Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Install

6 Tipe Nen Hunter x Hunter yang Cocok untuk Hokage di Naruto

7 min read
6 Tipe Nen Hunter x Hunter yang Cocok untuk Hokage di Naruto
Jajaran Hokage ke 1-5 di Naruto
  • Hashirama dan Shikamaru cocok dengan Manipulation karena mengendalikan medan serta gerak lawan, sementara Tobirama dan Minato dikaitkan dengan Emission lewat mobilitas Hiraishin.

  • Hiruzen dinilai dekat dengan Conjuration berkat gaya bertarung fleksibel dan penggunaan Enma, sedangkan Tsunade cocok dengan Enhancement melalui pukulan, daya tahan, serta regenerasinya.

  • Kakashi dipasangkan dengan Transmutation karena Raikiri berbasis elemen petir, sementara Naruto dikaitkan dengan Specialization karena kekuatan Rikudou dan akses beragam chakra Bijuu.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Tipe Nen Hunter x Hunter yang cocok untuk setiap Hokage di Naruto? Teori cross-universe ini tentu menarik dibahas.

Pasalnya, setiap pemimpin Konoha mempunyai gaya bertarung yang berbeda, mulai dari mengandalkan kekuatan fisik hingga menggunakan jutsu terlarang.

Dalam Hunter x Hunter, Nen terbagi menjadi 6 kategori, yaitu Enhancement, Transmutation, Emission, Conjuration, Manipulation, dan Specialization. Masing-masing mempunyai karakteristik yang memengaruhi kemampuan penggunanya.

Nah, kalau 8 Hokage mempelajari Nen, kira-kira kategori mana yang paling cocok dengan kekuatan mereka? Yuk, kita cocokkan berdasarkan gaya bertarung mereka!

  1. 6. Hashirama Senju dan Shikamaru Nara (Manipulation)

    Hashirama dan Shikamaru.png
    Hashirama dan Shikamaru (dok. Pierrot)

    Hashirama dan Shikamaru mungkin mempunyai perbedaan kekuatan yang sangat jauh. Namun, keduanya sama-sama unggul dalam mengendalikan medan pertempuran dan membatasi pergerakan lawan.

    Melalui Mokuton, Hashirama mampu menciptakan sekaligus mengendalikan kayu secara masif untuk menjebak musuh. Bahkan, teknik Mokuryū no Jutsu miliknya dapat digunakan untuk menahan pergerakan Bijuu sekaligus menyerap chakra mereka.

    Sementara itu, Shikamaru mengandalkan Kagemane no Jutsu untuk menghubungkan bayangannya dengan bayangan lawan, sehingga gerakan target dapat dikendalikan. Ia juga mampu menggunakan Kage Kubishibari no Jutsu untuk menyerang musuh yang sudah terperangkap.

    Kemampuan tersebut mempunyai kemiripan dengan Manipulation, tipe Nen yang membuat penggunanya mengendalikan objek maupun makhluk hidup melalui aura.

    Contohnya, Shalnark yang mampu mengendalikan manusia menggunakan antena khusus, atau Morel yang mengatur pergerakan pasukan asap melalui Deep Purple.

    Gaya bertarung Hashirama dan Shikamaru memang cukup berbeda. Hashirama mengandalkan kekuatan Mokuton untuk mendominasi medan pertempuran, sedangkan Shikamaru memanfaatkan kecerdikan dan kondisi sekitar untuk menjebak lawan.

    Hal tersebut terlihat ketika Shikamaru berhasil mengalahkan Hidan melalui strategi yang telah dipersiapkannya. Meski kalah dalam kekuatan fisik, ia mampu mengendalikan jalannya pertarungan sampai lawannya terjebak.

    Dengan demikian, Manipulation cocok untuk keduanya karena kemampuan mengendalikan pergerakan musuh menjadi bagian penting dari gaya bertarung mereka, meskipun skala dan cara penggunaannya sangat berbeda.

  2. 5. Tobirama Senju dan Minato Namikaze (Emission)

    Minato dan Tobirama.png
    Minato dan Tobirama (dok. Pierrot/Naruto Shippuden)

    Tobirama Senju dan Minato Namikaze merupakan dua Hokage yang terkenal berkat kemampuan berpindah tempat dalam sekejap menggunakan Hiraishin.

    Teknik tersebut pertama kali diciptakan oleh Tobirama, kemudian dikembangkan dan dikuasai oleh Minato hingga membuatnya mendapatkan julukan Kilat Kuning Konoha.

    Melalui Hiraishin, keduanya mampu berpindah secara instan menuju lokasi yang telah diberi tanda khusus. Kemampuan tersebut sangat berguna untuk menghindari serangan, mengejutkan musuh, maupun memindahkan serangan berbahaya ke tempat lain.

