hancur.
Blade of Nothingness: Vohu milik Nerona Imu. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda/One Piece)

Di bab ini Imu juga memperlihatkan senjata baru: Blade of Nothingness: Vohu.

Dan senjata ini terasa berbeda dibanding berbagai senjata yang sebelumnya ia ciptakan menggunakan Omen.

Saat Vohu dikerahkan, pepohonan di sekitar Imu langsung mengering.

Efeknya terasa jauh lebih mengerikan dan tidak sekadar bersifat fisik.

Lalu pada akhir bab, Imu menggunakan Vohu untuk menusuk Luffy hingga tembus.

Namun yang lebih menarik justru ucapannya setelah itu. Bahwa Imu tahu Luffy bukan Joy Boy, karena Joy Boy tidak selemah itu.

Kalimat tersebut memberi dua petunjuk sekaligus.

Pertama, Imu benar-benar mengenal Joy Boy. Kedua, ia tampaknya menganggap Joy Boy berada di level yang jauh lebih tinggi dibanding Luffy saat ini.

6. Apakah Luffy benar-benar tumbang?

Nerona Imu menusuk Luffy dengan pedang dalam adegan manga One Piece, memperlihatkan momen pertarungan intens di dunia fiksi tersebut.
Nerona Imu menusuk Luffy. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda/One Piece)

Momen Luffy ditusuk Vohu langsung mengingatkan banyak fans pada pertarungan pertamanya melawan Crocodile.

Saat itu pun Luffy ditusuk dan dibiarkan kalah telak. Namun cerita tidak berakhir di sana.

Karena itu saya pribadi belum merasa ini akhir pertarungan Luffy.

Ada beberapa alasan...

Zoro dan Sanji saat ini sama-sama terasa sedang berada di ambang perkembangan baru dalam konflik mereka melawan Sommers dan Killingham.

Kalau dua sayap Raja Bajak Laut berkembang, rasanya aneh jika kapten mereka tidak mengalami hal serupa.

Karena itu saya justru curiga bab-bab berikutnya akan menjadi fase di mana para Topi Jerami berkembang sebelum kembali menghadapi ancaman utama.

Pertanyaan besarnya sekarang adalah: siapa yang akan menahan Imu sementara Luffy dan Loki belum bisa bertarung?

Kandidatnya cukup menarik.

Scopper Gaban masih menderita efek luka karena Gunko, namun dialah petarung terkuat yang tersisa jika Luffy tumbang dan Loki masih butuh waktu. Lalu jika Jinbe harus fokus melindungi Loki, maka Topi Jerami terdekat yang bisa menolong Luffy hanya Brook, Nami, Usopp.

Namun ada satu nama lain yang semakin menarik perhatian.

Gunko.

Balok es yang mengurungnya hampir sepenuhnya mencair.

Dan jika Shuri akhirnya benar-benar mendapatkan kembali kendali atas dirinya... bisa jadi orang pertama yang berdiri melawan Imu setelah ini justru adalah mantan pelayan paling setianya sendiri.

Dan berhubung Shuri serta Imu ada di satu lokasi, bakal menarik kalau Imu membocorkan sendiri apa yang ia lakukan ke Shuri pada Brook.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Fahrul Razi Uni Nurullah
EditorFahrul Razi Uni Nurullah

Related Articles

See More