Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Install

7 Versi Terkuat Goten Sepanjang Dragon Ball, Bukan Cuma Gotenks?

8 min read
7 Versi Terkuat Goten Sepanjang Dragon Ball, Bukan Cuma Gotenks?
Son Goten (dok. Toei Animation/Dragon Ball Super)
  • Goten menunjukkan potensi besar sejak kecil dengan menguasai Super Saiyan pada usia 7 tahun, tetapi perkembangan kekuatan individunya di alur utama Dragon Ball Super relatif minim.

  • Kekuatan Goten paling menonjol saat berfusion dengan Trunks menjadi Super Saiyan 3 Gotenks, yang mampu mengimbangi Super Buu meski durasinya terbatas dan sikapnya masih kekanak-kanakan.

  • Dalam cerita alternatif Dragon Ball Heroes, Xeno Goten memperoleh bentuk Ultimate, sementara Super Saiyan 3 Xeno Gotenks diposisikan sebagai versi terkuat berkat pengalaman Time Patrol dan variasi serangannya.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Versi terkuat Goten sepanjang cerita Dragon Ball ternyata cukup beragam, mulai dari Super Saiyan hingga bentuk Fusion yang mampu menghadapi Majin Buu.

Bahkan, dalam cerita alternatif seperti Dragon Ball Heroes, putra bungsu Goku ini mendapatkan peningkatan kekuatan yang tidak pernah diperlihatkan dalam alur utama.

Sejak kemunculan pertamanya di Dragon Ball Z, Goten sudah menunjukkan potensi luar biasa. Ia berhasil menjadi Super Saiyan saat baru berusia 7 tahun, sebuah pencapaian yang bahkan lebih cepat dibandingkan Goku dan Gohan.

Sayangnya, perkembangan kekuatan Goten tidak terlalu mendapat sorotan dalam Dragon Ball Super.

Ia lebih sering bertarung bersama Trunks, sedangkan Goku, Vegeta, dan Gohan terus mendapatkan transformasi baru.

Meski begitu, Goten sebenarnya mempunyai beberapa versi yang cukup menarik untuk dibahas. Bahkan, dirinya juga berhasil mencapai kekuatan Super Saiyan 3!

Lantas, mana yang bisa dianggap sebagai versi terkuatnya? Yuk, simak urutannya!

  1. 7. Mighty Mask, penyamaran Goten dan Trunks yang sulit dikendalikan

    Mighty Mask Goten.jpg
    Mighty Mask vs Android 18 (dok. Toei Animation/Dragon Ball Z)

    Mighty Mask mungkin menjadi salah satu versi Goten paling kocak dalam Dragon Ball Z.

    Namun, jangan salah, di balik kostumnya terdapat dua bocah Saiyan yang sudah mampu berubah menjadi Super Saiyan.

    Pada Turnamen Bela Diri Dunia ke-25, Goten dan Trunks awalnya mengikuti kategori anak-anak. Setelah Goten kalah dari Trunks di babak final, keduanya justru mencari cara agar bisa bertarung melawan peserta dewasa.

    Mereka kemudian mencuri kostum Mighty Mask dan menyamar sebagai satu petarung. Trunks berada di bagian atas, sedangkan Goten bertugas mengendalikan kaki.

    Meski memiliki kekuatan besar, koordinasi keduanya jelas tidak sempurna. Mereka harus mengatur gerakan bersama sambil menjaga penyamaran agar tidak terbongkar.

    Saat menghadapi Android 18, keduanya bahkan sempat menggunakan kekuatan Super Saiyan. Namun, Android 18 berhasil mengetahui identitas mereka dan menggunakan Kienzan untuk memotong kostum Mighty Mask.

    Akibatnya, keduanya langsung didiskualifikasi.

    Mighty Mask memang memadukan kekuatan dua bocah Saiyan ini, tetapi penyamaran tersebut justru membatasi kemampuan bertarung mereka.

