Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Install
For
You

8 Villain One Piece yang Mengecewakan, Ternyata Tak Sesuai Hype-nya!

8 Villain One Piece yang Mengecewakan, Ternyata Tak Sesuai Hype-nya!
Luffy vs Hody Jones di One Piece
Intinya Sih
  • Banyak villain One Piece gagal memenuhi ekspektasi karena eksekusi karakter dan kekuatannya tidak sebanding dengan hype awal yang dibangun.
  • Tokoh seperti Hody Jones, Caesar Clown, dan Gecko Moria dianggap kurang mengintimidasi meski punya konsep menarik serta potensi besar sebagai antagonis utama.
  • Beberapa karakter kuat seperti Jack, Kid, Orochi, Smoothie, dan Arlong juga dinilai mengecewakan karena kontribusi minim atau kekalahan cepat yang menurunkan kesan mereka di cerita.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Dunia One Piece punya banyak villain ikonik. Namun tidak semua antagonis berhasil memenuhi ekspektasi fans. Ada yang punya build-up luar biasa tapi eksekusinya kurang, ada juga yang kalah terlalu cepat meski sebelumnya terlihat sangat mengerikan.

Nah musuh-musuh ini padahal punya hype awal yang menarik, tapi ternyata mengecewakan dan tidak semenarik itu eksekusinya setelah mereka muncul, siapa saja mereka?

1. Hody Jones

Hody Jones (Dok. Toei Animation/One Piece)
Hody Jones (Dok. Toei Animation/One Piece)

Sebagai antagonis utama arc Fish-Man Island, Hody Jones sebenarnya punya konsep menarik. Ia merepresentasikan kebencian turun-temurun dan diskriminasi yang terus diwariskan.

Masalahnya, secara kekuatan dan karisma, Hody terasa jauh di bawah villain besar sebelumnya seperti Crocodile atau Doflamingo. Bahkan setelah menggunakan Energy Steroid, ia tetap tidak terasa sebagai ancaman besar bagi Luffy.

Belum lagi dia musuh pertama Luffy setelah timeskip 2 tahun yang lebih kuat. Akibatnya, banyak fans merasa hype Fish-Man Island turun karena villain utamanya kurang “menggigit”, hanya terasa sebagai grup villain untuk menunjukan kekuatan baru Topi Jerami.

2. Caesar Clown

Caesar Clown (dok. Toei Animation/One Piece)
Caesar Clown (dok. Toei Animation/One Piece)

Caesar punya desain unik, eksperimen berbahaya, dan ilmu pengetahuan yang mengerikan, membuatnya sebagai villain yang mungkin dianggap menakutkan atau minimal berbahaya karena segala eksperimen jahatnya.

Namun, sebagai villain utama Punk Hazard, ia lebih sering terasa seperti karakter comic relief atau lucu-lucuan saja dibanding ancaman serius. Tingkah lakunya yang pengecut membuat auranya cepat hilang.

Padahal, dengan kemampuan gas beracun dan eksperimen manusia, Caesar sebenarnya punya potensi menjadi villain yang jauh lebih menyeramkan.

3. Gecko Moria

Gecko Moria.png
Gecko Moria. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda, Toei Animation/One Piece)

Awalnya Moria dibangun sebagai salah satu Shichibukai yang berbahaya dengan pasukan zombie besar dan kekuatan bayangan yang unik. Sebelumnya ada Crocodile yang merupakan villain Shichibukai yang menarik, jadi harapan penggemar cukup tinggi.

Namun setelah arc Thriller Bark berjalan, banyak fans merasa Moria terlalu malas dan terlalu bergantung pada zombie. Ia juga kalah dengan cara yang terasa kurang memuaskan dibanding hype awalnya.

Desain dan konsepnya menarik, tapi eksekusinya membuat Moria sering dianggap salah satu villain besar yang kurang maksimal.

