Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
For
You

Pembahasan One Piece 1177, Hito Hito no Mi Ternyata Istimewa?

Pembahasan One Piece 1177, Hito Hito no Mi Ternyata Istimewa?
Loki, Luffy, ketemu Gunko (Imu). (dok. Eiichiro Oda, Shueisha/One Piece)
Intinya Sih
  • Hito Hito no Mi milik Chopper menunjukkan kemampuan luar biasa dengan menetralkan efek Domi Reversi tanpa membunuh, menandakan buah ini punya peran penting di Final Saga.
  • Kru Topi Jerami menemukan cara kreatif melumpuhkan Kesatria Dewa tanpa Haoshoku Haki, memperlihatkan bahwa strategi cerdas bisa mengimbangi kekuatan regeneratif musuh.
  • Bab ditutup dengan pertemuan besar Luffy dan Loki melawan Imu, yang memperingatkan bahwa pertarungan mereka akan membelah dunia, menandai eskalasi besar dalam konflik Elbaph.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

One Piece 1177 akhirnya rilis, dan seperti biasa, Oda menyelipkan banyak momen penting. Baik dari sisi aksi, lore, maupun tema besar cerita.

Mulai dari kejutan soal Hito Hito no Mi, cara menghadapi Kesatria Dewa, hingga pertemuan besar di akhir bab.

Apa saja yang menarik? Yuk kita bahas!

Table of Content

1. Istimewanya Hito Hito no Mi (Chopper!)

1. Istimewanya Hito Hito no Mi (Chopper!)

Chopper memukul korban Domi Reversi. (dok. Eiichiro Oda, Shueisha/One Piece)
Chopper memukul korban Domi Reversi. (dok. Eiichiro Oda, Shueisha/One Piece)

Yang menarik di bab ini justru bukan kekuatan Nikanya Monkey D. Luffy… tapi Hito Hito no Mi reguler punya Tony Tony Chopper.

Saat Roronoa Zoro, Dorry, dan Brogy sudah menemukan solusi ekstrem (membunuh korban Domi Reversi untuk memulihkan mereka), Chopper justru berada jauh dari situasi itu.

Di sisinya, Kashi tidak tega menyerang para raksasa yang terpengaruh.

Lalu Chopper mengambil langkah berbeda.

Ia berubah ke Monster Point… dan meninju salah satu korban.

Yang terjadi?

Tidak ada rasa sakit berarti bagi korban. Tapi efek Domi Reversi langsung hilang.

Ini gila.

Artinya: Hito Hito no Mi versi “biasa” pun bisa menetralisir kekuatan Imu tanpa perlu membunuh.

Kalau ini bukan sekadar kebetulan, maka Hito Hito no Mi benar-benar punya peran besar di Final Saga.

2. Cara mengatasi regenerasi Kesatria Dewa

Sanji, Franky, Jinbe, mengatasi Killingham. (dok. Eiichiro Oda, Shueisha/One Piece)
Sanji, Franky, Jinbe, mengatasi Killingham. (dok. Eiichiro Oda, Shueisha/One Piece)

Satu masalah besar dari Kesatria Dewa adalah regenerasi mereka.

Sejauh ini, ada indikasi hanya serangan Haoshoku Haki level tinggi yang bisa menghambat regenerasi mereka

Masalahnya?

Tidak semua kru punya itu.

Ketika Rimoshifu Killingham dihajar oleh Sanji sebelumnya, jelas Sanji tidak punya Haoshoku Haki.

Lalu bagaimana cara mereka mengatasinya?

Jawabannya cukup “One Piece banget”: Tubuh Killingham dipisah-pisahkan, lalu diikat, mirip cara mengatasi Buggy.

Dan… itu berhasil. Killingham masih hidup tapi tak berdaya.

Ini membuka kemungkinan: bahkan tanpa Haoshoku Haki, Kesatria Dewa tetap bisa dilumpuhkan dengan metode kreatif.

3. Sanji kecewa

Sanji kecewa pada Killingham. (dok. Eiichiro Oda, Shueisha/One Piece)
Sanji kecewa pada Killingham. (dok. Eiichiro Oda, Shueisha/One Piece)

Ada momen menarik setelah itu.

Sanji sempat kecewa karena merasa level Kesatria Dewa pelindung Mary Geoise tidak seberapa.

Namun Franky langsung mengingatkan kalau mereka yang terlalu kuat, lagipula Luffy adalah Yonko sekarang.

Ini meta banget.

Karena kita sebagai pembaca mungkin merasa musuh “kurang mengancam”. Tapi sebenarnya… yang berubah adalah standar kekuatan kru Topi Jerami

Mereka sekarang bukan lagi kru kecil.

Mereka adalah kru Yonko.

4. Luffy adalah counter alami Loki (dan itu lucu)

Loki menyembur Luffy. (dok. Eiichiro Oda, Shueisha/One Piece)
Loki menyembur Luffy. (dok. Eiichiro Oda, Shueisha/One Piece)

Ada momen ringan tapi menarik antara Loki dan Luffy.

Serangan Loki yang luar biasa justru memperparah kebakaran di Elbaph, membuat Nami marah besar.

Luffy lanjut mengomeli Loki karena dia kena marah… yang dibalas Loki dengan semburan petir.

Masalahnya?

Luffy kebal.

Reaksi Loki yang bingung itu priceless.

Ini menegaskan satu hal: Loki memang kuat, tapi Luffy mungkin adalah salah satu lawan terburuk bagi Loki secara matchup.

5. Momen Usopp yang akhirnya bersinar

Usopp murka pada Gunko (Imu). (dok. Eiichiro Oda, Shueisha/One Piece)
Usopp murka pada Gunko (Imu). (dok. Eiichiro Oda, Shueisha/One Piece)

Setelah sempat dikritik minim kontribusi, Usopp akhirnya dapat momen kuat.

Meski ia dan Brook sudah babak belur

Usopp tetap mengomeli Gunko (yang dikendalikan Imu), mengkritik metode Kesatria Dewa yang menculik anak-anak dan menggunakan beragam trik yang pada dasarnya bukan kekuatan mereka sendiri.

Usopp bahkan menegaskan bahwa mereka harus bertarung secara terhormat jika ingin menaklukkan Elbaph.

Memang, Usopp akhirnya tumbang.

Tapi ini tetap momen yang memperkuat karakternya sebagai pejuang dengan keberanian, bukan sekadar kekuatan.

6. Pertemuan besar: Luffy & Loki vs Imu

Loki, Luffy, ketemu Gunko (Imu). (dok. Eiichiro Oda, Shueisha/One Piece)
Loki, Luffy, ketemu Gunko (Imu). (dok. Eiichiro Oda, Shueisha/One Piece)

Di akhir bab, situasi memanas.

Luffy dan Loki akhirnya berhadapan langsung dengan Imu (melalui tubuh Gunko).

Luffy marah karena anak buahnya dilukai.

Loki siap menghancurkan Kesatria Dewa.

Imu memberi peringatan dingin: “Nika, Niddhoggr. Menyerahlah… atau mati.”

Dan yang paling menarik?

Ia mengatakan bahwa pertarungan ini akan membelah dunia.

Melihat kekuatan Nika, kekuatan Nidhoggr Loki, dan kekuatan misterius Imu...

…itu bukan ancaman kosong.

Tapi bisa jadi memang Elbaph arc ini akan berakhir dengan dunia terbelah. Bukan literal, namun ada sisi yang anti Imu dan Gorosei dan sisi yang masih pro.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fahrul Razi Uni Nurullah
EditorFahrul Razi Uni Nurullah
Follow Us

Latest in Anime & Mange

See More