Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Install
For
You

Apakah di Era Joy Boy Ada Pengguna Nidhogg? Ini Teori One Piecenya!

Apakah di Era Joy Boy Ada Pengguna Nidhogg? Ini Teori One Piecenya!
Joy Boy dan Nidhogg di One Piece
Intinya Sih
  • Buah Iblis Nidhogg dulu digunakan oleh Dewa Perang Elbaph dan dijaga berabad-abad setelah kematiannya, menunjukkan kekuatan ini sangat langka dan dilindungi.
  • Secara kronologi, era Void Century tempat Joy Boy hidup masih memungkinkan keberadaan Dewa Perang Elbaph, sehingga tidak ada kontradiksi jika Nidhogg pernah eksis di masa itu.
  • Ada kemungkinan pengguna lain Nidhogg muncul di antara Dewa Perang dan Loki, mungkin pada era Joy Boy namun belum tercatat atau sengaja dihapus dari sejarah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Kekuatan Nidhogg yang kini dimiliki Loki membuka banyak pertanyaan soal masa lalu, terutama kaitannya dengan era Joy Boy.

Apalagi setelah Imu terlihat seperti “mengenal” wujud Nidhogg, teori soal sejarah buah ini jadi makin menarik.

Salah satu pertanyaan besarnya, apakah di era Joy Boy pernah ada pengguna Nidhogg? Berikut kemungkinan yang bisa dibedah!

1. Nidhogg Pernah Digunakan Dewa Perang Elbaph

Dua karakter raksasa dari Elbaph dalam manga One Piece, mengenakan helm bertanduk dan memegang senjata besar di tangan mereka.
Loki dan Dewa Perang dari Elbaph (Dok. Shueisha/One Piece)

Yang sudah pasti, Buah Iblis Nidhogg pernah digunakan oleh sosok yang dikenal sebagai Dewa Perang Elbaph di masa lalu.

Setelah kematiannya, buah tersebut tidak langsung berpindah tangan secara bebas. Justru dijaga oleh sahabatnya, tupai Ratatoskr di palu Ragnir, seolah-olah kekuatan ini dianggap terlalu spesial baginya untuk dilepas begitu saja.

Menariknya, disebutkan bahwa setelah peristiwa itu, tidak ada yang memakan Buah Iblis Nidhogg selama berabad-abad, yang menunjukkan bahwa buah ini bukan sekadar langka, tapi juga dilindungi oleh Ragnir.

2. Timeline Void Century Masih Masuk Akal untuk Nidhogg

joy boy.jpg
Joy Boy One Piece

Era Void Century, tempat Joy Boy hidup, terjadi sekitar 800–900 tahun lalu.

Ini berarti secara timeline, keberadaan Dewa Perang Elbaph masih bisa berada di rentang waktu yang sama atau setidaknya tidak terlalu jauh. Keduanya sama-sama berada di masa lampau yang sangat tua dalam sejarah dunia One Piece.

Karena itu, secara kronologi, tidak ada kontradiksi besar jika Nidhogg pernah eksis di era Joy Boy, baik digunakan langsung di masa itu, atau sebelumnya.

3. Dewa Perang dan Joy Boy Bisa Berbeda Era atau Bisa Juga Era Sama

IMG_20260302_145030.jpg
Nika vs Dewa Perang Elbaph di One Piece

Salah satu hal yang masih abu-abu adalah hubungan antara Dewa Perang Elbaph dan Joy Boy.

Ada kemungkinan mereka hidup di era berbeda, terutama karena Dewa Matahari yang dilawan oleh Dewa Perang belum tentu adalah Joy Boy yang kita kenal. Bisa jadi itu hanya gelar atau sosok lain dengan kekuatan serupa.

Namun di sisi lain, tidak menutup kemungkinan bahwa cerita Dewa Matahari vs Dewa Perang itu memang terjadi di era yang sama dengan Joy Boy. Jika benar, maka konflik tersebut bisa jadi bagian dari peristiwa besar di Void Century.

Mengingat Imu merasa familiar dengan Nidhogg, masih ada kemungkinan Nidhogg juga ada di era yang sama dengan Imu dan Joy Boy.

4. Kemungkinan Ada Pengguna Lain di Era Joy Boy

PSX_20260505_140544.jpg
Joy Boy dan Nidhogg di One Piece

Jika mengikuti informasi bahwa setelah Dewa Perang, buah Nidhogg tidak dimakan selama berabad-abad, maka timeline-nya jadi menarik.

Kalau benar ada jeda panjang tanpa pengguna, itu berarti Loki bisa jadi adalah penerus langsung setelah era kuno. Tapi jika ternyata ada celah waktu yang belum terungkap, bukan tidak mungkin ada pengguna lain di antara Dewa Perang dan Loki.

Dalam skenario ini, pengguna tersebut bisa saja hidup di era Joy Boy, mungkin tidak tercatat, belum terungkap, atau justru sengaja dihapus dari sejarah seperti banyak hal lain di Void Century.

Jadi masih ada kemungkinan ada pengguna Nidhogg kedua, setelah Dewa Perang dan sebelum Loki, bagaimana menurutmu?

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fahrul Razi Uni Nurullah
EditorFahrul Razi Uni Nurullah
Follow Us

Related Articles

See More