4. Jack

Jack the Drought (dok. Shueisha/One Piece)
Jack the Drought (dok. Shueisha/One Piece)

Sebagai salah satu All-Star Kaido, Jack diperkenalkan dengan sangat brutal. Ia menyerang Zou tanpa ampun dan terlihat seperti monster perang. Dia juga diperlihatkan sangat menyeramkan dengan wujud mamoth-nya yang sukses mengacak-acak Zou.

Namun semakin lama, Jack justru lebih sering kalah atau gagal menyelesaikan misinya. Bahkan dibanding King dan Queen, aura Jack terasa jauh lebih kecil, plus dia kalahnya bukan oleh petinggi Topi Jerami, padahal harusnya di level yang sama dengan King dan Queen.

5. Eustass Kid

MBTI karakter One Piece
Eustass Kid (dok. Toei Animation/ One Piece)

Meski bukan villain penuh, Kid sempat dibangun sebagai rival gelap Luffy dengan reputasi brutal, di mana dia bajak laut seangkatan Luffy yang lebih kriminal dan lebih menakutkan aksinya dibanding sang tokoh utama.

Namun setelah hype besar di Wano, ia justru kalah sangat cepat dari Shanks. Kekalahannya membuat banyak fans merasa build-up bertahun-tahun untuk Kid terasa sia-sia. Karena itu, banyak yang menganggap karakter ini gagal memenuhi ekspektasi sebagai rival utama generasi baru.

6. Orochi

Kurozumi Orochi
Kurozumi Orochi (dok. Toei Animation/ One Piece)

Orochi memang dibenci, tapi justru itu masalahnya. Padahal saat pertama kali diberikan petunjuk kalau kekuatannya adalah Mythical Zoan Yamata no Orochi, penggemar cukup berharap karakter jahat dengan desain menakutkan.

Justru ia lebih terasa menyebalkan daripada mengintimidasi. Sebagian besar ancaman di Wano datang dari Kaido, sementara Orochi lebih sering menjadi karakter pengecut yang bersembunyi di balik kekuatan orang lain.

Akibatnya, kematiannya pun tidak terasa se-“epic” villain besar lain.

7. Charlotte Smoothie

Charlotte Smoothie di One Piece. (Dok. Toei Animation/One Piece)
Charlotte Smoothie di One Piece. (Dok. Toei Animation/One Piece)

Sebagai Sweet Commander Big Mom, Smoothie punya hype tinggi saat diperkenalkan. Kita sudah diperlihatkan bagaimana Cracker merepotkan Luffy dan jelas bagaimana Katakuri jadi salah satu musuh ikonik Luffy.

Namun sepanjang Whole Cake Island hingga Wano, kontribusinya Smoothie sangat minim. Banyak fans kecewa karena karakter selevel komandan Yonko hampir tidak mendapat pertarungan besar dan sorotan yang pantas.

Sampai sekarang, Smoothie masih sering dianggap salah satu karakter paling disia-siakan di seri ini.

8. Arlong

nami dan arlong.jpg
Arlong dan Nami di One Piece

Arlong sebenarnya punya build-up yang cukup kuat di awal cerita. Sebagai manusia ikan yang brutal dan menguasai desa Nami, Arlong berhasil meninggalkan kesan sebagai ancaman besar di East Blue.

Namun setelah dunia One Piece berkembang semakin luas, kekuatan Arlong terasa jauh tertinggal dibanding villain-villain berikutnya. Apalagi setelah muncul karakter manusia ikan lain seperti Jinbe atau bahkan Hody Jones, aura Arlong jadi terasa tidak terlalu spesial lagi.

Meski arc Arlong Park tetap dianggap salah satu arc terbaik secara emosional, banyak fans merasa Arlong sendiri tidak berkembang menjadi villain yang lebih besar. Hype-nya di awal seri akhirnya terasa pecah karena skalanya ternyata sangat kecil dibanding ancaman dunia One Piece selanjutnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fahrul Razi Uni Nurullah
EditorFahrul Razi Uni Nurullah
Follow Us

Related Articles

See More