Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Install

5 Persamaan Magna Swing Black Clover & Might Guy Naruto!

5 min read
5 Persamaan Magna Swing Black Clover & Might Guy Naruto!
Magna dan Might Guy di akhir pertarungan (Dok. Pierrot/Black Clover S2 & Naruto Shippuden))
  • Magna Swing dan Might Guy sama-sama berasal dari latar biasa, sehingga sempat diremehkan di lingkungan yang menilai kuatnya garis keturunan dan status keluarga.

  • Keduanya mengandalkan ketangguhan fisik serta latihan keras, meski tidak memiliki bakat utama dalam sihir atau ninjutsu seperti petarung unggulan lainnya.

  • Magna dan Guy pernah menantang musuh kelas monster—Dante dan Madara—dengan teknik khusus yang mengancam lawan, lalu memperoleh penghormatan dari rekan-rekan mereka.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Momen epik Magna menjatuhkan salah satu penyihir terkuat di Black Clover, Dante Zogratis memang benar-benar membuat semua orang terkagum padanya. Bagaimana tidak? Ia yang tak punya kapasitas sihir besar atau bakat langka seperti Anti-Sihir berhasil mengalahkan orang yang bahkan gagal dikalahkan Asta dan Yami.

Hal itu seolah mengingatkan kita pada Might Guy, karakter sampingan yang berhasil membuat Madara mengakuinya sebagai orang terkuat selain Hashirama.

Apa saja persamaan Magna Swing dan Might Guy? Berikut daftarnya!

  1. 1. Sering diremehkan karena latar belakang yang biasa saja

    Ilustrasi karakter anime Magna dari Black Clover dan Might Guy dari Naruto Shippuden tampil berdampingan.
    Magna dan Might Guy (Dok. Pierrot/Black Clover & Naruto Shippuden)

    Seperti yang kita tahu, lingkungan penyihir dan shinobi punya satu persamaan: dipenuhi hawa feodalisme.

    Setiap generasi muda diukur bukan dari kualitas talenta saja, tapi juga garis keturunan yang prestisius. Semakin hebat reputasi orang tua mereka, makin mudah pula anaknya menjalani karir di kedua pekerjaan tersebut karena ia punya keuntungan latar belakang yang membuat nilai dirinya terdongkrak.

    Nah, Magna dan Guy tak punya hal-hal seperti itu. Mereka terlahir dari golongan rakyat jelata dan keluarganya juga bukan orang berada yang punya pencapaian berarti dalam masyarakat. Magna berasal dari pinggiran kerajaan Clover, sedangkan Guy adalah anak seorang shinobi yang bahkan punya titel kurang mengenakkan, genin abadi.

  2. 2. Punya ketangguhan fisik

    Might Guy dari Naruto Shippuden dan Magna Swing dari Black Clover dalam kolase potret karakter anime.
    Guy dan Magna (Dok. Pierrot/Black Clover & Naruto Shippuden)

    Meski tak memiliki bakat menonjol dalam bidang ninjutsu maupun sihir, keduanya memiliki satu keunggulan yang sama, yaitu ketangguhan fisik.

    Sebagai ahli taijutsu, Guy menguasai berbagai aliran bela diri tangan kosong. Ia juga tidak pernah mengabaikan latihan fisik ekstrem yang membuat tubuhnya selalu terasah hingga mencapai kondisi prima. Kemampuan fisiknya bahkan terbilang luar biasa karena ia mampu bergerak dengan kecepatan tinggi tanpa harus mengandalkan peningkatan kekuatan melalui chakra.

    Di sisi lain, Magna juga dikenal sebagai salah satu petarung dengan ketahanan fisik luar biasa. Ia mampu bertahan dari tekanan gravitasi dan berbagai pukulan yang diperkuat sihir, termasuk Heavy Infighting milik Dante. Selain itu, Magna terus mengasah kemampuan bertinjunya hingga mencapai batas maksimal. Berkat latihan tersebut, ia tetap mampu bertarung dengan mengandalkan kekuatan fisiknya bahkan setelah kehabisan mana sekalipun.

  3. 3. Pernah berhadapan melawan musuh tangguh yang bahkan tak bisa dijatuhkan para petarung elit

    Kolase Madara dari Naruto Shippuden dan Dante dari Black Clover S2 dengan ekspresi serius dalam cuplikan anime.
    Madara dan Dante (Dok. Pierrot/Naruto Shippuden & Black Clover S2)

    Meski hanya berstatus sebagai karakter pendukung yang tidak terlalu sering mendapat sorotan, keduanya memiliki pencapaian yang bahkan sulit diraih oleh karakter utama, yakni pernah menghadapi musuh kelas berat yang sangat sulit ditaklukkan oleh para protagonis.