    Contohnya, Tobirama pernah menggunakan Hiraishingiri untuk menyerang Izuna Uchiha secara mendadak.

    Sementara itu, Minato mampu menggunakannya untuk memindahkan Bijūdama Kurama yang mengancam Konoha ke laut.

    Nah, kemampuan mereka cukup dekat dengan gaya teleportasi dari Nen tipe Emission.

    Dalam Hunter x Hunter, Emission merupakan kategori Nen yang membuat penggunanya memisahkan aura dari tubuh tanpa langsung kehilangan efektivitasnya.

    Pada penerapan tertentu, kemampuan tipe ini juga dapat digunakan untuk perpindahan ruang.

    Salah satu contohnya adalah Knov, yang memiliki kemampuan Hide and Seek untuk menciptakan akses menuju ruangan di dimensi khusus.

    Meski sama-sama cocok dengan Emission, gaya bertarung Tobirama dan Minato memiliki perbedaan.

    Tobirama lebih menonjol sebagai pencipta teknik yang mengandalkan analisis dan strategi, sedangkan Minato terkenal karena kecepatan eksekusi serta ketepatannya dalam melakukan serangan mendadak.

    Jika keduanya benar-benar menjadi pengguna Nen, bukan tidak mungkin Tobirama akan lebih berfokus pada pengembangan teknik, sementara Minato memaksimalkan mobilitas untuk menghabisi lawan sebelum mereka sempat bereaksi.

  3. 4. Hiruzen Sarutobi (Conjuration)

    Hiruzen Sarutobi (dok. Pierrot/Naruto Shippuden)
    Hiruzen Sarutobi (dok. Pierrot/Naruto Shippuden)

    Hiruzen Sarutobi mendapatkan julukan Profesor karena pengetahuannya yang sangat luas mengenai ninjutsu.

    Hokage Ketiga ini juga mampu menggunakan kelima perubahan sifat chakra dasar, mulai dari api, air, tanah, angin, hingga petir.

    Namun, ada satu kemampuan yang membuatnya cocok dengan Conjuration, yaitu kerja samanya dengan Enma.

    Melalui Kuchiyose no Jutsu, Hiruzen dapat memanggil Enma, seekor monyet yang mampu berubah menjadi tongkat keras bernama Adamantine Staff.

    Senjata tersebut bisa memanjang, membesar, dan digunakan sebagai alat pertahanan maupun serangan.

    Dalam Hunter x Hunter, pengguna Conjuration mampu mewujudkan benda menggunakan aura. Benda yang diciptakan juga dapat mempunyai sifat atau aturan khusus.

    Contohnya Kurapika, yang menggunakan kemampuan Conjuration untuk menciptakan rantai dengan fungsi berbeda-beda.

    Meski tampak serupa, Enma sebenarnya bukan benda yang diciptakan dari chakra Hiruzen. Ia merupakan makhluk hidup yang dipanggil melalui kontrak Kuchiyose, lalu mengubah tubuhnya sendiri menjadi tongkat.

    Jadi, kecocokan Hiruzen dengan Conjuration lebih berdasarkan gaya bertarungnya yang fleksibel serta penggunaan perlengkapan khusus.

    Mengingat Hiruzen terkenal mampu menyesuaikan teknik dengan situasi pertempuran, tipe Nen yang memungkinkan penciptaan berbagai alat berkemampuan unik tentu bisa menjadi tambahan menarik untuk persenjataannya.

  4. 3. Tsunade (Enhancement)

    Karakter Tsunade (dok. Studio Pierrot/Naruto)
    Karakter Tsunade (dok. Studio Pierrot/Naruto Shippuden)

    Kalau ada Hokage yang paling mudah dikaitkan dengan Enhancement, Tsunade jelas menjadi kandidat utamanya.

    Hokage Kelima ini dikenal mempunyai pukulan mengerikan yang mampu menghancurkan tanah maupun pertahanan musuh.

    Kekuatan tersebut berasal dari pengendalian chakra yang sangat presisi. Tsunade memusatkan chakra pada anggota tubuh, kemudian melepaskannya saat menyerang untuk menghasilkan daya hancur besar.

    Konsep ini serupa dengan Enhancement dalam Hunter x Hunter, yang berfokus pada peningkatan kemampuan alami tubuh atau objek.

    Contohnya Gon Freecss dengan Jajanken: Rock memusatkan aura pada tinjunya untuk menghasilkan pukulan kuat.

    Belum lagi Tsunade mempunyai kemampuan regenerasi luar biasa melalui Byakugō no Jutsu.

    Meski kemampuan regenerasinya tidak otomatis sama dengan teknik Enhancement dalam Nen, konsep meningkatkan kemampuan fisik atau pukulannya tetap menjadi kesamaan terbesar keduanya.