    Berbeda dengan Fusion yang menyatukan dua petarung menjadi satu tubuh, Goten dan Trunks dalam kostum ini tetap harus berkoordinasi secara manual.

  2. 6. Baby Goten, versi Goten yang dikendalikan parasit Tuffle

    Tuffle Goten.jpg
    Goten terkena parasit Tuffle (dok. Toei Animation/Dragon Ball GT)

    Dalam Dragon Ball GT, Goten pernah menjadi salah satu korban Baby, makhluk parasit dari bangsa Tuffle yang ingin membalas dendam kepada bangsa Saiyan.

    Ketika tiba di Bumi, Baby berhadapan dengan Goten dan akhirnya berhasil mengambil alih tubuhnya.

    Dengan mengendalikan Goten, Baby dapat memanfaatkan kekuatan Saiyan yang sudah dimiliki putra Goku tersebut, termasuk kemampuan berubah menjadi Super Saiyan.

    Situasinya menjadi semakin berbahaya ketika Gohan muncul untuk menghadapi adiknya. Namun, pertarungan tersebut justru dimanfaatkan Baby untuk berpindah ke tubuh Gohan.

    Meski sudah meninggalkan tubuh Goten, Baby tetap menanamkan pengaruhnya sehingga Goten bisa dikendalikan.

    Hal tersebut terlihat ketika Goten dan Gohan yang berada di bawah pengaruh Baby menyerang Vegeta.

    Serangan keduanya membantu membuka kesempatan bagi Baby untuk mengambil alih tubuh sang Pangeran Saiyan.

  3. 5. Super Saiyan Goten, bocah ini bisa menguasainya pada usia 7 tahun

    SSJ Goten.jpg
    SSJ Goten (dok. Toei Animation/Dragon Ball Z)

    Kalau Goku harus menghadapi kematian Krillin untuk membangkitkan Super Saiyan, Goten justru berhasil mencapai transformasi tersebut ketika masih sangat kecil.

    Bahkan, ia mampu menggunakannya saat berlatih bersama Chi-Chi sebelum benar-benar memahami betapa istimewanya kekuatan itu.

    Pencapaian ini membuat Goten menjadi salah satu Saiyan termuda yang diperlihatkan mampu menggunakan Super Saiyan dalam alur utama Dragon Ball.

    Ketika mengikuti Turnamen Bela Diri Dunia ke-25, Goten juga menunjukkan kekuatan yang mengesankan meskipun akhirnya kalah dari Trunks.

    Ia kemudian semakin mengembangkan kemampuan bertarungnya melalui latihan bersama Trunks, terutama ketika keduanya mempersiapkan diri untuk menghadapi Majin Buu.

    Namun, salah satu momen menarik Goten dalam manga Dragon Ball Super bagian Bonus Chapter/Chapter Spesial ke-4, ia dan Trunks menghadapi tujuh Cell Junior di Pulau Monster milik Android 17.

    Pertarungan tersebut menunjukkan bahwa kekuatan Super Saiyan Goten masih cukup mengerikan, meskipun ia bukan lagi petarung utama dalam cerita.

    Sayangnya, perkembangan transformasi individu Goten terbilang berjalan lambat. Berbeda dengan Gohan yang mencapai Super Saiyan 2 hingga Beast, Goten belum diperlihatkan menguasai Super Saiyan 2 secara mandiri dalam alur utama.

  4. 4. Saiyaman X-2, Goten remaja dengan pengalaman bertarung lebih matang

    Saiyanman X2.jpg
    Saiyaman X-2 Goten

    Setelah sekian lama lebih sering menjadi karakter pendukung, Goten akhirnya mendapatkan sorotan dalam manga Dragon Ball Super menjelang arc Super Hero.

    Dalam cerita tersebut, Goten dan Trunks sudah beranjak remaja dan menjalani kehidupan sebagai pelajar.

    Namun, keduanya diam-diam juga beraksi sebagai pahlawan bertopeng yang terinspirasi dari Clean God, karakter superhero favorit mereka.

