Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Install
For
You

3 Pangeran Kakin yang Telah Mati di Hunter x Hunter!

3 Pangeran Kakin yang Telah Mati di Hunter x Hunter!
Para pangeran Kekaisaran Kakin dan Beyond Netero. (Dok. Yoshihiro Togashi, Shueisha/Hunter x Hunter)
Intinya Sih
  • Tiga pangeran Kakin—Salé-salé, Kacho, dan Momoze—telah tewas dalam pertarungan mematikan Succession Contest untuk menentukan pewaris takhta kerajaan.
  • Kematian Kacho memunculkan kemampuan Nen unik bernama Without You yang menciptakan sosok tiruannya demi melindungi saudari kembarnya, Fugetsu.
  • Halkenburg secara teknis mati namun masih dianggap peserta sah karena jiwanya kini berada di tubuh Balsamilco Might, sementara situasi di kapal Black Whale makin berbahaya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Dalam Succession Contest Arc, 14 pangeran Kakin dipaksa mengikuti pertarungan mematikan untuk menentukan pewaris takhta berikutnya.

Aturannya sederhana sekaligus mengerikan: hanya satu yang akan menjadi raja. Sisanya akan mati.

Sejauh ini, sudah ada beberapa pangeran yang gugur. Siapa saja?

Mari kita bahas!

Catatan: Togashi menyebut 14 sosok ini sebagai "prince/pangeran" meski ada yang perempuan, jadi artikel ini akan melakukan hal yang sama.

Table of Content

1. Pangeran ke-8: Salé-salé Hui Guo Rou

1. Pangeran ke-8: Salé-salé Hui Guo Rou

Ilustrasi karakter Hui Guo Rou dari manga Hunter x Hunter terbaring di tempat tidur dengan ekspresi kesakitan menjelang kematian.
Kematian Salé-salé Hui Guo Rou. (Dok. Yoshihiro Togashi, Shueisha/Hunter x Hunter)

Salé-salé menjadi salah satu korban pertama dalam perebutan takhta.

Ia dibunuh oleh Yushohi, salah satu prajurit pribadi milik Pangeran Pertama, Benjamin Hui Guo Rou.

Meski sempat memiliki Nen Beast yang unik dan karismanya sendiri, Salé-salé tidak pernah benar-benar mendapat kesempatan menunjukkan potensi penuhnya sebelum dibunuh.

2. Pangeran ke-10: Kacho Hui Guo Rou

Karakter manga berambut pendek tersenyum dan mengedipkan mata sambil membuka pintu dengan ekspresi percaya diri.
Kacho Hui Guo Rou. (Dok. Yoshihiro Togashi, Shueisha/Hunter x Hunter)

Kematian Kacho termasuk salah satu yang paling tragis dalam arc ini.

Kacho dan saudara kembarnya, Fugetsu, mencoba melarikan diri dari kapal Black Whale menggunakan sekoci.

Namun usaha mereka gagal.

Sebuah entitas misterius menyerang sekoci tersebut dan membunuh Kacho.

Peristiwa ini menegaskan satu hal penting: pangeran yang mencoba keluar dari Succession Contest tidak akan dibiarkan lolos. Yang bikin pahit adalah Kacho adalah salah satu pangeran paling simpatik, namun dia tereliminasi dini, karena tujuan yang baik pula.

Namun kisah Kacho tidak benar-benar berakhir di sana.

Kematian Kacho mengaktifkan kemampuan Nen miliknya, Without You.

Kemampuan ini menciptakan sosok Nen yang mengambil wujud persis seperti Kacho dan terus mendampingi Fugetsu.

Akibatnya, Fugetsu masih merasa kakaknya berada di sisinya.

Yang menyedihkan adalah "Kacho" yang sekarang menemani Fugetsu bukan lagi Kacho asli, melainkan manifestasi Nen yang lahir dari kasih sayang dan keinginan Kacho untuk melindungi adiknya.

