Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Install

Kenapa Magna Swing Tidak Bisa Menguasai Mana Method di Black Clover?

3 min read
Kenapa Magna Swing Tidak Bisa Menguasai Mana Method di Black Clover?
Magna dan Zola menantang Dante (Dok. Pierrot/Black Clover S2)
  • Magna Swing gagal menguasai Mana Method di Kerajaan Heart karena cadangan mananya terlalu kecil untuk membentuk susunan rune dan memanfaatkan mana alami.

  • Setelah tertinggal dari rekan-rekannya, Magna meminta Zora Ideale mengajarinya susunan rune yang dipersiapkan sebelum pertarungan, bukan dirangkai spontan seperti Mana Method.

  • Selama enam bulan latihan, Magna memanfaatkan mana kecilnya agar rune lebih sulit dibubarkan lawan, lalu mengembangkan mantra untuk menghadapi penyihir dengan mana jauh lebih besar.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Magna Swing merupakan salah satu anggota Black Bulls yang memiliki perjalanan perkembangan cukup menarik di Black Clover. Meski dikenal sebagai petarung yang berani dan tidak mudah menyerah, Magna sering kali tertinggal dari rekan-rekannya karena keterbatasan kemampuan sihir.

Bahkan, ketika anggota Black Bulls lainnya mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan kekuatan melalui pelatihan di Kerajaan Heart, Magna justru menghadapi kesulitan yang membuatnya frustrasi.

Situasi tersebut menjadi titik balik bagi Magna untuk mencari jalan lain agar bisa menjadi lebih kuat. Tapi kenapa dia tidak bisa Mana Method?

  1. 1. Cadangan Mana Magna Terlalu Kecil untuk Menggunakan Mana Method

    magna black clover
    Magna saat melawan Dante di Black Clover S2 (dok. Studio Pierrot/Black Clover Season 2)

    Ketika Asta, Magna, dan Luck berlatih di Kerajaan Heart, mereka diperkenalkan dengan Mana Method, teknik yang memungkinkan penyihir menggunakan mana alami melalui susunan rune untuk memperkuat mantra mereka. Teknik ini bahkan bisa menghasilkan True Magic, yaitu sihir yang mewujudkan elemen aslinya.

    Sayangnya, Magna tidak mampu mengikuti metode tersebut. Cadangan mana miliknya terlalu kecil untuk membentuk susunan rune yang diperlukan dalam pelatihan tersebut. Akibatnya, dia tidak bisa memanfaatkan Mana Method seperti Luck dan penyihir lainnya.

    Kondisi ini membuat Magna frustrasi karena dia menyadari bahwa rekan-rekannya terus berkembang, sementara dirinya tertinggal. Dia juga tidak ingin menjadi beban bagi Black Bulls, terutama setelah melihat Luck semakin kuat.

  2. 2. Meminta Zora Ideale Mengajarinya Teknik Susunan Rune

    Magna dan Zola mendalami formula sihir buatan mereka dengan catatan dan simbol magis di sekelilingnya.
    Magna dan Zola mendalami formula sihir buatan mereka (Dok. Pierrot/Black Clover S2)

    Setelah gagal menguasai Mana Method, Magna meminta bantuan Zora Ideale. Dia tertarik dengan kemampuan Zora menggunakan Trap Magic yang bisa membalikkan serangan lawan, bahkan mengembalikannya dengan kekuatan lebih besar.

    Zora sendiri merupakan penyihir rakyat jelata yang juga memiliki keterbatasan mana. Karena itulah, Magna merasa Zora bisa mengajarinya cara bertarung yang tidak bergantung pada cadangan mana besar. Zora akhirnya bersedia membantu setelah melihat kesungguhan Magna.

    Namun, Zora menjelaskan bahwa tekniknya berbeda dari Mana Method Kerajaan Heart. Alih-alih menyusun rune secara spontan selama pertarungan, mereka akan mempersiapkan susunan rune yang rumit terlebih dahulu. Dengan cara ini, Magna bisa memanfaatkan waktu untuk membuat mantra yang jauh lebih kompleks tanpa harus mengandalkan refleks dan cadangan mana besar.

  3. 3. Keterbatasan Mana Justru Menjadi Keunggulan dalam Mengembangkan Rune

    Soul Chain Deatmatch.jpg
    Soul Chain Deatmatch milik Magna (dok. Pierrot/Black Clover)

    Selama enam bulan, Magna berlatih membuat susunan rune bersama Zora. Dalam prosesnya, dia mempelajari bahwa penyihir dengan cadangan mana kecil justru memiliki keunggulan tersendiri ketika menggunakan susunan rune yang telah dipersiapkan sebelumnya.

    Menurut penjelasan Zora, susunan rune milik penyihir dengan mana besar lebih mudah dibatalkan atau dihapus oleh mana lawan yang lebih kuat. Sebaliknya, mana Magna yang kecil membuat susunan rune buatannya lebih sulit dibubarkan dengan cara tersebut.

    Magna kemudian menyadari bahwa Trap Magic milik Zora tidak sepenuhnya cocok dengan gaya bertarungnya. Dia pun merancang susunan rune untuk menghasilkan mantra yang berbeda, sementara Zora membantu menyempurnakan rancangan tersebut. Hasil kerja keras mereka adalah teknik yang memungkinkan Magna menghadapi penyihir dengan cadangan mana jauh lebih besar.

Related Articles

See More