    Guy pernah menghadapi Madara seorang diri ketika sang antagonis telah mencapai wujud Six Paths. Padahal, dalam wujud normalnya saja, Madara sudah mampu membuat seluruh Kage bertekuk lutut. Bahkan Hashirama, yang dikenal sebagai Dewa Shinobi, pernah gagal menghentikan ambisinya dalam pertempuran terakhir mereka saat Madara membangkitkan Jubi.

    Sementara itu, Magna harus berhadapan langsung dengan Dante Zogratis, kontraktor iblis Lucifero yang menguasai sihir tubuh dan gravitasi. Sebagai pemimpin Dark Triad, Dante merupakan lawan yang bahkan tidak mampu ditaklukkan Yami dan Asta meski keduanya telah bertarung bersama. Nacht dan Jack pun nyaris kehilangan nyawa ketika berhadapan dengan penyihir berbahaya ini.

  4. 4. Punya kemampuan yang bisa merepotkan petarung kelas monster

    Kolase adegan Night Guy dari Naruto Shippuden dan Soul Chain Deathmatch dari Black Clover musim kedua.
    Night Guy dan Soul Chain Deathmatch (Dok. Pierrot/Naruto Shippuden & Black Clover S2)

    Meski bukan tokoh utama, keduanya memiliki kemampuan luar biasa yang mampu membuat musuh sekelas apa pun harus mewaspadai mereka.

    Guy memiliki teknik pamungkas bernama Night Guy. Untuk menggunakannya, ia harus membuka Gerbang Kedelapan dan melepaskan seluruh kekuatannya. Proses tersebut menghasilkan aura merah berbentuk naga yang muncul akibat darahnya mendidih. Setelah itu, Guy akan melesat dengan kecepatan tinggi ke arah target dan melancarkan tendangan berkekuatan dahsyat hingga membuat ruang di sekitarnya ikut terdistorsi.

    Kekuatan serangan ini bahkan diakui langsung oleh Madara. Ia mengaku hampir kehilangan nyawa akibat tendangan Guy jika bukan karena kemampuan regenerasi luar biasa yang dimilikinya.

    Sementara itu, Magna merancang formula sihir kreatif bernama Soul Chain Deathmatch. Teknik ini memungkinkan dirinya mengumpulkan total mana miliknya dan lawan, kemudian membaginya secara merata agar keduanya memiliki jumlah mana yang sama. Dengan begitu, Magna bisa meningkatkan kapasitas mana yang tersedia baginya, sementara lawan justru kehilangan sebagian besar keunggulan cadangan mana yang selama ini dimiliki.

    Setelah formula tersebut aktif, Magna harus mengandalkan kemampuan bertarungnya sendiri untuk menjatuhkan lawan.

    Bisa dibilang potensi kemampuan ini muncul justru ketika ada kesenjangan kekuatan yang sangat lebar antara Magna dan musuhnya.

  5. 5. Dihormati rekan-rekannya

    Kolase Magna dari Black Clover dan Might Guy dari Naruto Shippuden dalam kondisi kelelahan seusai pertarungan.
    Magna dan Might Guy di akhir pertarungan (Dok. Pierrot/Black Clover S2 & Naruto Shippuden))

    Meski keduanya hanya orang biasa tanpa keistimewaan sejak awal, masih banyak rekan yang menghargai kerja keras dan pencapaian mereka.

    Guy begitu disayangi oleh Rock Lee yang bahkan sampai meniru gaya rambut dan penampilannya. Ia juga mendapat penghormatan dari Kakashi serta sejumlah jonin lain berkat kontribusinya dalam berbagai kejadian. Itachi bahkan pernah mengingatkan rekan-rekannya di Akatsuki agar waspada jika Guy muncul untuk menghalangi rencana mereka. Bukan hanya itu, Madara sendiri sampai mengakui Guy sebagai salah satu petarung terkuat yang pernah dihadapinya.

    Sementara itu, Magna mendapat respek dari Zora yang telah menyaksikan perjuangannya sejak awal. Ia juga diakui oleh Luck, yang justru semakin bersemangat untuk bertarung dengannya, serta mendapat penghormatan dari Asta. Bahkan Jack rela menghabisi Dante setelah pertarungan Magna berakhir karena tidak ingin kemenangan pemuda tersebut dinodai oleh kemunculan sang kontraktor iblis di kemudian hari.

    Itulah daftar persamaan Magna Swing dan Might Guy di Black Clover dan Naruto Shippuden.

    Bagaimana menurut kalian?

    Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime dan manga, film, game, serta gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:

    Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku

    Tele: https://t.me/WargaDuniaku

    WA Channel: https://bit.ly/WAChannelDuniaku

Related Articles

See More