3. Pangeran ke-12: Momoze Hui Guo Rou

Ilustrasi karakter Momoze Hui Guo Rou dari manga Hunter x Hunter terbaring dengan mata tertutup dan tangan terlipat di dada.
Jasad Momoze Hui Guo Rou. (Dok. Yoshihiro Togashi, Shueisha/Hunter x Hunter)

Momoze menjadi korban intrik politik di antara para ratu Kakin.

Di bab 368, ia dibunuh oleh Tuffdy, salah satu pengawalnya sendiri yang ternyata bekerja sebagai mata-mata bagi Ratu Swinko-Swinko.

Kejadian tersebut bahkan sempat disaksikan Oito melalui kemampuan Little Eye miliknya.

Tuffdy kemudian berhasil ditangkap.

Namun, Hanzo akhirnya membunuh Tuffdy menggunakan teknik Hanzo Skill 4. Selain memastikan Tuffdy tewas, ini juga menegaskan betapa berbahayanya Hanzo si ninja.

4. Kasus unik Halkenburg

Ilustrasi karakter Halkenburg Hui Guo Rou mengenakan setelan jas memegang pistol dengan makhluk besar bersayap di belakangnya.
Halkenburg Hui Guo Rou. (Dok. Yoshihiro Togashi, Shueisha/Hunter x Hunter)

Halkenburg adalah kasus yang sangat berbeda dibanding pangeran lain yang telah gugur.

Secara teknis, tubuh Halkenburg memang telah mati.

Namun bab 413 memperlihatkan sesuatu yang aneh.

Di ruang pemakaman kerajaan tempat jasad para pangeran disimpan, terdapat api kehidupan yang mewakili status setiap peserta Succession Contest.

Api milik Salé-salé, Kacho, dan Momoze telah menyala, menandakan mereka benar-benar gugur dari kontes.

Namun api milik Halkenburg tidak menyala.

Nasubi bahkan menegaskan bahwa hak Halkenburg dalam perebutan takhta belum hilang.

Saat ini jiwa Halkenburg diketahui berada di tubuh Balsamilco Might, kapten pengawal pribadi Benjamin.

Karena itulah, meski tubuh aslinya telah mati, Halkenburg masih dianggap sebagai peserta yang sah dalam Succession Contest.

5. Akankah daftar korban segera bertambah?

Ilustrasi karakter manga dengan ekspresi marah dan latar garis kejut dramatis dari seri Hunter x Hunter karya Yoshihiro Togashi.
Benjamin Hui Guo Rou. (Dok. Yoshihiro Togashi, Shueisha/Hunter x Hunter)

Kemungkinan besar sih iya.

Situasi di Black Whale kini semakin mendekati titik ledak.

Di bab 413, Benjamin mengumumkan Special Martial Law dan mulai mengambil langkah yang jauh lebih agresif.

Ia memerintahkan pasukannya untuk mengamankan para pangeran, mengumpulkan mereka di Great Hall Ruang 1001, serta menyingkirkan berbagai elemen yang dianggap mengancam stabilitas kerajaan.

Yang paling menarik, Benjamin secara khusus berniat menangani Camilla dan Tserriednich secara pribadi.

Namun masalahnya, Tserriednich selama ini dibangun Togashi sebagai salah satu karakter paling berbahaya di kapal.

Kemampuan Nen-nya berkembang dengan kecepatan yang mengerikan, dan banyak misteri di sekitarnya yang belum terungkap.

Karena itu, sangat mungkin rencana Benjamin tidak berjalan semulus yang ia bayangkan.

Apalagi para pangeran lain, para pengawal mereka, kelompok mafia, Phantom Troupe, hingga para Hunter juga memiliki agenda masing-masing.

Dengan begitu banyak pihak berbahaya berada di satu kapal yang sama, daftar pangeran yang gugur kemungkinan besar masih akan terus bertambah sebelum Succession Contest berakhir.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Fahrul Razi Uni Nurullah
EditorFahrul Razi Uni Nurullah

Related Articles

See More