Shandian (dok. Toei Animation/One Piece)
Jika diperhatikan dari narasi yang dibacakan Robin, buku Harley menyebutkan beberapa sosok dewa yang memiliki peran penting dalam setiap siklus sejarah.
Sosok yang paling sering muncul tentu saja adalah Dewa Matahari. Namanya disebut di ketiga bab dan selalu menjadi tokoh sentral dalam setiap siklus, mulai dari kemunculannya, kejatuhannya, hingga ramalan tentang kebangkitannya.
Selain itu, bab pertama juga memperkenalkan Dewa Bumi. Dalam kisah tersebut, sang dewa dikatakan murka hingga menyelimuti dunia dengan kegelapan dan kematian, menandai berakhirnya sebuah era.
Sementara itu, bab kedua menghadirkan dua sosok dewa lainnya, yaitu Dewa Hutan yang dikisahkan berhasil menjinakkan para iblis, serta Dewa Laut yang mengamuk setelah manusia membunuh Dewa Matahari dan mengambil posisi sebagai dewa.
Menariknya, nama-nama seperti Dewa Matahari, Dewa Hutan, dan Dewa Bumi bukanlah istilah yang benar-benar baru di dunia One Piece. Ketiganya pernah disebut sebagai bagian dari kepercayaan masyarakat Shandia dalam kilas balik Skypiea. Kesamaan ini mengindikasikan bahwa isi buku Harley kemungkinan besar memang mengisahkan para dewa yang dipercaya oleh berbagai peradaban kuno, termasuk bangsa raksasa di Elbaph dan suku Shandia, sehingga keduanya diduga kuat memiliki akar mitologi yang sama.
Itulah fakta-fakta menarik tentang buku Harley, teks kuno yang menceritakan para dewa dari masa lalu.
Bagaimana menurut kalian?
Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:
Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku
Tele: https://t.me/WargaDuniaku
WA Channel: https://bit.ly/WAChannelDuniaku