    Dengan kekuatan fisik, daya tahan, dan kemampuan regenerasi yang dimilikinya, Tsunade sangat cocok menjadi pengguna Nen tipe Enhancement.

  5. 2. Kakashi Hatake (Transmutation)

    Kakashi Hatake (dok. Pierrot/Naruto: Shippuden)
    Kakashi Hatake (dok. Pierrot/Naruto: Shippuden)

    Kakashi Hatake dikenal sebagai Ninja Peniru yang telah menguasai berbagai ninjutsu.

    Namun, kalau harus memilih satu kemampuan yang paling identik dengannya, tentu jawabannya adalah Raikiri.

    Teknik tersebut mengandalkan perubahan sifat chakra menjadi elemen petir yang terkonsentrasi pada tangan. Kakashi kemudian menggunakan kecepatan dan ketepatan serangan untuk menusuk pertahanan musuh.

    Konsep tersebut mempunyai kemiripan dengan Transmutation dalam Hunter x Hunter.

    Pengguna Nen tipe ini mampu mengubah sifat aura mereka sehingga menyerupai karakteristik suatu zat atau fenomena tertentu.

    Contoh paling terkenal adalah Killua Zoldyck, yang mengubah sifat auranya menjadi listrik.

    Melalui kemampuan tersebut, Killua dapat meningkatkan respons tubuh dan melancarkan serangan listrik yang menyulitkan lawan.

    Meski begitu, ada perbedaan antara kemampuan keduanya. Killua mengubah sifat auranya melalui Nen, sedangkan Kakashi menggunakan perubahan sifat chakra melalui elemen Petir.

    Terlepas dari perbedaan sistem kekuatan tersebut, Transmutation cocok menggambarkan bagaimana Kakashi mengandalkan karakteristik elemen petir untuk menciptakan serangan yang cepat dan mematikan.

    Apalagi, Raikiri tetap menjadi salah satu jutsu paling ikonik miliknya, meskipun Kakashi kemudian kehilangan Sharingan dan mengembangkan Shiden sebagai alternatif.

  6. 1. Naruto Uzumaki (Specialization)

    Naruto Uzumaki Mode Rikudou (dok. Pierrot/Naruto Shippuden)
    Naruto Uzumaki Mode Rikudou (dok. Pierrot/Naruto Shippuden)

    Naruto Uzumaki sebenarnya punya karakteristik seorang Enhancer. Ia mengandalkan kekuatan fisik, daya tahan, serta serangan langsung menggunakan Rasengan.

    Namun, kalau mempertimbangkan seluruh kekuatannya setelah menerima kekuatan Rikudou, Specialization bisa menjadi pilihan yang lebih unik.

    Dalam Hunter x Hunter, Specialization merupakan kategori kemampuan Nen yang tidak dapat dimasukkan secara tepat ke dalam lima kategori lainnya.

    Salah satu contohnya adalah Kurapika. Ketika Scarlet Eyes aktif, ia berubah menjadi seorang Specialist yang mampu menggunakan Emperor Time, kemampuan untuk memanfaatkan seluruh kategori Nen dengan efisiensi maksimal sesuai tingkat penguasaannya.

    Lantas, bagaimana dengan Naruto?

    Setelah mendapatkan kekuatan Hagoromo, Naruto mampu mengakses chakra kesembilan Bijuu. Hal ini bisa membuatnya menggunakan berbagai kekuatan yang sebelumnya tidak menjadi bagian dari kemampuan utamanya.

    Sebut saja Yōton Rasenshuriken yang menggunakan chakra Son Gokū, atau Jiton Rasengan dengan kekuatan Shukaku yang mempunyai efek penyegelan.

    Belum lagi kemampuan sensor, regenerasi, dan berbagai variasi Rasenshuriken yang membuat gaya bertarung Naruto semakin sulit dikategorikan hanya berdasarkan satu keunggulan.

    Tentu, memiliki banyak kemampuan tidak otomatis menjadikan seseorang Specialist dalam sistem Nen. Namun, untuk perbandingan ini, keunikan kekuatan Rikudou milik Naruto membuat Specialization menjadi pilihan yang cukup masuk akal.

    Itulah enam tipe Nen Hunter x Hunter yang cocok untuk delapan Hokage di Naruto. Namun, bagaimana menurutmu? Apakah Naruto lebih cocok menjadi Specialist seperti Kurapika atau justru Enhancer seperti Gon?

    Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime dan manga, film, game, serta gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:

    Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku

    Tele: https://t.me/WargaDuniaku

    WA Channel: https://bit.ly/WAChannelDuniaku

Related Articles

See More