    Trunks menggunakan identitas Saiyaman X-1, sedangkan Goten menjadi Saiyaman X-2.

    Berbeda dengan Mighty Mask yang hanya menjadi penyamaran saat turnamen, identitas Saiyaman X-2 benar-benar digunakan Goten untuk melawan kejahatan.

    Bersama Trunks, ia menghadapi berbagai ancaman, termasuk android buatan Dr. Hedo dari seri Alpha dan Beta.

    Goten juga memperlihatkan teknik serangan yang lebih kreatif. Salah satunya adalah Up-Cycle Punch, serta serangan kombinasi bersama Trunks yang dikenal sebagai Cyclone Style! Tornado Double Hurricane.

    Meski tidak mendapatkan transformasi baru, Saiyaman X-2 menunjukkan perkembangan Goten sebagai petarung remaja yang lebih berpengalaman dan mampu menggunakan kemampuan Saiyannya untuk menghadapi musuh secara mandiri.

    Namun, perlu diingat bahwa Saiyaman X-2 hanyalah identitas superhero. Kostumnya tidak secara langsung meningkatkan kekuatan Goten.

  5. 3. Super Saiyan 3 Gotenks, fusion yang mampu mengimbangi Super Buu

    Gotenks SSJ 3.jpg
    Gotenks SSJ 3 (dok. Toei Animation/Dragon Ball Z)

    Kalau membicarakan puncak kekuatan Goten dalam Dragon Ball Z, Super Saiyan 3 Gotenks tentu tidak boleh dilewatkan.

    Melalui Fusion Dance yang diajarkan Goku, Goten dan Trunks mampu menyatukan tubuh serta kekuatan mereka menjadi seorang petarung baru bernama Gotenks.

    Menariknya, Gotenks bukan sekadar mempunyai kekuatan gabungan dari dua Saiyan muda.

    Fusion ini memberikan peningkatan kekuatan luar biasa yang membuatnya mampu menghadapi musuh jauh lebih berbahaya.

    Bahkan, setelah berlatih di Ruang Roh dan Waktu, Gotenks berhasil membangkitkan Super Saiyan 3, transformasi yang sebelumnya diperlihatkan oleh Goku.

    Dalam mode tersebut, Gotenks mampu memberikan perlawanan sengit kepada Super Buu.

    Ia juga mempunyai berbagai teknik unik, seperti Super Ghost Kamikaze Attack, yang menciptakan hantu-hantu energi yang bisa meledak ketika menyentuh target.

    Namun, kekuatan besar tersebut mempunyai kelemahan.

    Gotenks masih bersikap kekanak-kanakan dan sering membuang waktu untuk memamerkan tekniknya.

    Selain itu, penggunaan Super Saiyan 3 juga memperpendek durasi Fusion karena konsumsi energinya sangat besar.

    Akibatnya, Gotenks gagal menghabisi Super Buu meskipun sempat menunjukkan kemampuan yang mengesankan.

    Terlepas dari kelemahannya, Super Saiyan 3 Gotenks tetap menjadi salah satu bukti paling jelas bahwa potensi Goten bisa meningkat drastis ketika digabungkan dengan Trunks.

  6. 2. Ultimate Xeno Goten, mendapatkan pembukaan potensi dari Old Kai

    Ultimate Xeno Goten.jpg
    Ultimate Xeno Goten (dok. Toei Animation/Dragon Ball Heroes)

    Versi Goten berikutnya mungkin belum terlalu dikenal oleh para fans yang hanya mengikuti anime utama Dragon Ball.

    Dalam Dragon Ball Heroes, terdapat Xeno Goten, versi alternatif Goten yang terlibat dalam aktivitas Time Patrol untuk melindungi sejarah dari berbagai ancaman.

    Berbeda dengan Goten dalam cerita utama yang lebih sering menghabiskan waktunya bersama Trunks, Xeno Goten terlibat dalam berbagai pertarungan menghadapi musuh dari garis waktu berbeda.

