Kenapa Mikasa Membunuh Eren di Attack on Titan? Ini Alasannya!

Mikasa membunuh orang yang dicintainya.

Attack on Titan

Pada episode terakhir Attack on Titan Final Season, upaya Eren Yeager untuk mengakhiri penderitaan kaum Eldia selama berabad-abad berhasil dihentikan rekan seperjuangannya yang beraliansi dengan sejumlah Warrior Marley.

Di antara yang berperan penting dalam misi menghentikan Rumbling tersebut ialah Mikasa Ackerman, yang tak lain adalah sosok yang telah bersama Eren sejak kecil.

Mengingat kedekatan keduanya, menjadi sebuah pertanyaan perihal kenapa Mikasa membunuh Eren di Attack on Titan. Penasaran? Simak penjelasan berikut, yuk!

1. Eren pernah menyelamatkan nyawa Mikasa

Attack on Titandok. Wit Studio/ Attack on Titan

Mikasa terlahir dari seorang ayah berdarah Ackerman serta ibu keturunan Asia. Keberadaan manusia seperti Mikasa langka, sehingga menjadi incaran para bandit yang bertujuan menjualnya sebagai budak.

Sampai suatu hari saat Mikasa berusia 9 tahun, sekelompok orang asing mendatangi rumahnya dan membunuh kedua orang tua Mikasa begitu saja. Beruntung, Eren datang di saat yang tepat.

Eren berhasil membunuh 2 dari 3 penjahat tersebut. Namun, diapun segera tertangkap oleh penjahat ketiga. Di saat itu, Eren memaksa Mikasa untuk bertarung, yang secara tak langsung membangkitkan kekuatan Ackerman dalam diri Mikasa.

Mikasa membunuh penjahat terakhir. Dia kemudian diadopsi oleh keluarga Eren dan tumbuh bersama.

Baca Juga: 8 Fakta Jaw Titan Attack on Titan, si Kecil nan Lincah!

2. Mikasa dan Eren saling mencintai

Attack on Titandok. MAPPA/ Attack on Titan

Mikasa adalah salah satu orang yang begitu dekat dengan Eren. Sejak insiden traumatis yang menimpanya di masa kecil, Mikasa telah menjadikan Eren sebagai sosok pahlawan baginya, lalu selanjutnya berusaha untuk terus melindungi Eren.

Lambat laun, tumbuh perasaan romantis dalam hati Mikasa. Namun, dia dibuat terpuruk sebab mengetahui bahwa Eren tak menaruh rasa yang sama. Sebaliknya, Eren terang-terangan menunjukkan kebenciannya kepada Mikasa yang dianggap tak punya hidup bebas.

Eren menganggap hidup Mikasa telah terkekang oleh darah Ackerman yang menyatakan bahwa Eren ialah sosok tuan yang yang harus dilindunginya.

Akan tetapi, di akhir, diketahui bahwa Eren sebenarnya juga mencintai Mikasa.

3. Kenapa Mikasa membunuh Eren di Attack on Titan?

mikasa vs eren.jpgMAPPA Studio

Lalu, kenapa Mikasa membunuh Eren di Attack on Titan? Alasannya karena Mikasa mengutamakan keselamatan umat di atas perasaan pribadinya sendiri.

Rumbling yang dilakukan Eren berhasil memosisikan Mikasa pada pilihan sulit, di mana dirinya dipaksa memilih antara kepentingan pribadi yang tak lain ialah rasa cintanya terhadap Eren, atau kepentingan bersama, yaitu keselamatan dunia.

Mikasa berhasil menentukan prioritasnya. Dia menguatkan tekadnya dan mengakhiri nyawa laki-laki yang dicintainya dengan tangannya sendiri.

Dengan begitu, Mikasa secara tak langsung juga berhasil menyelamatkan Eren. Dia pun tak mungkin membiarkan Eren dikenang sebagai sosok pembunuh massal, meski pada kenyataannya Eren telah terlanjur meratakan 80 persen populasi dunia.

Dengan keteguhan hati, Mikasa mengumpulkan keberanian untuk menebas leher Eren dan mengakhiri Rumbling sepenuhnya.

Itulah penjelasan mengenai alasan Mikasa membunuh Eren di anime Attack on Titan. Bagaimana pendapatmu?

Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:

Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku
Tele: https://t.me/WargaDuniaku

Baca Juga: 5 Fakta Okapi Titan Attack on Titan, Titan Asing di Final Season

Artikel terkait

ARTIKEL TERBARU