    Ia juga mampu menggunakan Super Saiyan ketika bertarung melawan Shroom dalam cerita Dark Demon Realm.

    Namun, peningkatan kekuatan yang paling menarik terjadi ketika Xeno Goten mendapatkan bantuan Old Kai.

    Melalui ritual pembukaan potensi, Old Kai membantu Goten mengakses kekuatan tersembunyinya sehingga ia mendapatkan kondisi Ultimate atau Potential Unleashed.

    Konsepnya mirip dengan peningkatan kekuatan yang pernah diterima Gohan dalam Dragon Ball Z, ketika Old Kai membangkitkan potensi terpendamnya sebelum pertarungan melawan Majin Buu.

    Dengan kekuatan tersebut, Ultimate Xeno Goten mendapatkan peningkatan kemampuan yang membuatnya lebih siap menghadapi ancaman besar seperti Demigra dan pasukannya.

    Inilah salah satu perkembangan paling menarik bagi Goten karena ia akhirnya memperoleh peningkatan kekuatan individu di luar Super Saiyan.

    Sayangnya, pencapaian ini berasal dari Dragon Ball Heroes, sehingga tidak dapat dianggap sebagai perkembangan Goten dalam alur utama Dragon Ball Super.

  7. 1. Super Saiyan 3 Xeno Gotenks, fusion terkuat dari versi alternatif Goten

    Super Saiyan 3 Xeno Gotenks.jpg
    Super Saiyan 3 Xeno Gotenks (dok. Toei Animation)

    Peringkat pertama ditempati oleh Super Saiyan 3 Xeno Gotenks, salah satu bentuk fusion paling menarik yang melibatkan versi alternatif Goten.

    Seperti Gotenks dalam cerita utama, Xeno Gotenks tercipta melalui Fusion Dance antara Xeno Goten dan Xeno Trunks.

    Namun, keduanya merupakan petarung dari cerita alternatif yang mempunyai pengalaman menghadapi berbagai ancaman terhadap sejarah dan garis waktu.

    Xeno Gotenks bahkan memiliki penampilan yang berbeda dari Gotenks biasa, termasuk penggunaan pedang milik Xeno Trunks dalam beberapa penampilannya.

    Selain mampu berubah menjadi Super Saiyan, Xeno Gotenks juga mempunyai transformasi Super Saiyan 3.

    Dalam bentuk tersebut, ia dapat menggunakan teknik Super Ultra Burning Kamehameha, serangan energi yang kekuatannya lebih kuat daripada Burning Kamehameha.

    Kemampuan tersebut menjadi salah satu ciri khas Super Saiyan 3 Xeno Gotenks dalam Dragon Ball Heroes.

    Kalau dibandingkan dengan Gotenks dari Dragon Ball Z, versi Xeno juga mempunyai keuntungan dari pengalaman kedua penggunanya sebagai anggota Time Patrol.

    Penempatannya di posisi pertama didasarkan pada potensi peningkatan kekuatan Fusion, akses terhadap Super Saiyan 3, dan variasi serangan yang diperlihatkan dalam Dragon Ball Heroes.

    Dengan kata lain, ini merupakan kandidat versi terkuat Goten jika cerita alternatif ikut diperhitungkan.

    Itulah 7 versi Goten terkuat yang pernah diperlihatkan dalam berbagai cerita Dragon Ball.

    Meski Goten memiliki potensi besar sejak kecil, perkembangan kekuatannya memang tidak secepat Goku, Vegeta, maupun Gohan. Bahkan, beberapa pencapaian terbesarnya justru muncul melalui Fusion dan cerita alternatif.

    Kalau Goten akhirnya mendapatkan sorotan lebih besar dalam Dragon Ball Super, menurutmu ia lebih cocok mengembangkan transformasi Super Saiyan baru atau memperoleh kekuatan Ultimate seperti Gohan?

    Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime dan manga, film, game, serta gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:

    Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku

    Tele: https://t.me/WargaDuniaku

    WA Channel: https://bit.ly/WAChannelDuniaku

Related Articles

See More